Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
IBLIS BERMATA BIRU ( Pembalasan Sang Hantu Digital )

IBLIS BERMATA BIRU ( Pembalasan Sang Hantu Digital )

Itu adalah pola. Satu kedipan panjang, dua kedipan pendek. Jeda. "Kalian di sana, bukan?" bisik Reihan, suaranya sangat rendah hingga hampir tertelan oleh suara tetesan air. Ia bangkit, duduk di tepi kasur dengan otot-otot yang menegang. Reihan menyadari bahwa kedipan itu adalah kode biner terenkripsi yang dikirim melalui modulasi cahaya langsung ke selnya-teknologi tingkat tinggi yang melampaui kemampuan musuh mana pun yang pernah ia hadapi.
737 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai mengapa kita perlu berkedip
Baca
+Pustaka
HAJATAN MISTERIUS DI RUMAH KEPALA DESA

HAJATAN MISTERIUS DI RUMAH KEPALA DESA

Hening tegang. Seperti otot yang ditahan terlalu lama. Di sudut ruangan, seorang pria muda perlahan berdiri. Kakinya gemetar. Ia menatap sekeliling, panik. “Kenapa berat?” bisiknya. Karena tidak ada lagi yang menahan, jawab dunia dalam diam. Lampu berkedip lebih keras. Beberapa orang berdiri setengah. Lalu duduk kembali.
530 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai mengapa kita perlu berkedip
Baca
+Pustaka
TO GET HER

TO GET HER

gumamnya sembari memejamkan matanya karena sepertinya dirinya tidak akan bisa berjalan dengan leluasa. bersambung.... jangan lupa komentar ya biar rame gitu. terima kasih
1010.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 248 kali sebagai mengapa kita perlu berkedip
Baca
+Pustaka
Duda Incaran Shana

Duda Incaran Shana

Mata tajam itu perlahan terbuka. Membuat cahaya remang langsung menyambutnya. Matanya berkedip teratur untuk menyesuaikan cahaya. Sampai akhirnya senyum tipis muncul ketika kesadaran menyapa.
109.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 352 kali sebagai mengapa kita perlu berkedip
Baca
+Pustaka
Terlahir Kembali Menjadi Karakter Pendukung dalam Novel

Terlahir Kembali Menjadi Karakter Pendukung dalam Novel

Memang benar itu Luo Qiushi, yang juga berjalan cepat ke arah mereka. Tanpa adanya perangkat elektronik, mata jadi lebih sehat. Tidak seperti di kehidupan sebelumnya di mana sering begadang, memakai riasan, menatap ponsel, komputer, dan televisi, tanpa lensa kontak jarak sejauh itu tidak bisa terlihat jelas. Xuyang yang berlari cepat, setelah lebih dari sebulan tidak bertemu Luo Qiushi, ingin menjadi yang pertama berlari ke pelukannya.
5.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai mengapa kita perlu berkedip
Baca
+Pustaka
ISTRI KONTRAK CEO AROGAN

ISTRI KONTRAK CEO AROGAN

Perasaannya makin tak enak, saat Vin melepaskan kacamatanya, sehingga harus kedipkan mata berkali-kali, biar bisa melihat dengan jelas dan nggak kecolongan. Kecolongan? Apa maksud pikiran Lea ini??
9.633.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai mengapa kita perlu berkedip
Tampilkan Ulasan (21)
Baca
+Pustaka
AnanNda
hhh, helena pikir dia bisa monopoli semua lewat natnat? hei, langkahi dulu ke aroganan seorang vin. sekali dia berucap lea, tetap lea selamanya. dan benar saja, aku akan menantikan hubungan kontrak itu menjadi nyata. kalian harus baca karena setiap bab nya membuat penasaran sampai akhir
Saya La
jalan cerita bagi saya okay , best tenang bila dibaca, dan cerita yg ditulis ada beberapa point nilai² /ayat² yg boleh dbuatkn semangat untuk dri kita ktika rsa kita trjtuh, dlm crita ni ad part² yg bt sya tertunggu tunggu pemilik novel bila nk dupdate episode brunya.........tak sabarrr. ...️
Baca Semua Ulasan
Lelaki Kedua

Lelaki Kedua

Kemudian melanjutkan langkah menuju halte. Aku berkedip beberapa kali. Menahan agar telaga bening di kelopak mata tidak tumpah. Kenapa, Yat? Bukankah itu jauh lebih baik? Anggap aja ia tengah membuka jalan agar lo bisa ngelepasinnya dengan mudah. Aku menarik napas panjang lalu membuangnya perlahan.
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 316 kali sebagai mengapa kita perlu berkedip
Baca
+Pustaka
Selubung Memori

Selubung Memori

Aku ingin menanam gagasan itu—meskipun sulit. Kepalaku masih dibebani sesuatu. Bercak hitam itu sewaktu-waktu muncul saat mataku terbuka. Biasanya aku hanya berkedip dan bercak itu hilang. Sejauh ini bercak itu tidak terlalu mengganggu dan tidak akan menjadi gangguan. Mataku juga tidak lagi perih. Berbaring dan memejamkan mata selama itu memang membantu. Kami berangkat. Ini ketiga kalinya kami berangkat dalam keadaan ini.
1018.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 734 kali sebagai mengapa kita perlu berkedip
Baca
+Pustaka
Game Begin

Game Begin

Aku tau waktuku tidak banyak. *DOR! DOR! DOR!* Aku menggedor pintu itu, berharap liftnya segera terbuka. Namun hasilnya sia-sia. Aku mulai merasa jika kedipan dari lampunya semakin bertambah cepat namun semakin lama juga terlihat seolah-olah semakin melambat, aku juga merasa di saat lampu itu berkedip dan berganti menjadi gelap yang lumayan lama.
106.1K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 157 kali sebagai mengapa kita perlu berkedip
Baca
+Pustaka
Misi Memikat Bos Wanita

Misi Memikat Bos Wanita

Saya benar-benar minta maaf] Sistem menangis dan layarnya berkedip-kedip seolah-olah bisa padam kapan saja. Rafael terdiam. Pikirannya diarahkan pada satu garis: mengapa 'Rafael' alias 'Rumah atau cangkangnya' bisa mati? Apakah seseorang juga meracuninya? Siapa? Mungkinkah ....
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai mengapa kita perlu berkedip
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status