Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Brajasena Sang Ksatria

Brajasena Sang Ksatria

Itu memang Pil obat untuk penyembuhan dan pemulihan. Pada saat ini, dia menelan semuanya sekaligus, dan Tenaga Dalam dalam tubuhnya segera menerima pengisian ulang. Dia menoleh untuk melihat Tombak Panjang di sampingnya, meraihnya, dan menariknya keluar dari tanah. Senjata pusaka tingkat menengah tidak memiliki fitur pengenalan utama, jadi siapa pun yang mendapatkannya berhak memilikinya.
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai merangkul pundak
Baca
+Pustaka
MAHAPATIH DARI MASA DEPAN : Dark Romance di Istana Majapahti

MAHAPATIH DARI MASA DEPAN : Dark Romance di Istana Majapahti

Giliran Gundra Nama Gundra dipanggil, dan kerumunan bersorak lebih riuh. Tubuh kekar dan tinggi besarnya seolah diciptakan untuk ujian semacam ini. Dengan penuh percaya diri, Gundra memanggul batang kayu jati beserta karung beras di atasnya. Urat-urat di lengannya menonjol, keringat langsung bercucuran, tapi langkahnya kokoh. Satu demi satu ia tempuh jarak lima puluh langkah. Nafasnya memburu, tapi tubuhnya seperti banteng liar yang tak mudah goyah.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai merangkul pundak
Baca
+Pustaka
AKAN KUTAKLUKKAN DUNIA MURIM DENGAN....

AKAN KUTAKLUKKAN DUNIA MURIM DENGAN....

PLOK! PLOK! PLOK! PLOK! PLOK! Guncangan dahsyat itu membuat kedua dada jumbo Peng Zhou bergoyang memantul liar tak beraturan. Saraf pusat di otak sang Madam berdenyut ekstrem; ia merasakan sirkulasi hawa murni berputar mendidih di perut bawahnya, menumpuk seluruh energi kenikmatan kosmis yang belum pernah ia rasakan sepanjang hidupnya di dunia persilatan, siap menuju letusan klimaks pamungkas yang paling menghancurkan kewarasannya.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai merangkul pundak
Baca
+Pustaka
Pendekar Bertongkat Menuju Puncak

Pendekar Bertongkat Menuju Puncak

"Ya. Tampaknya Perang Dunia akan segera terjadi, senjata dewa yang ada pada tanganku akan jadi penentu negeri ini. Lalu dia juga cocok untuk dijadikan umpan atau semacamnya." "Jika Tuan berkata begitu ..." "Lagi pula orang seburuk dia akan mati dengan mudah, aku tidak rela," sindirnya mengecam. *** Puncak sudah berada dalam genggaman, berdiri menatap dunia dengan rasa keadilan dan kesepian. Pendekar Bertongkat tamat.
4.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai merangkul pundak
Baca
+Pustaka
BALADA SANG MANDARA

BALADA SANG MANDARA

Pegunungan Fordaz adalah salah satu pegunungan yang membatasi Sofraz dengan negeri luar. Puncak-puncaknya berselimut kabut, namun udara anehnya terasa hangat. Putra Sulung Mendiang Mandara Kerajaan Davar Antara mendaratkan tunggangannya di puncak tertinggi pegunungan Fordaz, Puncak Nilakandi. Puncak Nilakandi adalah puncak tertinggi pegunugan Fordaz. Ketika Davar berdiri di sana, dia merasakan aroma bebatuan bercampur dengan udara hangat. Adalah aneh, seharusnya itu terasa dingin. Pemuda bermata emas itu memandang berkeliling, sejauh mata memandang dia hanya melihat batuan aneka warna dalam berbagai bentuk dan ukuran. Terlihat cantik, namun entah mengapa Davar Antara merasakan energi kuat
4.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai merangkul pundak
Baca
+Pustaka
JENTERA SAKTI DAN MUSTIKA UDARATI

JENTERA SAKTI DAN MUSTIKA UDARATI

Tanya Candrakanti "Itu adalah Cundrik Asukhamatra milik keluargaku yang telah diberikan secara turun-temurun. Cundrik ini sangat sakti dan beracun. Jadi hati-hati menggunakannya. Karena racun di ujung cundrik (Keris kecil yang lurus seperti belati)ini hanya membutuhkan satu goresan akan bekerja dan membunuh siapapun yang tergores olehnya. Dengan cundrik ini, aku ingin kau membunuh Jentra setelah ia mendapatkan mustikanya, karena aku takut ia akan memberikannya kepada dimas Balaputeradewa. Akulah yang berhak atas mustika itu" Kata Maharaja Rakai Garung "Jadi bagaimana jika kakang Jentra menyerahkan mustika itu pada Maharaja? Apakah saya perlu membunuhnya?" Tanya Candrakanti mencoba setenang m
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai merangkul pundak
Baca
+Pustaka
Derrick Season 2: Pulau Kambangan Darah

Derrick Season 2: Pulau Kambangan Darah

"Perlu diketahui melewati ujian dari tongkat ini tidak akan membuatmu mencapai ranah surgawi tertinggi, rumor yang mengatakan senjata yang dibangkitkan akan membuat seseorang dengan mudah mencapai ranah surgawi adalah sebuah kebohongan belaka. Namun kamu dipastikan akan mencapai ranah surgawi tertinggi jika melewati semua ujian tongkat ini. Akhir kata dariku, bersiaplah untuk memanfaatkan momentum." Derrick bengong membaca tulisan tersebut, Derrick dapat mengerti intinya, namun tidak paham di beberapa hal. "Bambam, pria dengan luka di wajah itu sangat buruk dalam menulis sebuah informasi." Gumam Derrick mengingat wajah Bambam yang sangat sangar. "Apa-apaan 'bersiaplah untuk memanfaatkan mome
9.27.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 210 kali sebagai merangkul pundak
Baca
+Pustaka
Merindukanmu, Dalam Jerit Tangisku

Merindukanmu, Dalam Jerit Tangisku

kata Anna tegas, meski nada cemburu masih terpatri jelas di suaranya. “Kita pakai lift yang lain. Jangan lift ini,” tambah Margareth dengan nada cemas. Lucas hanya mengangguk dan mengikuti Margareth menuju lift yang lain/ Pria tampan itu menggendong Sophia dengan hati-hati. Tampak orang-orang di lorong butik menoleh dan berbisik-bisik, tetapi Lucas tidak peduli. Sementara Anna berjalan cepat, diam-diam menggenggam jemarinya sendiri untuk menahan gejolak emosi.
745 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai merangkul pundak
Baca
+Pustaka
SANG MENANTU TERBUANG

SANG MENANTU TERBUANG

Dingin, berat, dan setiap kali disentuh, ia merasakan gelombang energi asing mengalir dalam dirinya, bersamaan dengan kilatan memori yang semakin jelas: bukan hanya aula gelap, tetapi juga wajah wajah tanpa ekspresi yang membungkuk, dan bisikan dalam bahasa yang tidak ia pahami, namun entah bagaimana ia tahu artinya. Saat Arya sedang memindahkan beberapa kotak berisi suku cadang impor, sebuah bayangan besar menjulang di belakangnya. “Hei, Menantu Sampah! Kerja itu pakai tenaga, bukan pakai melamun!” Itu adalah Reno, kepala mandor gudang. Pria bertubuh gempal dengan kumis tebal dan wajah berminyak itu adalah kaki tangan Kinanti dan Laras di tempat ini. Ia sangat menikmati kekuasannya untuk me
10897 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai merangkul pundak
Baca
+Pustaka
Tunduk di Bawah Cengkraman Sang Alpha

Tunduk di Bawah Cengkraman Sang Alpha

Sang Alpha Puncak Utara telah memilih untuk membakar dunia demi dirinya, dan ia akan memastikan bahwa api itu tidak akan pernah padam. Di kegelapan sel terdalam yang dilapisi perak, Alpha Malphas duduk bersandar di dinding batu yang dingin, tangannya dirantai dengan rantai besi berat. Di sel seberangnya, Mira menatapnya dengan senyum sinis yang hancur.
514 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai merangkul pundak
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status