Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ambilah Gaji Suamiku!

Ambilah Gaji Suamiku!

pamitku pada Riko "Iya, Ma." Aku segera keluar dan membagikan sayur mayur ke tetangga terdekat. Lumayan untuk mereka sayur esok hari. Kalau tahu sayuran ku banyak tentu Mama mertua akan membawanya tanpa meninggalkan aku sedikit pun. Jika mengingat aku hanya menggelengkan kepala. "Assalamu'alaikum. Bu RT," panggilku kala aku sudah di depan rumah Bu RT.
9.314.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 419 kali sebagai mengambil sedikit sekali
Baca
+Pustaka
Maaf, Merebut Suamimu

Maaf, Merebut Suamimu

"Apa ini artinya aku sudah boleh mendapatkanmu sayang?" "Ya tentu saja," kata Gilsha yang langsung ditarik Noah untuk berada dibawahnya. Bersambung...
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai mengambil sedikit sekali
Baca
+Pustaka
Terperangkap Gairah Liar Mantan Atasan

Terperangkap Gairah Liar Mantan Atasan

Apakah dia tidak berpikir kalau seorang wanita pasti bersiap-siap lebih lama? Michelle berjalan ke arah minibar, meraih botol kecil minuman keras, membuka tutupnya dengan gigi, lalu menenggaknya seteguk penuh. Wajahnya meringis karena pahitnya, tapi dia tidak berhenti.
10108.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai mengambil sedikit sekali
Baca
+Pustaka
Jerat Cinta Suami Posesif

Jerat Cinta Suami Posesif

"Wa'alaikumussalaam ...." Aku mendesah perlahan lalu meraih botol mineral ukuran sedang yang ada di atas meja, kutenggak hingga tandas air di dalamnya. Setelah itu, kuremas lalu kulempar botol itu ke sembarang arah. "Aaarrggghhhh!"
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai mengambil sedikit sekali
Baca
+Pustaka
Menantu Bintang Lima

Menantu Bintang Lima

Pahit, tanpa senyuman. "Ini, diminum dulu, ya?" Mommy mendekatkan gelas kaca ke bibirku. "Coba minum, pelan-pelan. Sedikit-sedikit, biar tenang." Aku menurut, sambil terus memandang lurus ke depan. Bedanya, sekarang sudah tidak sekosong yang tadi lagi. Sudah mulai berisi. "Mirah!" "Ya, Mommy?"
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 208 kali sebagai mengambil sedikit sekali
Baca
+Pustaka
Bisikan Darah Beku

Bisikan Darah Beku

“Makan sedikit. Kalau dunia mau runtuh, setidaknya jangan dalam keadaan lapar.” Yuelian menatap mangkuk itu beberapa detik, lalu mengambilnya perlahan. Gerakannya tidak terburu, tetapi juga tidak ragu. Ia menyuapkan satu sendok kecil, dan untuk sesaat, tidak ada yang berbicara. Hanya suara pelan dari sendok yang menyentuh mangkuk, sederhana, tetapi entah kenapa terasa seperti sesuatu yang perlu dipertahankan.
482 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13 kali sebagai mengambil sedikit sekali
Baca
+Pustaka
Bangun, Suamiku! Mari Bercinta

Bangun, Suamiku! Mari Bercinta

Ia mengambil satu sendok kecil, meniup bubur itu pelan. “Mas nggak maksa. Kita coba satu sendok dulu. Kalau nggak kuat, kita berhenti.” Luina menoleh, menatap wajah Skala yang penuh kekhawatiran. “Cuma satu?” tanyanya ragu. Skala tersenyum kecil. “Iya. Demi Mas… sama demi dia,” ucapnya sambil melirik perut Luina. Luina terdiam sejenak, lalu mengangguk kecil. “Ya udah… satu.”
10.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 392 kali sebagai mengambil sedikit sekali
Baca
+Pustaka
Kesepakatan di Balik Gaun Pengantin

Kesepakatan di Balik Gaun Pengantin

Ia menanggapi secukupnya, tanpa berlebihan. Di balik ekspresi tenangnya, kaki Seline mulai terasa pegal. Tumitnya seperti menjerit pelan tiap kali ia bergeser. Tapi ia tetap berdiri tegak. Sampai akhirnya, ia memberanikan diri untuk meminta izin, tangannya menyentuh lengan Elang dengan gerakan pelan, lalu menatap suaminya dengan senyuman kecil. “Aku mau ambil minum sebentar,” ucapnya pelan.
96.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 144 kali sebagai mengambil sedikit sekali
Baca
+Pustaka
Istri Dadakan Sang Presdir

Istri Dadakan Sang Presdir

Ia menaikkan satu alis, jelas tengah menggoda. Sekar mendengus, berusaha melepaskan diri dari genggaman itu. “Jangan terlalu percaya diri, Tuan Muda. Aku hanya ingin mengambil garam!” Ia menunduk, namun justru membuat wajahnya semakin merah, seperti tomat matang yang baru saja dipetik.
105.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 138 kali sebagai mengambil sedikit sekali
Baca
+Pustaka
Pengalaman Pertama Pijat

Pengalaman Pertama Pijat

Tadinya tubuhku sedang dimanjakan, rasanya seperti meleleh, tapi begitu dia menarik tangannya, tubuhku langsung terasa kosong, hampa. Aku merasa belum puas, jadi menggeliat sedikit sebagai tanda protes. “Indah sekali!” katanya. Aku tak tahu pasti apa yang dia maksud dengan ‘indah sekali’. Dengan tenaga yang tersisa, aku menoleh padanya dan melihat dia mengambil satu strip pil berbentuk belah ketupat berwarna biru dari lemari, lalu menelan satu butir. Akhirnya, akhirnya akan dimulai.
25.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 632 kali sebagai mengambil sedikit sekali
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status