Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kesesuaian Jiwa

Kesesuaian Jiwa

“Terus hubungannya sama Pak Zen menangis tadi apa sayang?” “Iyah, karena aku tau arti do’a itu. Jadi aku tidak mau menghafalnya secara penuh sayang. Coba deh perhatikan sekali lagi terjemahan pada bagian akhir do’a itu: Rabbighfirlii waliwaalidayya warhamhuma kamaa rabbayaanii shaghiiraa. Ya Tuhan, ampunilah aku dan kedua orang tuaku. Dan sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangiku di waktu kecil” “Oh, jadi kamu merasa masa kecilmu kurang rasa kasih sayang dari kedua orang tuamu? Sehingga kamu tidak mau Allah menyayangi orang tuamu sebagaimana orang tuamu menyayangimu di masa kecil?”
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai mencintai dalam doa
Baca
+Pustaka
Cahaya Cinta di Langit Pesantren (Cinta dalam Balutan Doa 2)

Cahaya Cinta di Langit Pesantren (Cinta dalam Balutan Doa 2)

Cintailah dia dari kejauhan agar terjaga kehormatan. Cintailah dia dalam kesederhanaan dan keikhlasan. Namun, jika belum mampu, maka cintailah dia dalam diam, cukup Allah saja yang tahu. Karena mendoakan adalah cara mencintai paling rahasia. (Afnan – Arni ~ Cinta dalam Balutan Doa = Athar – Afni ~ Pesona Kang Ndalem)
1017.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 479 kali sebagai mencintai dalam doa
Baca
+Pustaka
Tawanan Cinta Tuan Abizar

Tawanan Cinta Tuan Abizar

Saat menulisnya air mata Omar lolos, tangannya bergetar karena kesusahan menuliskan setiap bait doa untuk Melati di surat yang lebih panjang tersebut. Nama Allah terulang di bibir Omar saat jemarinya menggores kertas menggunakan pulpen. "Allah ahib khulqik—Allah, aku mencintai ciptaanmu. 'Aftaqiduh wa'urid 'an 'ahdunah wa'uqbalah wa'asmae sawtahu. Aghfir lihadha aleabd aljahil—hamba merindukannya, ingin memeluknya, menciumnya dan mendengarkan suaranya. Ampuni hamba yang tidak tahu diri ini." Omar mengusap air matanya. Isi surat cinta itu terdiri dari doa untuk Melati dan tentang kerinduan Omar pada wanita itu. Omar menyimpannya untuk dirinya sendiri.
1013.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 366 kali sebagai mencintai dalam doa
Baca
+Pustaka
NAMA PEREMPUAN YANG KAU SEBUT DALAM DOA

NAMA PEREMPUAN YANG KAU SEBUT DALAM DOA

"Aku senang bertemu dengan Mas Raihan lagi, syukurlah Mas Raihan terlihat sehat. Semoga Allah senantiasa melindungi Mas Raihan, terima kasih." Mas Raihan menoleh dan melempar senyum, senyuman yang masih sama seperti dulu. "Sama-sama. Saya pun, bahkan pertemuan yang selalu aku lantunkan dalam setiap doa agar aku bisa meminta maaf padamu," ucapnya. Aku tertegun, doa untuk bertemu denganku? "Aku selalu berdoa untuk bisa bertemu dengan kamu, perempuan yang aku sakiti hatinya. Aku ingin meminta maaf atas semua yang sudah aku lakukan, terlepas kamu memaafkan atau tidak. Maaf untuk semuanya, permisi."
1023.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 515 kali sebagai mencintai dalam doa
Baca
+Pustaka
Merusak Pagar Ayu

Merusak Pagar Ayu

] “Oke kalau begitu, Papi hati-hati, ya, Sayang. Terus kabari aku dan semoga masalah di sana bisa segera teratasi dengan baik.” [Iya, Sayang. Kamu juga hati- hati, ya, bantu doa, ya, sayangku.] “Tanpa diminta pun aku selalu berdoa untukmu, Sayang, untuk kita, dan untuk buah hati kita.” [I love you, sayangku.] “ Love you more, Pi.”
107.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 260 kali sebagai mencintai dalam doa
Baca
+Pustaka
Cinta Yang Tak Pernah Dipilih

Cinta Yang Tak Pernah Dipilih

Itu adalah luka yang hanya bisa ia tanggung sendiri. Doa dalam Kesendirian Malam itu, setelah lama menangis, Airin berlutut di sajadah. Ia menengadahkan tangan, suaranya pecah di tengah doa. “Ya Allah… aku tahu Engkau Maha Tahu isi hati hamba-Mu. Aku hanya ingin sedikit saja bahagia. Aku ingin suamiku mencintaiku, bukan hanya bersamaku karena keadaan. Kalau memang ini jalan hidupku, beri aku kekuatan. Jangan biarkan aku jatuh terlalu dalam.”
2.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai mencintai dalam doa
Baca
+Pustaka
Kami Bisa Tanpamu Mas

Kami Bisa Tanpamu Mas

Malam ini terasa lebih sunyi dari biasanya, namun tidak membuat seorang anak manusia yang tengah dilanda perihnya cinta itu luput untuk hadir menghamba kepada Tuhannya, memohon ampun atas segala salah dan khilaf yang telah dilakukan, memuji dan memuja sang maha pemilik hidup dan kehidupan, merayu dayu agar sang pemilik cinta merestui cintanya bersatu dengan cinta wanita yang menjadi inginnya. Faiz berderai air mata, melafadzkan ayat demi ayat dalam surah Ali-Imran, hatinya langsung bergetar saat baru saja membaca ayat pertamanya. Qul ing kuntum tuhibbunallaaha fattabi'unii yuhbibkumullaahu w* yagfir lakum zunubakum, w*llaahu gafurur rahiim "Katakanlah: "Jika kamu (benar-benar) mencintai Alla
1061.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai mencintai dalam doa
Baca
+Pustaka
Brave Heart

Brave Heart

"Ya Allah. Hamba mohon, sembuhkanlah kekasih hati hamba, ya Allah. hilangkanlah semua rasa sakitnya. Berikanlah kesembuhan karena, Kau adalah penyembuh. Tiada yang dapat menyembuhkan penyakit kecuali Kau dengan kesembuhan yang tidak menyisakan rasa nyeri. Aamiin." Untuk pertama kalinya, Antonio meminta sesuatu dalam doanya. Untuk pertama kalinya juga, ia menangis diam-diam dalam doanya. Ada rasa lega di hatinya, kala ia mengadukan semua rasa ketakutannya, kecemasannya hanya pada yang Maha Kuasa. Karena ia tau, hanya Yang Maha kuasanya yang tidak akan pernah menghianatinya. Semoga saja, setelah ini Seruni bisa membuka matanya dan melihat semua kebahagiaan yang sudah menantinya di depan mata.
1038.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai mencintai dalam doa
Baca
+Pustaka
Mencintai dalam Diam

Mencintai dalam Diam

Setiap kata terasa seperti pisau tumpul yang mengiris di hati Sandi, membuatnya merasakan sakit hingga napasnya terasa berat. Matanya dipenuhi kesedihan yang tak berujung, suaranya mengandung rasa tidak rela yang samar-samar. "Lalu aku? Apa kamu juga nggak mau bertemu lagi sama aku?" "Mana mungkin?" Kalimat pertama seperti suntikan pereda nyeri, tetapi kalimat berikutnya langsung menyuntikkan racun ke dalamnya. "Bagaimanapun, kamu sudah membesarkan aku. Saat tahun baru atau hari raya, ucapan hormat untuk orang yang dituakan nggak akan aku lupakan, Om."
27.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai mencintai dalam doa
Baca
+Pustaka
Selir Kesayangan Suamiku

Selir Kesayangan Suamiku

jawab Gendhis. "Nah kebetulan, misal Mbak Gendhis lagi ke masjid nih lalu ada seorang lelaki yang kita tidak kenal, namun salatnya lelaki ini panjang, doanya khusyuk. Tanpa sadar di dalam hati Mbak Gendhis ini berdoa, ya Allah mudah- mudahan orang ini di jaga sama Allah atau ya Allah saya ingin memiliki suami sholeh seperti dia. Nah itu cinta karena Allah, tidak perlu kenal sama orang itu, tetapi tahu dengan kebaikan orang itu. Ketika ada lelaki baik tapi telah beristri lalu Mbak Gendhis tak mengenalnya dan mengatakan tanpa sadar ya Allah suaminya itu baik sekali. Saya ingin nanti suami saya seperti itu. Nah itu cinta karena Allah. Jadi Mbak Gendhis mencintai tanpa kenal dan berdoa karena ke
1015.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 348 kali sebagai mencintai dalam doa
Tampilkan Ulasan (6)
Baca
+Pustaka
donalwilys
cerita yg bagus tp, dialog 2 orang dikasih keterangan siapa yg ngomong mulu. cukup akhiri pake tanda petik, trs ganti paragraf. misal, ucap gendis, tolak gendis, gurau gendis, bentak mama. yg baca jg tau maksud dialog 2 orang itu. pliss, belajar ngetik yg bener y biar kayak novel beneran. semangat
MOON
heh rio, gendis, pintu neraka sebelah kiri. cepat masuk kesana. thor, plisss lah bikin menyesal si pezina itu. pengen berkata kasar sama laki kegedean napsu. gundik gatel juga, berpengetahuan tapi kelakuan kayak iblis.
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status