Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

Andai si mata besar tidak cepat melompat, maka kakinya akan menjadi santapan lezat bagi kapak bergagang panjang. Orang bersenjata kapak gagang panjang itu menggeram gemas karena pukulannya meleset terus. Orang itu mengenakan pakaian serba hitam, ia berdiri dengan mata cekungnya yang memandang angker. Tubuhnya yang kurus dibiarkan dihempas angin lereng gunung, membuat rambutnya yang panjang terlepas disapu angin sampai meriap di depan matanya, ia masih menunggu kesempatan menyerang lagi. Orang itu dikenal dengan nama Campak Garang.
1031.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai merangkul pundak
Baca
+Pustaka
Tersesat Dalam Pelukan Musuh

Tersesat Dalam Pelukan Musuh

bisik Bram penuh semangat. Alex mengangguk perlahan, tapi matanya kosong. Hatinya dipenuhi dendam, tapi di dalam sana ada sedikit bagian dirinya yang masih menjerit, “Ini salah… ini bukan aku…” Namun suara itu tenggelam di lautan amarah. ---
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai merangkul pundak
Baca
+Pustaka
KUNJUNGAN MENANTU

KUNJUNGAN MENANTU

Untungnya, tampaknya Bunga pertama kali datang ke tempat seperti ini, dia sangat tidak bisa terbuka, dan juga tidak sembarang memegangku, hanya sesekali mengangkat kepala untuk menatapku. Tiba tiba Sonny membuka mulut dan berkata kepada Bung " Kak Bunga, kamu jangan malu, lagi pula kamu lajang, dan juga tidak perlu ada tekanan batin, bermainlah dengan terbuka. Kalau tidak sekarang kita suruh mereka untuk melepaskan topengnya, dan lihat siapa yang memilih yang paling ganteng? bagaimana? "
8.56.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 239 kali sebagai merangkul pundak
Baca
+Pustaka
Sangkur Pora

Sangkur Pora

ucap lelaki berambut cepak itu. Aku tertegun dan bergeming. Sedangkan mulutku terkatup rapat. Yang terdengar hanya detak jantungku. Kurasa mas Adry juga dapat mendengarnya. "Kalo Adek menyetujui pinangan mas, Adek hanya perlu mengangguk!"
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai merangkul pundak
Baca
+Pustaka
Danuranda (Pendekar Nusantara)

Danuranda (Pendekar Nusantara)

Diusia yang baru berusia 12 tahun, ia sudah memiliki fisik bak pria 17 tahun lengkap dengan tubuhnya yang kekar. Danuranda juga sungat sampai tahap sempurna penguasaan tendangan. Mulai dari tendangan depan, samping, dan sabit. Bahkan tendangan cambuk buaya pun sudah di kuasai sampai tahap sempurna. Ketika hari mulai gelap, barulah Danuranda kembali ke pondok kecil milik bu Tais. Ia tidak ingin balik terlalu gelap, karena nanti membuat bu Tais akan menyusul dirinya karena belum kembali, sementara hari sudah sangat gelap.
9.95.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 221 kali sebagai merangkul pundak
Baca
+Pustaka
Legenda Bunga Wijaya Kusuma

Legenda Bunga Wijaya Kusuma

Mereka berdua melesat pergi menuju puncak bukit. Di bawah perlindungan Ranggalawe membuat seluruh makhluk halus tak berani mendekat sehingga perjalanan lancar sampai ke puncak. “Penghalang yang menutupi puncak bukit ini sangatlah kuat dan berguna demi menjaga keamanan dunia nyata. Bernama Puncak Kendanamirah yang berarti kabut merah, sisa pertempuran. Berisikan dendam yang amat kental oleh jiwa-jiwa penuh amarah terkutuk,” ucap Ranggalawe menjelaskan secara detail puncak bukit yang menjadi tujuan mereka saat ini.
855 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai merangkul pundak
Baca
+Pustaka
Sang PENEMBUS Batas

Sang PENEMBUS Batas

Sedetik lagi kedua lengan mereka akan beradu, maka pada saat itu pula Argada merubah arah serangan, ke arah perut si Cangkul Selatan. "Awas perut..!" Wush..! Laksana pedang, lengan kanan Argada menusuk ke arah dada si Pacul Selatan! Merasa geram serta penasaran sekali, maka Pacul Selatan menggerakkan kedua tangannya sekaligus. Kerahkan pukulan yang disebut 'Mencangkul Gunung Membendung Sungai'. Dengan ilmu pukulan ini, si Pacul Selatan bermaksud menjapit lengan kanan lawan, kemudian mematahkannya!
9.964.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai merangkul pundak
Baca
+Pustaka
Petarung Terakhir Dewa Iblis

Petarung Terakhir Dewa Iblis

Polo membungkuk dan kembali menghadap Idris dengan dada tegak “kamu sebaiknya tidak memaksakan diri, aku tidak ingin melukai seseorang sekarang” Idris mencoba berbaik hati dengan tangan berpangku di depan perutnya Gerakan ini adalah gerakan siap bertahan bagi penganut bela diri tenaga dalam yang jarang orang ketahui, hanya dengan memangku tangannya mereka bisa mengalirkan seluruh tenaga kepada tubuhnya kepada titik yang mereka inginkan.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai merangkul pundak
Baca
+Pustaka
TERPERANGKAP OLEHMU

TERPERANGKAP OLEHMU

Tidak dapat dipungkiri, dengan penampilan senormal itu, Ares tampak menggoda. Dan terkutuklah Alea karena matanya kini jatuh pada gundukan di celana bahan hitam suaminya. Gundukan yang tepat berada di kedua pangkal paha. Alea tahu betul itu apa. "Aku ingin kau menjadi sekretarisku malam ini." Ares memerintahkan sambil berjalan mendekat dan menutup pintu di belakang Alea.
785 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai merangkul pundak
Baca
+Pustaka
Pungguk Merindukan Bulan

Pungguk Merindukan Bulan

Melaju ke depan, menyongsong masa depan. "Terima kasih, Mak!" Kama yang baru bergabung---dia baru selesai menidurkan Firdaus---bersimpuh di kaki Mamak, menciumnya berulang kali. "Terima kasih, Mak." Dalam detik-detik yang semakin cepat melaju, Mamak menjatuhkan diri perlahan-lahan. Memeluk Kama, mengusap-usap punggungnya. "Kama … Jagalah dirimu dan keluargamu dari siksa api neraka! Jadikanlah keluargamu keluarha yang sakinah mawaddah warrahmah barakah …!"
105.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 204 kali sebagai merangkul pundak
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status