Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Between Revenge and Love

Between Revenge and Love

Kafein tidak akan ampuh membuatnya bertenaga. “Aku suka semua minuman, Liam. Oya, tumben sekali kamu pesan iced coffee. Bukannya kamu suka americano?” Ingatan Andini kembali mengulang kejadian mengerikan itu. Kejadian di mana ia hampir mati saat memesan mampir di sebuah kedai kopi sepulangnya mereka dari makam Melisa. “Tidak mungkin minum americano di petang hari. Nanti malam saya pasti akan kesulitan untuk tidur.”
106.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 249 kali sebagai mencium bau kopi di malam hari
Baca
+Pustaka
Misteri di balik cinta Alika

Misteri di balik cinta Alika

restoran meski malam hari masih saja ramai. Apalagi ini masih jam setengah dua belas. biasanya sekitar jam satu sampai jam tiga restoran akan semakin ramai pengunjung. Raka menelepon ke bagian dapur dan meminta pekerja disana untuk membuatkan kopi. "Buatkan aku kopi hitam tanpa gula," perintah Raka kepada seorang pelayan restorannya. Tok... Tok... Tok... Pintu ruangan Raka diketuk dari luar. setelah Raka memerintahkan untuk masuk, tidak lama kemudian seorang pekerja datang dengan membawa nampan berisi kopi.
106.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 170 kali sebagai mencium bau kopi di malam hari
Baca
+Pustaka
Penakluk Hati Om Dokter

Penakluk Hati Om Dokter

Ya sebenarnya Sheryl memang tidak begitu suka dengan kopi apapun jenisnya, sih. Susu coklat di depannya sudah berkurang hingga setengah gelas. Namun laki-laki yang ditunggunya belum kunjung tiba. Beberapa pengunjung yang tadi datang bersamanya juga sudah meninggalkan mejanya. Jarum panjang dan pendek di jam tangannya sudah bertemu dua kali. Cafe Last Day memang buka hingga tengah malam. Namun rasanya tak mungkin jika ia harus berdiam diri di meja itu hingga beberapa jam lagi.
8.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 207 kali sebagai mencium bau kopi di malam hari
Baca
+Pustaka
Godaan Kupu2 Malam

Godaan Kupu2 Malam

*** BlackRiver Saat Eva tiba di kantor Steve, Paul menyambutnya dengan anggukan kecil sebelum membukakan pintu ke ruangan utama. Steve sedang duduk di balik meja besar dengan segelas scotch di tangannya, meskipun hari masih siang. “Menggunakan alkohol di siang hari? Itu kebiasaan yang buruk, Tuan Steve,” sindir Eva sambil berjalan mendekat.
722 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai mencium bau kopi di malam hari
Baca
+Pustaka
Kenikmatan Satu Malam

Kenikmatan Satu Malam

Perintahnya pada Saena. “Ko-kopi?” Ulang Saena, gadis itu semakin terlihat bingung dan tidak mengerti kenapa Yu Silan malah memerintahkan dirinya untuk membuatkan kopi untuknya. Dan mau tidak mau Saena segera pergi untuk membuatkan kopi lalu mengantarkannya pada Yu Silan. “Ini kopinya, Tuan Yu.” “Terlalu manis.” Saena mengangguk lalu membawanya kembali, dan membuatkan yang baru untuknya.
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai mencium bau kopi di malam hari
Baca
+Pustaka
LEMBUR TENGAH MALAM

LEMBUR TENGAH MALAM

Apalagi mengambil kelas karyawan, mulai dari sore jam empat sampai kurang lebih jam sembilan malam. Meski begitu, cerita lonceng kematian telah menjadi semacam legenda yang dibicarakan dari generasi ke generasi di kampus ini. Para mahasiswa kerap menjadikannya bahan gurauan, terutama ketika ada yang harus berjaga di laboratorium atau perpustakaan hingga malam. Dan tentu saja, legenda ini sering digunakan oleh mahasiswa nakal sebagai alasan untuk "mengerjai" teman-temannya.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai mencium bau kopi di malam hari
Baca
+Pustaka
Gadis Pemuas Tuan Mahen

Gadis Pemuas Tuan Mahen

Menyisakan hawa dingin yang begitu menusuk hingga ke tulang. “Tuan, anda ingin kopi?” tawar Bas. “Boleh!” jawabnya singkat. Setelah itu Bas beranjak pergi menuju kantin, memang saat hujan seperti ini enaknya ditemani dengan segelas kopi panas. Sesampainya di kantin, Bas langsung memesan dua gelas kopi hitam. Saat malam seperti ini, kantin memang tidak begitu ramai hanya segelintir orang saja yang ada di sana.
6.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai mencium bau kopi di malam hari
Baca
+Pustaka
ISTRIMU TERNYATA SULTAN

ISTRIMU TERNYATA SULTAN

"Sengaja tidak pakai lampu biar suasana lebih syahdu dan hemat energi, mendukung program Go Green pemerintah." Bu Tejo menyipitkan mata menatap piring di depannya. "Ini apaan, Mbak? Kok bentuknya kayak roti bantal digeprek?" "Ini namanya Pain de Mie au Chocolat dengan dusting Espresso," jelas Berlin meyakinkan. (Terjemahan: Roti tawar cokelat ditaburi bubuk kopi sachet gratisan dari mesin kopi yang mati). "Dan minumannya," Rangga masuk membawa teko berisi air keran yang dimasukkan daun pandan dari halaman depan, "adalah Artisanal Infused Water dengan local herbs."
10855 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai mencium bau kopi di malam hari
Baca
+Pustaka
Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Suara sendok baja beradu dengan dasar cangkir keramik bergema di ruang makan. Bau pekat kopi robusta menyengat udara pagi. Suhu pendingin ruangan berbenturan dengan sisa kehangatan matahari yang menembus kaca jendela.
9.470.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai mencium bau kopi di malam hari
Baca
+Pustaka
Luka Hati Seorang Istri Yang Dikhianati

Luka Hati Seorang Istri Yang Dikhianati

tanya Tora pelan, menunjuk Dian. Lestari mengangguk. “Baru saja, Pak.” “Ini.” Tora menyodorkan satu cangkir. “Kopi. Seharusnya tidak minum malam-malam, tapi kurasa kita berdua butuh.” “Terima kasih, Pak.” Lestari menerimanya dengan hati-hati, berusaha tidak membangunkan Dian. Aroma kopi yang pekat dan sedikit manis menguar, menghangatkan tangannya yang dingin.
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai mencium bau kopi di malam hari
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status