Cruel Boy
Baru sadar, ternyata sudah pukul sepuluh malam, Asya langsung bangkit dan berniat kembali ke orang tuanya yang menunggu di alun-alun kota.
Awalnya, memang melangkah lambat. Lambat laun, mulai mempercepat langkah kakinya menuju alun-alun kota, tetapi mendadak terpaksa dihentikan sejenak. Asya merasa ada yang mengikutinya.
“Siapa sih?” gerutu Asya dengan nada lirih, terus menoleh ke belakang dan sekitarnya.
Asya semakin dilanda ketakutan, kembali berjalan cepat. Namun, nasib sial menghampirinya Asya dicegat oleh lima preman. Perlahan beringsut, berusaha untuk kabur.
Bab Populer