Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bidadari Pembawa Luka

Bidadari Pembawa Luka

Dia hanya ingin sahabatnya dicintai dengan layak dan juga bisa merasakan bahagia. Cafe itu diberi nama Amour Cafe dan juga bernuansa minimalis, cafe yang diperuntukkan untuk orang-orang yang terlalu sibuk dan ingin mendapatkan ketenangan. Dekorasi Cafe Amour pun sangat kental dengan nuansa alam dengan paparan tumbuhan hijau. Nila plus-nya adalah cafe ini adalah instagramable.
1010.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 357 kali sebagai mineral cafe
Baca
+Pustaka
Waktu yang Hilang (Setelah Dia Hadir di Antara Kita)

Waktu yang Hilang (Setelah Dia Hadir di Antara Kita)

Saga yang awalnya cuek, kini mulai penasaran. Ia memperhatikan kafe di seberang jalan. Kafe bergaya minimalis industrial yang unik. Sekilas terkesan usang, tapi tampak modern. Furniture yang dipilih terlihat hangat dan manis. "Masakannya juga enak, Ga. Apa kamu belum pernah ke situ?" "Belum." "Padahal banyak diminati anak-anak muda lho. Dari depan kelihatan sempit, tapi ada space lagi di bagian belakang. Ada beberapa gazebo yang di bawahnya ada kolam ikan. Seperti suasana di pedesaan."
10136.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai mineral cafe
Tampilkan Ulasan (34)
Baca
+Pustaka
Bintang ponsel
karya yg ini laen bikin greget kyk mles baca nya bikin sakit ati peran novel nya agk rada2 bebal trlalu naif n trlalu bodoh dlm bertindak tntg perselingkuhan suaminya mlh nerima2 aja , gk suka dgn karya mbk lis yg ini
Meilia
awalnya g mau buka karya mba Lis yg ini, cz d baca dr judul sama sinopsisx...takut aja kalo sad ending,, trus iseng dong baca bab 1 , eh lakok ketagihan pengen terus dan terus,,, suda 4 judul yg kubaca karyamu mba, dan semuax amazing, saya suka , saya suka,,
Baca Semua Ulasan
Dompet Tak Terbatas

Dompet Tak Terbatas

Keyla sampai nanya, “Kak, mau merek apa?” Dimas iseng jawab, “Ades.” Padahal dia tau banget, kafe kecil kayak gini mentok cuma jual Aqua atau Le Minerale. Bener aja Keyla balik ke meja sambil nunduk lesu. Dimas ngakak kecil. Melihat itu, Keyla langsung manyun. Bocah banget kelakuannya. “Aku cuma ngeledekin kok. Beli air mineral apa aja,” kata Dimas sambil bangkit berdiri. Tatapan orang-orang kini makin tajam, kayak nggak suka dia di situ.
3.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai mineral cafe
Baca
+Pustaka
Ceraikan Aku, Jika Sudah Tidak Cinta

Ceraikan Aku, Jika Sudah Tidak Cinta

Sepanjang perjalanan, Danang hanya diam menatap ke luar jendela, sementara Yoga menyetir dengan tenang, tak ingin mengganggu pikirannya. Tak lama, mereka tiba di sebuah kafe mungil bernama Kopikata, berdesain minimalis dengan nuansa kayu dan lampu gantung temaram. Mereka langsung masuk dan memilih meja di sudut, dekat jendela besar yang menghadap ke jalan. “Kafe ini tenang, cocok buat ngobrol serius,” ujar Yoga sambil menyeruput air mineral. Danang hanya mengangguk. Ia tampak gelisah, menatap keluar, lalu ke pintu kafe setiap kali terbuka.
1031.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 798 kali sebagai mineral cafe
Baca
+Pustaka
Penyamaran CEO Tanaka

Penyamaran CEO Tanaka

Sore itu langit Surya Timur berwarna jingga lembut ketika Maya dan Risa berjalan menyusuri trotoar menuju kafe langganan mereka, Luna Brew. Kafe kecil itu berdiri di pojok jalan, diapit toko alat bangunan dan tempat fotokopi — tidak mewah, tapi selalu ramai oleh aroma kopi dan suara musik akustik yang hangat.
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai mineral cafe
Baca
+Pustaka
Mantan Istri CEO Dingin

Mantan Istri CEO Dingin

“Tidak hanya satu sekolah saja, tepat di sebelah toko es krim kalau bisa. Kukira ada beberapa toko di deretan depan sekolah itu. Ah tidak, beli saja satu daerah itu dari pemilik gedungnya, dan kosongkan satu untuk cafe, tak perlu terlalu besar, aku ingin cafe itu buka hanya sampai sore saja. Cafe dengan konsep minimalis.” Jasper mencatat semuanya dengan teliti di buku notesnya. Sekretaris Shane itu adalah pria yang kuno, ia masih menggunakan catatan ketimbang menyimpan suara bosnya di voice note. Alat tulis Jasper langsung terjatuh dari genggamannya saat bosnya itu memerintahkan hal selanjutnya. “Buka besok ya.” “Hah?” gumam Jasper terkejut. “Tapi Tuan siapa yang Anda tunjuk untuk penanggung
1081.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai mineral cafe
Baca
+Pustaka
Unconditional Love for Riski

Unconditional Love for Riski

Mereka pun pergi ke sebuah cafe untuk makan siang bersama. Cafe yang mereka tuju, tak jauh dari rumah sakit. Mereka pun tiba di tempat parkir cafe dalam hitungan menit. Cinta, Riski, Alex, James, Kenzo dan Bi Minah turun dari mobil. Saat mereka sudah berada di depan pintu cafe, para pelayan memberikan senyum manis dan mengantarkan mereka ke kursi yang kosong. "Permisi, Tuan dan Nyonya mau pesan apa?" tanya pelayan cafe dengan begitu ramah.
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 222 kali sebagai mineral cafe
Tampilkan Ulasan (28)
Baca
+Pustaka
Silver Eyes
Ini ide ceritanya refreshing banget. Bukan seperti cerita yang populer pada umumnya. Sebagai gantinya, pembaca bakal dapetin cerita lain yang manis dan unik. Asik buat dibaca. Penyampaian runut, narasi dan dialog proporsional. Dikemas dengan bahasa ringan hingga mudah dibaca tanpa kening berkerut.
Rusmiko157
Siapa gadis yg nolongin Rizki? Hm ... penasaran jadinya. Eh, tapi ... aku suka dengan apa yg dikatakan Adam. Kayaknya dia tipe2 kakak yang baik deh. Semoga saja dia beneran baik dan bisa melindungi Rizki. Baru sampai chapter 1, lanjuuut😘😘
Baca Semua Ulasan
Pengantin Pengganti untuk Presdir Lumpuh

Pengantin Pengganti untuk Presdir Lumpuh

Cocoa Cafe, Korean Food. 11.30 AM Melissa mendorong kursi roda milik Erlangga memasuki kafe. Melissa mengamati seluruh interior kafe dengan wajah berdecak kagum. Erlangga mendongakkan kepalanya sedikit menatap Melissa, dia tersenyum mengejek melihat decak kagum di wajah gadis itu. “Aku tidak tahu di Seoul ada tempat seperti ini,” ucap Melissa.
917.8K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 569 kali sebagai mineral cafe
Baca
+Pustaka
The Calendula

The Calendula

Wajah Tiffany masih tak hentinya menebarkan senyuman bahkan ada beberapa pria yang terang-terangan menatapnya begitu intens, pesona Tiffany hari ini memang sangat memikat, apalagi kemampuan make up-nya semakin meningkat. Tiffany dengan langkah gembiranya segera memasuki kafe yang dimaksud David tadi. Sebuah kafe dengan suasana sejuk dan natural. Kafe cerah dengan jendela lebar, dinding batu alam, furniture kayu dan berbagai tanaman indoor sangat cocok untuk daerah perkotaan yang cenderung panas. Sebagian besar interiornya sudah membawa konsep minimalis. Ubin bar klasik menambah keramaian desain tersebut, membuat kafe ini tampil elegan. Hal itulah yang membuat David dan Tiffany menetap kafe i
106.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 175 kali sebagai mineral cafe
Baca
+Pustaka
Pria Payah Yang Dijodohkan Denganku, Ternyata ....

Pria Payah Yang Dijodohkan Denganku, Ternyata ....

Bram berucap pada salah seorang pramusaji yang menyapa mereka. Pramusaji tersebut menatap Bram sejenak, lalu beralih pada Andina sebelum kemudian mengangguk. "Oh baik, Bapak. Mari ikut saya." Bram mengangguk. Ia membiarkan Andina mendahului langkahnya dan mengekor di belakang si pramusaji dengan seragam bernuansa cokelat tersebut. Lajendra. Sebuah nama unik yang untuk cafe dengan hidangan dan konsep milineal. Jujur ini kali pertama Andina menginjakkan kakinya kemari. Rupanya benar, cafe ini cukup menarik untuk dikunjungi.
1026.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 614 kali sebagai mineral cafe
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status