Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bercerai Setelah Hilang Ingatan

Bercerai Setelah Hilang Ingatan

Ia rasa hilang ingatannya tidak mungkin sampai membuatnya melupakan orang-orang yang dikenalnya di masa lalu. Mona tercengang."Kak, kau tidak mengenalku?" Ujarnya tidak percaya. Seakan teringat sesuatu, ia menatap kakak iparnya dengan takjub. Sepertinya benar jika Elena hilang ingatan. Tidak mengenal dirinya, keluarganya, bahkan kakak sulungnya sebagai suami Elena sendiri. Elena mengeryit."Aku tidak kenal kau. Jadi tolong jangan halangi jalanku" ujarnya sambil memberi kode kepada pengawal untuk menyingkirkan gadis ini dari hadapannya.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai memento sinopsis
Baca
+Pustaka
Memories

Memories

Mungkin sebentar lagi akan menghilang. “Sepengetahuanku selama aku menjadi pengawas ruang kesehatan, bukankah kau sudah pernah mengalami hal semacam ini, Sofia? Seingatku.. satu tahun yang lalu.” Ugh.. seketika ingatan tentang upacara kelas 7 terputar lagi di dalam otakku. Ya, Mrs.Smith benar. Aku sudah pernah pingsan satu kali ketika upacara hari kemerdekaan tahun lalu. Itu adalah pingsan pertamaku sepanjang aku hidup. Rasanya seprti tiba-tiba tertidur dari apau yang sedang kau lakukan. Dan sekarang aku pingsan lagi, payah. “Ah.. Ahhahaha.. begitulah.. Mam.. hehe..” responku benar benar tidak karuan. Antara malu dan takut pada Mrs.Smith, sedangkan beliau hanya menghela nafas. “Aku sudah per
9.74.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai memento sinopsis
Baca
+Pustaka
Setelah Dendam Usai, Aku Melupakanmu

Setelah Dendam Usai, Aku Melupakanmu

Matanya menangkap sesuatu, ada satu folder dengan judul yang cukup ganjil, Folder X. Lisa tersenyum, menyeringai “Aku menemukannya.” Dia menyalin file itu dengan ponselnya. Dadanya berdebar, kakinya terasa bergetar selagi menunggu prosesnya selesai. Tiga menit yang terasa panjang. “97, 98, 99,” batinnya ikut berhitung. 100%. Proses selesai. Lisa menyimpan kembali ponselnya. Cklek!
266 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7 kali sebagai memento sinopsis
Baca
+Pustaka
Catatan Detektif Kematian

Catatan Detektif Kematian

"Ini sedikit tidak masuk akal, terlebih jika tidak ada bukti mengenai itu semua. Tuan James, bagaimana kau mengetahui semua ini?" "Kami dari persatuan para pastor di London membicarakan hal ini selama lima puluh tahun. Banyak di antara kami yang melihat tragedi itu. Bahkan ada juga yang anggota keluarganya atau orang terdekatnya menjadi korban dari pembantaian itu. Kami terus mencari tahu mengenai moon children dan Marland," jelas Tuan James. "Dan aku rasa orang-orang yang ikut melihat pembantaian itu juga masih mengingat jelas bagaimana peristiwa itu terjadi. Namun sebagian besar dari mereka sudah tua, tidak akan ada yang percaya dengan ucapan orang tua yang tidak mempunyai bukti apapun te
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai memento sinopsis
Baca
+Pustaka
Gadis Tanpa  Ingatan

Gadis Tanpa Ingatan

Ia bisa mencium aroma bunga dalam taman itu, bisa merasakan tanah basah di bawah kakinya, dan bisa merasakan sakit… rasa kehilangan yang menyayat. Elvano menelan ludah, berusaha tetap tenang padahal jantungnya berdebar tak karuan. Ia tahu, perlahan-lahan pintu ingatan itu mulai terbuka. Dan jika pintu itu terbuka sepenuhnya, maka tidak akan ada lagi yang bisa mereka sembunyikan. “Ceritakan padaku dari awal,” ucap Elvano pelan. “Apa yang kamu lihat?”
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai memento sinopsis
Baca
+Pustaka
TUAN MUDA YANG HILANG INGATAN

TUAN MUDA YANG HILANG INGATAN

tanya Sandi sambil menggelengkan kepalanya. "Jadi kamu betulan hilang ingatan tidak sedikipun ingat kejadian lima tahun yang lalu bagaimana kamu mempermainkan bunga kampus yang sombong itu?" tanya Martin menggoda Sandi. "Bunga kampus yang mana lagi aku tidak ingat. Jika aku mencoba mengingat masa lalu seperti melihat sebuah foto samar-samar ingat tapi kemudian kepalaku sakit. Banyak pukulan aku terima di kepala ini," jawab Sandi.
9.245.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai memento sinopsis
Baca
+Pustaka
Misteri Cinta

Misteri Cinta

AHHHHH. Ochi mulai membuka matanya. Sejenak dia merasa bingung dengan ruangan yang masih terasa asing baginya. Kepingan-kepingan seperti puzzle mulai membentuk ingatannya ke masa kini. Mas Banyu tewas! "Minum dulu teh manis hangat ini, Bu. Biar gula darah ibu stabil kembali."
1032.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 982 kali sebagai memento sinopsis
Baca
+Pustaka
Cinta Dalam Dendam

Cinta Dalam Dendam

' Ia meremas kertas itu dengan marah dan melemparkannya ke lantai sambil berjalan keluar kamar. Pagi itu, Zeno mengerang kesakitan saat akhirnya terbangun.Ia perlahan membuka kelopak matanya yang terasa berat karena sudah berkurang dibandingkan kemarin akibat obat dari dokter. Hal pertama yang ia sadari adalah ia berbaring dengan nyaman di tempat tidurnya di dalam kamarnya, dan tiba-tiba, ingatan akan kejadian kemarin menyerbu pikirannya.
1.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai memento sinopsis
Baca
+Pustaka
Air Mata Suami dan Mertuaku

Air Mata Suami dan Mertuaku

Seketika butiran-butiran bening berkumpul di ujung mata, ketika ia mengingat apa yang telah terjadi pada hidupnya sebelum kecelakaan terjadi. Dari mulai kehilangan pekerjaan, karirnya yang telah dirintis sekian lamanya hancur tak berbekas, diusir dari rumah oleh istrinya, wanita selingkuhannya yang dia pikir telah menyelingkuhinya, hingga mobil yang rusak parah akibat kecelakaan yang baru saja ia alami, semua runtutan peristiwa itu benar-benar menyesakkan dada. 'Ya, Allah! Apa ini karma untukku, karena telah mengkhianati istri sebaik Marwa? Dek, kamu di mana? Tolong Mas, Dek! Mas butuh kamu saat ini.'
5.713.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 460 kali sebagai memento sinopsis
Baca
+Pustaka
Di Sudut Memori

Di Sudut Memori

Aku tidak ingat berapa lama telah tertidur. Terakhir kali yang kuingat hanyalah beberapa macam memori random. Kelulusan pada masa SMK. Pertama kali bertemu Dwiyan di pentas seni yang penuh sesak. Terakhir, sebuah ingatan yang seharusnya sudah kulupakan. Karena mampu membuatku gemetaran dan melupakan segalanya. Hari dimana teman di pompa bensin berencana untuk memperkosaku. Mataku berkedip berulang kali. Menyesuaikan cahaya dalam ruangan untuk membiasakan diri. Meskipun tidak melihat kaca. Aku yakin kalau mataku bengkak.
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 146 kali sebagai memento sinopsis
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status