Mencuri Hati Tuan Hamish
Perlahan, ia semakin paham selera tuannya itu.
Di sela pekerjaan, Kalea menyalurkan kembali hobinya, yaitu menggambar desain busana. Dari laci dapur ia menemukan kertas dan pensil tak terpakai. Peralatan sederhana itu sudah cukup menjadi hiburan baginya. Dengan menggambar, ia bisa sedikit melupakan kepahitan hidupnya, menghibur kesepiannya, juga kerinduan pada sang ibu.
Malam itu, setelah selesai bekerja, Kalea duduk di taman dekat kolam renang. Ia bersandar di bawah pohon kencana, menggambar sambil menikmati semilir angin malam.