Pendekar Romantis
Malaki ikut mencuci wajahnya, kini mereka duduk di depan api unggun, si gila terlihat menguap beberapa kali, agaknya dia mengantuk dan mau tidur.
Tak lama kemudian si Gila malah mendengkur dan benar-benar tertidur, Malaki yang melihat si gila ini hanya geleng-geleng kepala.
“Inilah manusia berbahagia, dia tak mikir apapun, kenyang langsung tidur…!” batin Malaki, ia lalu termenung ingat nasib Mimi, yang baru saja dia nikahi.
“Mudah-mudahan Mimi bisa kabur dan selamat!” gumam Malaki lagi sambil menatap ke kiri dan ke kanan, suasana sangat sunyi karena berada di hutan lebat.
Hot Chapters