Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Obsesi Algarrel Killian

Obsesi Algarrel Killian

umpat Raven Hanya membutuhkan waktu kurang lebih dua puluh menit karena ia mengendarai motor sportnya dengan kecepatan diatas rata-rata membuat Raven dengan cepat tiba di depan pekarangan Mension keluarganya Raven berusaha masuk tanpa menimbulkan suara apapun bahkan ia sudah mengancam penjaga rumah yang melihatnya pulang di pagi hari untuk tetap menutup mulut mereka Huftttt "Akhirnya" gumam Raven saat berhasil masuk ke kamarnya yang berada di lantai dua Raven kembali membaringkan tubuhnya karena masih merasa lelah sembari matanya menatap langit-langit kamarnya dalam diam entah apa yang laki-laki itu fikirkan Tok Tok Ceklek "Ada apa?", tanya Raven "Tuan muda sekarang waktunya sarapan bersama,
578 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as midnight raven
Read
+Library
Midnight In Manhattan

Midnight In Manhattan

' --- Cafe kecil di sudut sore itu dipenuhi suara gelas beradu dan aroma kopi panggang yang menyusup ke setiap sudut. Rhea Elvira duduk di kursi dengan gaya santai namun tetap elegan, rambutnya ditata rapi dengan balutan blazer krem yang pas di tubuhnya. "Demi Tuhan, Nar! Wajahmu itu kayak orang baru abis naik roller coaster semalaman," ujar Rhea blak-blakan sambil menyendok cheesecake ke mulutnya.
10605 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as midnight raven
Read
+Library
HELLO HUSBAND {INDONESIA}

HELLO HUSBAND {INDONESIA}

seperti seolor serigala lapar yang mendapatkan mangsanya. Jam 1-.30 pagi, Raven perlahan-lahan memasuki kamar yang di huni oleh Ruster dan Romeo. Ia menyamar menjadi Romeo untuk menaiki atas ranjang. Menatapi Ruster yang sedang tertidur lelap. Senyuman jahat Raven semakin lebar, saat menyadari rencananya berjalan mulus. “Aku akan membuatmu mengatakanya, jika tidak akan ku paksa kau melayani kami berdua setelah ini!” batin jahat Raven.
9.7378.4K viewsCompletedAdded to Library 13.6K Times as midnight raven
Show Reviews (64)
Read
+Library
Risma Resmiati
boleh dong di lanjutin biar seru aku mau tau kelnjutan si kembar itu,,si kakanya raven pasti meninggal duluan dach karna terlalu cape dengzn sellallu memperdaya wNita hingga sampai pingsan y ampun raven nanti kmanu pasti punya penyakit kelamin dach
Senada
Hay kk, sukses selalu yah, maaf mau numpang promo. bagi kk mana tau ada yang berkenan untuk mampir juga ke cerita aku. "Radit dan Tia" By Senada. berharap banget buat kehadirannya. terimakasih banyak. 🥰🥰🙏
Read All Reviews
GRAY LOVE

GRAY LOVE

Mungkin. *** Langit malam ini begitu indah berhiaskan bulan dan taburan bintang. Tapi Rendi tak menyaksikan keindahan itu. Ia memilih tidur sekitar sepuluh menit yang lalu dengan lampu kamar temaram. Braaakk!! Pintu kamar Rendi didobrak seseorang. Sakelar lampunya dinyalakan. Rendi terbangun tapi terlalu enggan membalikkan badannya ke arah pintu yang ia belakangi.
2.3K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as midnight raven
Read
+Library
Pelukan Sang Majikan di Malam Hari

Pelukan Sang Majikan di Malam Hari

Di bawah cahaya bulan purnama yang sempurna, Raven melangkahkan kakinya pada jalan setapak di taman bagian belakang kediamannya. Satu tangannya menggenggam sebuah buku. Sedangkan tangan yang lain bersembunyi di saku celana. Langkahnya pelan dan teratur, seolah-olah dia tahu bahwa setiap langkahnya cukup untuk membuat dunia di sekitarnya tunduk. Ketika Raven sedang menikmati udara segar malam itu, samar-samar dia mendengar suara isak tangis seseorang dari arah gazebo.
1045.4K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as midnight raven
Show Reviews (16)
Read
+Library
Valenka Lamsiam
selalu seruuuu, bikin penasaran. si raja tega, es batu, dan tak berperasaan diawal. dan pasti nantinya kena kutukan jadi pria bucin parah gak ada obat. ehhh cerita kali inimah agak lain. dari awal bertemu aja sudah kena kutukan tuh bang revan. normalnya cuma berlaku buat sera aja.
radayinta
Semangatz kak ocha, aku selalu menunggu dan membaca karya-karyamu Cerita ini agak beda dengan yang sebelumnya, namun untuk latar belakang, yang satu kaya dan satu miskin sudah biasa di jadikan dalam latar belakang cerita, jadi tetap lanjutkan ceritanya kak
Read All Reviews
Menipu Sang CEO Buta

Menipu Sang CEO Buta

lanjutnya. "Tapi..." "Aku ingin kembali ke kamar, dan tidur." "Apa?" dengus Ellie. Dia sedikitpun tidak percaya jika Raven akan tidur. Raven nyaris hidup seperti kelelawar. Kalau bukan karena Ellie, Raven akan lebih sering tidur lewat tengah malam. Saat ini mungkin gelap, tapi jam masih menunjuk pukul 5, karena matahari terbenam pukul empat di musim dingin. Jadi tidak mungkin Raven mengantuk.
109.0K viewsCompletedAdded to Library 349 Times as midnight raven
Read
+Library
BUKU TERLARANG

BUKU TERLARANG

Riven menoleh ke cermin lagi. Dan kali ini, bayangan hitam itu tidak hanya berdiri diam. Ia bergerak. Pukul 02:00 Dini Hari Riven terbangun dengan nafas tersengal. Dia tidak ingat kapan tepatnya dia tertidur di atas meja, tapi keringat dingin membasahi dahinya. Kamarnya sunyi. Terlalu sunyi. Dia melirik ke arah buku hitam yang masih terbuka di atas meja. Halaman yang sebelumnya terbaca jelas kini penuh dengan coretan hitam yang tidak bisa dia pahami.
1.6K viewsOngoingAdded to Library 47 Times as midnight raven
Read
+Library
Heavenly Rift

Heavenly Rift

Malam turun rapat di bawah perut tebing. Di lorong penjara Anxaxin, obor menyala hemat—cahayanya berkedip pendek, seperti enggan bersaksi. Dinding batu basah memantulkan tetes air yang jatuh berkala, membentuk irama dingin yang menempel di kulit. Jeruji di depan Reinalt bukan besi biasa: batang hitamnya dipenuhi ukir tipis rune pelindung, garis-garis yang berdenyut samar seperti nadi yang menahan dunia di tempatnya.
101.1K viewsOngoingAdded to Library 27 Times as midnight raven
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status