Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Resentment, Dendam Sang Pewaris

Resentment, Dendam Sang Pewaris

“Al, gue pinjem catetan sejarah Indonesia punya Lo, gue belum selesai ngerangkum, nih.” “Dasar pemalas!” cibir Kenzo. “Lo—“ Nana sudah bersiap-siap akan memukul Kenzo, namun ... “Nih, udah sana ah. Lo berdua kalo se ruangan suka berisik!” sela Alea sembari menyerahkan buku catatan sejarah Indonesia miliknya kepada Nana. “Awas Lo!” Nana pun keluar dari dalam kelas. Alea tersenyum miring melihat Kenzo menatap punggung Nana yang menjauh.
9.0K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 358 kali sebagai memento sub indo
Baca
+Pustaka
Mengejar Mentari

Mengejar Mentari

Drett Ponsel Defandra bergetar. Defandra yang masih sibuk dengan kameranya belum sempat fokus pada ponsel. Ia terus membidik Dzi dari berbagai posisi. “Kena kamu. Asal kau tahu Bosku sangat mencintaimu. Kapanpun dia menginginkanmu ada di dekatnya, kau sama sekali tidak bisa mengelak yang Mulia Ratu.” Gumam Defandra sambil memandang hasil jepretannya berkali-kali. Ia melirik posisi duduk Dzi dan Firman yang kini sudah kosong seorang pelayan sedang melangkah mendekati meja yang baru dipakai mereka. Tangannya cekatan mengambil peralatan bekas makan dan meletakkannya di nampan. Ia mengambil kain lap. Setelah menyemprotkan cairan ke meja, ia segera membersihkannya.
109.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 260 kali sebagai memento sub indo
Baca
+Pustaka
REVENGE (INDONESIA)

REVENGE (INDONESIA)

selorohnya sambil mengusap dadanya yang berdegup sangat kencang karena efek kaget. "Maaf mengejutkanmu. Ini, aku membuatkan ramuan untukmu." Kedua alis Kiana mengernyit. "Ramuan untuk apa?" "Untuk mencegah kehamilan. Obat itu terlalu mengandung efek samping yang berbahaya, Kiana. Tuan memerintahkan untuk memberikan ini padamu," papar Mara sembari menyodorkan gelas berisi minuman yang dikatakan ramuan itu. Tentu saja, Kiana tidak langsung mengambilnya. Dia justeru menatap Mara penuh selidik.
1049.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai memento sub indo
Baca
+Pustaka
Suami yang dijual itu ternyata Dewa Perang

Suami yang dijual itu ternyata Dewa Perang

Sementara itu… jauh di tengah lautan selatan yang gelap… sebuah fasilitas bawah laut raksasa perlahan aktif sepenuhnya. Lampu merah menyala di sepanjang lorong baja hitam. Suara alarm kecil terdengar di berbagai sudut laboratorium. Lucien berdiri tenang di depan layar besar yang menampilkan rekaman terbaru Indra di markas militer Indonesia. Senyum tipis muncul di wajahnya. “Bagus…” gumamnya lirih.
106.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 160 kali sebagai memento sub indo
Baca
+Pustaka
Memoar Rasa

Memoar Rasa

"Eh iya juga sih hehehe. Ya aku cuman mau ngingetin aja sih, siapa tau kan lupa hehehe." "Gak kok mas, aku gak mungkin lupa. Lagian aku juga pengen spend my time only with you hehehe." "Bisa aja sih kamu ini bikin melelehnya. Tahu gak? Aku udah meleleh kaya es batu yang di taruh di tengah gurun sahara." "Ya ampun..." "Hahaha."
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai memento sub indo
Baca
+Pustaka
(UN)REMEMBER (Indonesia)

(UN)REMEMBER (Indonesia)

Pada akhirnya Esa selalu menjadi penyebab mudahnya air mata Ara untuk jatuh. "Tapi Ra, bagaimana denganmu?" tanya Mira khawatir dan membawa adiknya itu kedalam pelukannya. "Aku bisa tinggal di rumah ibu. Saat aku kehilangan ingatan terbaruku, aku tetap masih mengingat dimana aku tinggal dan siapa keluargaku, intinya aku mengingat masa laluku. Jadi aku rasa aku akan baik-baik saja. Selama ini jika bukan berakhir di rumah ibu maka aku akan berakhir di tempatmu. Selalu seperti itu. Dan nanti jika ingatanku pulih kembali, aku bisa menemui Eusa diam-diam atau menyuruhnya datang ke rumah ibu jika dia tidak keberatan."
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai memento sub indo
Baca
+Pustaka
Memori Setengah Hari

Memori Setengah Hari

Di ruangan rapat Rumah Sakit Waras Medika unit Saraf dan Kesehatan Jiwa. Dokter Shinta menyampaikan pendapatnya dengan penuh kepercayaan diri. "Yang saya hormati...profesor Bram dan dokter Heri. Berdasarkan beberapa hasil tes berupa tes kognitif dan tes diagnostik menggunakan CT dan MRI serta observasi medis berupa treatment dan juga riwayat medis dapat dipastikan bahwa yang diderita oleh pasien bernama Sofie Aretha Putri umur 20 tahun adalah Amnesia Anterograde. Sofie hingga hari ini terbilang tanggal 20 Januari 2019 atau dua puluh satu hari sejak kecelakaan masih mengalami gagap disleksia dan sulit membentuk ingatan baru. Pasien hanya mengingat kejadian sebelum kecelakaan terjadi dengan k
3.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai memento sub indo
Baca
+Pustaka
Purba Sang Pemuas

Purba Sang Pemuas

Aktor itu memamerkan senyum meremehkan. "Heh, Gembel Udik. Lo pakai pelet murahan apa sampai Renata mau mungut lo dari jalanan?" ejek Leo dengan nada tinggi, sengaja memancing perhatian beberapa kru di sekitarnya. "Asal lo tahu ya, ini industri kelas atas. Otot kuli lo itu nggak laku di sini kalau lo cuma bisa planga-plongo kayak monyet lepas dari hutan!"
10.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 254 kali sebagai memento sub indo
Baca
+Pustaka
Luka Yang Sisa Kenangan

Luka Yang Sisa Kenangan

Sehari sebelum berangkat keluar negeri, Luna pergi ke sebuah kuil yang dikelilingi pepohonan raksasa. Sejak keguguran, setiap malam dirinya selalu bermimpi seorang bayi mungil berlumuran darah yang menangis pilu ke arahnya. Karena itu, dia pun menghubungi seorang biksu untuk melakukan doa pelepasan arwah. Tak disangka, baru saja tiba di kuil, dia langsung melihat seorang pria bertubuh tinggi tengah berlutut di tengah aula.
6.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 179 kali sebagai memento sub indo
Baca
+Pustaka
Lemari Mencari Tumbal

Lemari Mencari Tumbal

Reno hanya menganggukkan kepalanya sembari merapihkan piring bekas makannya dan setelah itu, Reno mengajak Ayu kembali ke kamar setelah berpamitan dengan Eyang kakung dan Eyang putri. Maya membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur di dalam kamarnya sembari bermain ponsel. Lalu, dia iseng-iseng berselancar di internet dengan membuka kata kunci ‘Lemari Antik’. Kemudian, ada banyak sekali artikel yang membahas tentang lemari antik itu. Lalu, ada sebuah artikel yang menarik perhatiannya pada saat itu. Artikel itu sepertinya membahas tentang sebuah lemari yang sudah memakan banyak korban jiwa di sebuah perkampungan yang namanya disamarkan. Kemudian, dia iseng-iseng membuka artikel itu, dan,
1010.5K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 295 kali sebagai memento sub indo
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status