Kedai Juni & Juli
“Tadi sebelum kamu pulang, aku sudah membeli beberapa bahan untuk pembuatan bakmi. Mungkin kita bisa mulai besok Yo. Ruang tamu bisa diubah menjadi tempat makan. Meja kursinya nanti hanya perlu diatur saja.”
Cahyo tampak berpikir sesaat.
“Aku perlu membuat papan nama untuk kedai nanti Zal, supaya orang-orang tahu kalau disini berjualan bakmi. Kira-kira nama yang cocok apa Zal?”
Zalma terdiam sebentar, kemudian ia teringat sesuatu.
“Dulu aku pernah bertanya sama mamah apa bahasa Mongolianya enak, katanya saikhan. Jadi, bagaimana kalau kita menamai kedai bakmi nanti Saikhan?”
ตอนยอดนิยม