Petaka Mendua
Mas Yusuf mengabaikan ucapannya, ia seolah tidak mendengar suara Dinda.
Dinda terlihat begitu kesal, kemudian ia keluar dengan cepat, bahkan sedikit kasar menutup pintu.
"Mas, kok Dinda terkesan nggak sopan begitu?" tanyaku, keberatan dengan sikapnya Dinda.
"Entah, biarin ajalah, nggak enak juga bertengkar dengannya. Mas nggak mau, Ummi marah lagi."
Kalau sudah menyangkut Ummi, aku pun enggan melawannya. Semoga Ummi cepat sembuh, dan semoga Ummi tidak membenciku lagi.
Chapitres populaires