Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
ISTRI YANG DISIA-SIAKAN

ISTRI YANG DISIA-SIAKAN

goda Retno seraya terkekeh. “Bukan, saya sedang mencari ART sebetulnya. Saya suka sekali masakan ART di rumah ini! Mungkin jika nanti Nyonya Aniska ingin memecatnya, tolong kabari saya!” ucapnya seraya melirik pada Aniska yang sontak menelan saliva. Kalimat itu kenapa begitu telak menyindirnya. Aniska tampak salah tingkah, sesekali menunduk lalu melempar pandang pada Ibu mertuanya menghalau rasa gugup yang berdegub di dada.
1071.2K viewsCompletedAdded to Library 2.2K Times as menyiasati
Read
+Library
Cinta Pertama Mas Ali

Cinta Pertama Mas Ali

“Astaga … jadi Abang ini mata-mata ya? Udah pantas daftar jadi satpam komplek. Cemburuan level dewa.” Bian mengetukkan jari ke kemudi, jelas menahan emosi. “Aku bukan cemburu, cuma ....” “Cuma takut kalah ganteng, iya kan?” Aisyah langsung menukas dengan nada usil. “Tenang aja Bang, Pak Adam itu emang rapi, wangi, terus bajunya selalu kinclong kayak habis disetrika sama iklan pewangi. Tapi .…” Ia mendekat sambil menepuk dada Bian. “Abang kan punya seragam pilot. Itu lebih keren. Kalau jalan, orang-orang bisa histeris sendiri. Jadi nggak usah minder deh.”
12.3K viewsCompletedAdded to Library 467 Times as menyiasati
Read
+Library
Slave

Slave

Ayesha merasa penasaran dan melakukan apa yang barusan Hasan lakukan. "Perasaan gak wangi deh, biasa aja tuh malahan bau. Hmm, bau terasi lagi." Hasan terbahak dengan ucapan polos Ayesha. Memang makan malam tadi menunya daun singkong dan jantung pisang rebus, ditambah ikan asin goreng dan yang tak lupa juga sambal terasi super pedas. Menu makanan itu merupakan menu favorit seluruh keluarga, bahkan kalau sudah makan menu itu bisa nambah sampai tiga kali loh.
9.9K viewsCompletedAdded to Library 307 Times as menyiasati
Read
+Library
SUJUD TERAKHIR EMAK

SUJUD TERAKHIR EMAK

Ada perasaan tak nyaman menggelitik hatinya. “Bismillah…” gumam Sita, meletakkan sendok lalu berdiri. Ia mengambil piring, menyendok sebagian lauk dari meja — sepotong ayam goreng, tempe orek, dan sambal — kemudian melangkah keluar. Dua ketukan pelan di pintu kayu rumah Mak Asih membuat langkah di dalam terdengar. Tak lama, pintu terbuka, menampilkan sosok Mak Asih dengan senyum ramahnya.
4.2K viewsCompletedAdded to Library 151 Times as menyiasati
Read
+Library
FROM THE WEDDING HALL

FROM THE WEDDING HALL

Terdengar “Sial!” Remy mengumpat seolah tak rela melepas kelembutan bibir Nesia yang memabukkan itu. “Kurasa kita perlu melanjutkannya nanti, Nyonya Wilson. Setelah aku membereskan pria sialan itu,” bisik Remy di telinga Nesia sambil ibu jarinya mengusap bibir Nesia yang lembab dan basah karena ciumannya tadi, membuat perempuan itu meremang dan memilih beringsut menjauh dari Remy. Nesia merasakan wajahnya panas. Dan dia juga yakin bahwa parasnya kini pasti memerah menahan malu karena ada yang memergokinya sedang
2.3K viewsCompletedAdded to Library 83 Times as menyiasati
Read
+Library
Istri Sah, sang Presdir Dingin

Istri Sah, sang Presdir Dingin

"Ingat, aku tidak makan pedas, tidak makan asem, tidak makan manis, tidak makan asin, kamu bisa bebas untuk membuatnya selain itu." Mendengarkan kata-kata Tasya, Bi Euis hampir marah. "Teu tuang asem, asin, manis dan lada, bade emam naon Nyonya?" "Aden, Bibi harus buat apa atuh?!" Bi Euis langsung berterus terang. Angkasa dapat melihat bahwa mentalitas Tasya tidak stabil karena masalah Zayn, Ini dilakukan olehnya dengan sengaja.
9.444.3K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as menyiasati
Read
+Library
Obsesi Cinta Sang Mafia

Obsesi Cinta Sang Mafia

tanya Sean khawatir. “Tidak apa.” Mata Aisyah memandangi makanan yang tersaji di atas meja. “Aku benar-benar suka dengan menu yang tersaji di atas meja ini dan ada rasa rindu yang telah lama dinatikan.” Aisyah mengambil Cacciucco. Sup ikan khas Tuscan yang kaya rempah dengan gurita, cumi dan udang. “Ini semua adalah makanan yang sangat aku inginkan, tetapi tidak dibolehkan.” Aisyah menikmati makanan yang disajikan oleh koki khusus yang dipanggil Sean untuk melayani tunangannya.
1014.1K viewsOngoingAdded to Library 507 Times as menyiasati
Read
+Library
Hamil Anak Calon Wakil Presiden

Hamil Anak Calon Wakil Presiden

Prasetyo, adik Sulistyo, tertawa kecil, menambahkan dengan santai, “Jadi biarkan make-up yang bekerja. Kita tak perlu repot-repot." Ucapan mereka terasa ringan, tapi udara di ruang makan semakin berat oleh dinginnya sikap mereka terhadap Aisyah, seolah ia hanya pion kecil dalam permainan keluarga ini. "Ini makanannya." Aisyah menyajikan empat piring nasi goreng lengkap dengan telur mata sapi di atasnya. Di sampingnya, ada steak kecil dengan daun selada menghiasi pinggiran piring.
103.0K viewsCompletedAdded to Library 115 Times as menyiasati
Read
+Library
ASISTEN PRIBADI SANG BOS DINGIN

ASISTEN PRIBADI SANG BOS DINGIN

Seorang wanita muda berwajah seperti model menatapnya sekilas dari atas ke bawah. "Nama?" tanyanya dingin tanpa senyum. "Alya Putri. Saya… asisten pribadi baru." Wanita itu mengangguk singkat. "Kamu sudah ditunggu. Ruang CEO di ujung kanan." Alya sedikit gemetar ia menelan ludah. Kakinya terasa berat, tapi ia melangkah juga. Suara langkah sepatunya beradu dengan lantai, bergema seperti detik bom waktu yang menghitung mundur.
822 viewsOngoingAdded to Library 18 Times as menyiasati
Read
+Library
Suami Titipan

Suami Titipan

“Indoput Pedas Dahsyat.” “Biasanya kamu nyocol sambel uleg pake lombok, Sen,” celetuk Naya yang tengah menyuapi Aisyah dengan puree pisang. Charlotte dan Mella sontak terbahak kencang. “Pak Sekdis’ Effect, tuh,” seloroh Charlotte dengan nada menggoda. Wajah Avicenna bersemu malu-malu. “Apaan, sih!” sewotnya.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as menyiasati
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status