Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Alisya

Alisya

kata mama. Mendengar itu batin Aiys terasa tercabik, sebentar lagi Aiys akan meninggalkan kota penuh kenangan ini. Aiys segera menoleh ke mama, "Oke siap, Ma," senyumnya. Aiys hanya tidak mau mama dan papanya kepikiran tentang Aiys. Aiys selalu mencoba semangat dan menerima garis takdir hidupnya. Aiys segera mengisi data ponselnya, dari tadi siang ponselnya mati dan lupa bawa casaan ataupun powerbank. Sembari menunggu ponselnya terisi, Aiys membersihkan diri dan menata barang-barang yang ia beli bersama Keysa tadi. Titik fokus mata Aiys mengarah pada buku diarynya atau lebih tepatnya buku kumpulan puisi, cerpen, quotes yang Aiys tulis sendiri. Aiys emang suka menulis, sedari Taman kanak-kana
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai mengais
Baca
+Pustaka
KAMASEAN

KAMASEAN

Laki-laki yang memiliki alis tebal itu tampak berjongkok di sebuah nisan bertuliskan nama: Leona Valleryn, seorang perempuan yang jasadnya dimakamkan di sana semenjak tiga tahun yang lalu. Laki-laki itu meletakkan bunga di pinggir nisan tersebut, ia tampak mengusap tulisan yang mulai memudar itu, hal yang selalu dilakukannya setiap kali datang ke sana.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai mengais
Baca
+Pustaka
Mate

Mate

Aku mengambil cemilan rumput laut tae kae noi. “Permen kojek rasa strawberrynya?” tanya Mas Wira makin membuatku terperangah. “Bukannya kata Mas, ntar sakit gigi?” tanyaku balik sambil mengernyitkan dahiku. “Nggakpapa, kan ada aku yang ngobatin.” jawabnya kalem. Aku bergidik ngeri mendengar jawaban yang sama sekali tak ingin kudengar keluar dari mulut seorang Mas Wira. Tiba-tiba terdengar Alfa tertawa keras. Aku dan Mas Wira sontak menoleh.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai mengais
Baca
+Pustaka
Koma

Koma

RIMBA "Bisa nggak nulis kisah orang lain aja, jangan kisah gue, muak gue bacanya males juga nginget masa lalu. Pokoknya bab selanjutnya harus ganti, tulis kisah lain! Fix no debat!" "Ssssttttt. Iya, gue ganti. Please..... jangan berisik." "Ganti di bab ini! Sekarang juga!" "gimana sih, katanya di bab selanjutnya?"
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai mengais
Baca
+Pustaka
Me

Me

Meski Rebin meyakinkan kalau itu bukan kesalahan Lea, Lucia bersihkukuh untuk tidak membiarkan Rebin mengajak Lea agar tinggal dirumahnya. Lea menjalani aktifitasnya seperti biasa, Lea memiliki paras yang cantik dengan tubuh atletis dan enchepalon yang memiliki DHA luar biasa. Dia benar-benar gadis luar biasa dengan ingatan sempurna. Setidaknya begitulah yang dilihat Rebin kala itu. Ya, Rebin tidak salah, karena Lea memang gadis yang seperti itu. Meski sebenarnya dia memiliki Short Memory Syndrome. “ Nyonya, Waktunya makan.” Sahut seorang pria yang mengetuk pintu kamar Lea. Dia memanggil Lea dari luar pintu kamar.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai mengais
Baca
+Pustaka
Fixing The Shattered

Fixing The Shattered

------------------- hai hai jangan lupa komen dan review ya biar author makin semangat nulisnya. jangan ragu kasih komen pada typo atau salah kata. hehehe. follow ig miss possan untuk lihat updatenya. cheers
107.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 276 kali sebagai mengais
Baca
+Pustaka
Satu Kampus Bersama Pacar

Satu Kampus Bersama Pacar

Maira : tapi makan dong sayang biar ibu kamu ngga ngeliat kamu lemes Riski : tapi beli makanannya bingung sayang gimana Maira : iya udah aku pesenin makanan lewat online aja ya nanti kamu tinggal bayar, niatnya aku pengen beliin kamu tapi aku lagi ngga megang uang Riski : udah ngga apa-apa sayang pake uang aku terus bebas deh makanan apa aja yang kamu pilih pasti enak Maira : oke sayang Maira pun langsung memesan makanannya melalui aplikasi berwarna hijau. Maira sangat bingung sekali untuk Riski sarapan, akhirnya Maira pun memilih lontong sayur saja kebetulan Riski juga suka dengan lontong sayur. Setelah memesannya makannya Maira menchatting Riski kembali. Maira : udah sayang udah aku pesen
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 191 kali sebagai mengais
Baca
+Pustaka
Tes Pengajuan AE

Tes Pengajuan AE

Ini hanya test untuk pengajuan menjadi AE. Ini hanya test untuk pengajuan menjadi AE. Ini hanya test untuk pengajuan menjadi AE. Ini hanya test untuk pengajuan menjadi AE. Ini hanya test untuk pengajuan menjadi AE. Ini hanya test untuk pengajuan menjadi AE. Ini hanya test untuk pengajuan menjadi AE. Ini hanya test untuk pengajuan menjadi AE. Ini hanya test untuk pengajuan menjadi AE. Ini hanya test untuk pengajuan menjadi AE. Ini hanya test untuk pengajuan menjadi AE.
304 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8 kali sebagai mengais
Baca
+Pustaka
Dosen Ngebet Nikah

Dosen Ngebet Nikah

tanya Maira kesal. "Ya emangnya enggak mau? Udahlah itu bangunin Abang Collin yang matanya berwarna hijau itu." Anes memang punya hobi baru yaitu meledek Maira. "Minta sosisnya dulu kek, Nes!" Maira sudah membawa piring dan menunggu di sebelah Anes. Anes memutar mata. Namun, tetap memberikan beberapa potongan sosis bakar dan sea food ke piring Maira.
9.168.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai mengais
Tampilkan Ulasan (122)
Baca
+Pustaka
Nano
Akhirnya punya kesempatan untuk memberi review di novel terkeceh sejagat raya ini 😂 Sori lebay, soalnya yg nulis juga agak² gimanaaa gitu. Ntar aku edit reviewnya kalau udah tamat. Gak suka baca yang on going soalnya. Suka di-PHP. Dan gak suka gratisan aku mah 😂😂😂
Ulfah N
And the last akhirnya happy ending juga... sorry ya aku tim happy ending. maaf banget readers semua Ini baru banget bangkit dari keterpurukan. makasih yaaa yang udah nemenin aku hampir dua tahun buat nyelesaiin ini semua. Makasih yang datang dan pergi. Tanpa readers apalah arti aku. :-* Love you All
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
8
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status