Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MENJEMPUT ISTRIKU

MENJEMPUT ISTRIKU

--- --- **Geladak Anjungan Kereta – Angin yang Membawa Pergulatan Batin** Hembusan angin menerpa tajam, mencambuk wajah dan tubuh mereka tanpa ampun. Langit senja mulai tertutup kabut tipis, seolah mencerminkan ketegangan yang menggantung di antara dua pria yang berdiri di geladak anjungan. Roda-roda besi bergemuruh di atas rel, mengiringi keheningan yang terasa berat.
2.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai merangkul pundak
Baca
+Pustaka
RINTIK YANG MENGGENANG

RINTIK YANG MENGGENANG

Dengan sekali gerakan, tangannya merengkuh dan mengangkat tubuh Ganindira tepat di atas miliknya yang sudah menegang sedari tadi. Jemarinya mengusap bagian belakang dan berhenti di bagian kewanitaan Ganindira yang terbuka karena posisi mereka saat ini. "Aku akan memasukannya dan memompamu dengan sangat keras, mendesahlah dengan kuat karena hanya aku yang akan mendengarnya.."
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai merangkul pundak
Baca
+Pustaka
Sang Penakluk

Sang Penakluk

Alden merangkak naik dan melahap satu persatu bukit tersebut sementara pinggulnya mulai menekan. Shana menjerit penuh nikmat ketika Alden memasuki dirinya. Hentakan kasar Alden benar-benar menimbulkan sensasi tersendiri. Wanita itu sudah mencapai puncak berkali-kali, namun masih terus menginginkan hempasan penuh adrenalin.
1045.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai merangkul pundak
Baca
+Pustaka
Cinta yang Kupendam

Cinta yang Kupendam

Dan posisi mereka terjatuh Almaira tepat berada dibawahnya Alam. Almaira tidak bisa bergerak karena Alam telah menindih tubuhnya. Alam yang berada diatas tubuhnya Almaira, ia merasa menindih sesuatu yang terasa padat dan kenyal serta terasa empuk yang sedang melekat di dadanya. "Oh tidak! Benda apakah ini yang menempel empuk dan kenyal di dadaku?" batin Alam yang kemudian meraba benda itu. Almaira yang berada dibawahnya Alam merasa ada tangan yang tiba-tiba memegang kedua benda kenyal dan padat serta empuk miliknya itu.
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 135 kali sebagai merangkul pundak
Baca
+Pustaka
Penguasa Benua Timur

Penguasa Benua Timur

sesumbar si sulung dengan mendongakkan dagunya pertanda ia segera meminta si bungsu untuk maju. Pil Merah telah ditelan oleh Tiga Kembar Berdarah, membuat kepercayaan diri mereka kian meletup-letup dan kekuatan mereka tentunya juga bertambah. Pendekar termuda dari Tiga Kembar Berdarah itu pun menarik pedang di pinggangnya, melompat ke udara dengan dua tangan mencengkeram pedang. “Pergilah ke neraka!” Si bungsu berteriak selagi mengeluarkan jurus pedang andalan. “Tebasan Penghancur Kehidupan!”
9.41.3M DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42.5K kali sebagai merangkul pundak
Tampilkan Ulasan (553)
Baca
+Pustaka
Khoirul N.
para pembaca Budiman, aku penggemar Zhou Fu & menunggu kehadirannya. tapi saat ini othor kita memang lagi repot banget di dunia nyata. sejujurnya Ka Banin juga pengen up secepat & sebanyak mungkin. tapi ada kegentingan di dunia nyata yang harus dihandle dulu. so, keep sabaaaaar. kita doain yg ter...
Asep Saprudin
jadi setelah chek in.. males baca cerita yg lain.. hingga bab chek in pun melimpah... sabar aja Boss ku rezeki orang itu gak ketukar kok.. sabar ikhlasin aja.. itung2 sedekeh... moga2 ada Rezeki dari pintu lain yg gak disangka2.. Terutama Sehat jasmani dan rohani... itu aja... maaf jadi sotoy............
Baca Semua Ulasan
Sang Penguasa Tak Terjamah

Sang Penguasa Tak Terjamah

Jawab Ed Rocky tersenyum dengan bangga. Dia merasa jika ini adalah hal yang selama ini ditunggu olehnya dan semua orang yang bergabung dalam kelompoknya. “Tapi ingat! Tuan Muda bukanlah orang yang suka bertindak untuk kepentingannya sendiri, selain itu Tuan Muda tidak ingin menindas orang yang tidak bersalah.” Ed seolah mengajari Rocky satu hal penting. Setelah itu, Ed masih melanjutkan kalimatnya. “Sebagai orang yang menjadi kepercayaan Tuan Muda, Kamu harus menjaga namanya. Jangan bertindak sesukamu.”
7.92.0M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46.5K kali sebagai merangkul pundak
Tampilkan Ulasan (429)
Baca
+Pustaka
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Bertus Zoeckutius Ruanus
judulnya "PENGUASA TAK TERJAMAH", WOW..hebat judulnya namun....biasanya novel² yg menjiplak novel cina selalu tokohnya digambarkan hebat tapi goblok didepan istri dan keluarganya bahkan walau sdh bercerai. Cerita yg begitu itu akibat pengarang atau penjiplaknya juga goblok...dan membuat pembaca mual
Baca Semua Ulasan
Bara Dendam Sang Prabu Boko

Bara Dendam Sang Prabu Boko

Perkemahan Panglima Jentra Kenanga, Poh Pitu Gagak Ruma mendarat di puncak beringin tua yang menjulang angkuh di dekat perkemahan utama. Sebuah pendar energi keunguan melingkupinya, dan dalam sekejap, gagak raksasa itu menyusut, memudar, kemudian terganti dengan sosok Tumenggung Rukma. Ia mengatur napasnya yang memburu, mengusap bekas keringat dingin di pelipis, dan memaksa kembali ekspresi wajahnya menjadi dingin, fokus, seolah semalam suntuk hanya berhadapan dengan tumpukan laporan intelijen. Sebuah tantangan tersendiri untuk menampilkan raut sedatar cucian kering di pagi yang teramat romantis itu.
101.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai merangkul pundak
Baca
+Pustaka
Perempuan yang Merengkuh Tabah

Perempuan yang Merengkuh Tabah

Ayah mengajarinya buat mandiri dan tidak pernah bergantung pada orang lain. Sehingga di mata Petrus dan teman-teman nya yang lain, Bunga memiliki daya tarik tersendiri yang membuat mereka semakin penasaran dengan sosok gadis berkerudung itu. Gadis yang terkesan angkuh dan tidak butuh bantuan siapa pun itu mampu membuat Petrus yang memiliki wajah rupawan khas bangsawan Jawa yang belum pernah jatuh cinta jadi mabuk kepayang. Pemuda dengan kulit langsat berhidung Bangir dan bertubuh semampai itu benar-benar lupa bahwa ada batasan yang mungkin tidak akan mampu dilewatinya dengan mudah.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai merangkul pundak
Baca
+Pustaka
Candu Pelukan Hangat Bos Dingin

Candu Pelukan Hangat Bos Dingin

Elang langsung mengarahkan tubuh Dinara agar duduk tepat di atas pusakanya. Dinara bergerak perlahan, mengatur posisi duduknya di atas pangkuan Elang agar kandungannya tetap aman dan nyaman. Begitu posisi mereka selaras, Elang mendorong pinggulnya perlahan. Pusaka besar itu melesak masuk, memenuhi inti keintiman Dinara yang sudah membanjir, disambut oleh desahan nikmat yang keluar bersamaan dari bibir keduanya.
107.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 207 kali sebagai merangkul pundak
Baca
+Pustaka
PEMBALASAN DEWA MAUT

PEMBALASAN DEWA MAUT

bisik pria tua itu Tangan pria itu menunjuk ke arah utara, ke sebuah bukit kecil yang menjulang seperti gundukan bumi yang dipenuhi batu. “Bukit Tengkorak dulunya adalah tempat pertapaan, tapi kini hanya dikenal sebagai sarang Bunggul Balung. Puncaknya... di sana mereka membangun benteng dari kayu dan batu. Tak ada yang berani mendekat lebih dari seratus tombak dari bukit itu.” Dewa Maut mengangguk. Dia meminum kopinya hingga tandas. Rasa pahit kopi itu kini terasa manis di lidahnya, karena dia telah menemukan tujuannya.
102.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai merangkul pundak
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status