Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
YOU

YOU

Dengan segenap harap, Sean mendorong bankar memasuki ruang darurat. "Kau tidak boleh masuk Sean, wewenang mu cukup sampai disini." Sean tersentak karena terkejut ketika pria berpakaian putih menodongnya. "Tapi paman, aku harus melihat Kesya. Dia membutuhkanku, aku tidak akan membiarkannya berjuang seorang diri." Sean menatap marah, menahan diri untuk tidak menghantam pria yang berani menghentikan dirinya.
9.911.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 441 kali sebagai mo yan
Baca
+Pustaka
Xiaoyi Xiaoyan

Xiaoyi Xiaoyan

Memberi saran juga mendukung apa yang ingin kulakukan. Drrrtt. Ponsel bergetar di atas nakas. Yi Meng Tian memanggil. Segera kuangkat panggilan telfonnya. "Halo, Yitan," jawabku, menyapa mantan calon adik iparku. "Halo, Kak Xiaoyi. Yitan boleh main ke rumah ngga, Kak?" tanyanya langsung. "Ke rumahku?" tanyaku. "Iya, ke rumah kakak. Kakak lagi sibuk ya? Yitan ganggu?" ucapnya, terdengar ada kekecewaan dalam suara mantan calon adik iparku.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai mo yan
Baca
+Pustaka
Shen Xiao

Shen Xiao

Pria bernama Li Juan sang pedagang yang terkenal di kota dengan bisnis besarnya sebagai penjual rempah-rempah ataupun juga tanaman obat-obatan yang biasa digunakan untuk membuat obat. Ia terkejut ketika menoleh ke samping melihat sosok pemuda berparas rupawan tengah berdiri tanpa eksperesi dibantu oleh tongkatnya. "Shen Xiao, apa kamu terbangun karena mendengar suara kami tadi?" ujarnya langsung bertanya. Mengenai ia mengetahui nama Shen Xiao, itu dikarenakan Shen Xiao menjawab dengan lirihan pelan ketika Li Juan menanyai namanya.
106.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 188 kali sebagai mo yan
Baca
+Pustaka
Legenda Tang Hu

Legenda Tang Hu

Kata Chu Ma Yi dengan datar, dia tidak memiliki nada tenang. "Suami, Lawan Dia adalah Yan Mo yang memiliki ranah setengah langkah Bintang Prajurit, jika Chu Xuan kalah bukan salahnya, namun Yan Mo mati di tangan Chu Xuan, yang pasti dia sudah melakukan pembalasan terhadap putri kita..." Wanita paruh baya tersebut juga memiliki jejak kesedihan pada kedua matanya yang membengkak dan jelas dia baru saja selesai menangis.
9.1146.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.8K kali sebagai mo yan
Baca
+Pustaka
Me

Me

Pak Joko hanya bisa tertunduk, begitu pula Nana, sedangkan adik Nana yang bernama Royan, hanya asyik makan sembari bermain ponsel. “ Hallo Paman. Selamat malam ini aku Amanda, teman Lea. Paman jangan khawatir, kami pasti akan menjaga Lea. Dahhhh” sahut Amanda. Dia memberikan ponse itu1 kembali kepada Lea. Amanda tidak mau berlama-lama berbicara, kalimatnya singkat nan jelas dengan nada yang tidak membuat orang khawatir.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai mo yan
Baca
+Pustaka
Melawan Kehendak Dewa

Melawan Kehendak Dewa

Mendengar pernyataan Gan Mo, Yoju secara misterius percaya dan menerima bola cahaya itu dengan tubuhnya. Arghhh! Rasa sakit tiba-tiba meledak di sekujur tubuhnya, Yoju menjerit histeris hingga suaranya benar-benar habis. Melihat Yoju yang begitu sengsara, Gan Mo tersenyum puas, menatap ke kejauhan dengan seringai dingin di wajahnya. "Namanya Ling Yan, kan? Ini salam dariku, khu ku ku."
103.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai mo yan
Baca
+Pustaka
SEAN

SEAN

Naraya: “Lagi ngapain Boy, di cafe Mama?” Sean: “Tau dari mana Mama, Sean sekarang berada di cafe Mama,” Naraya: “Kamu lupa Boy, itu cafe Mama. Mama bisa melihat perkembangan cafe Mama cukup dari rumah saja,” Sean: “Hemmm...” Naraya: “Bantulah dia kalau menurutmu itu baik, Mama kenal dia, dia anak baik dan pekerja keras,” Sean: “Siapa Ma?” Naraya: “Greysie Natalie,”
9.315.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 458 kali sebagai mo yan
Baca
+Pustaka
Kinan

Kinan

Cepat pilih yang kau mau Kinan merengek pelan. "Pria selanjutnya pasti lebih parah "Aku tidak punya banyak waktu, cepat pilih Kinan lagi-lagi mendengus kesal, ia menarik asal foto tersebut tanpa memikirkannya terlebih dahul "Emm, oke." Noah memperlihatkan foto pria yang harus Kinan temui besok. "Darren, 29 tahun, Koki di sebuah restoran ternama
108.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 180 kali sebagai mo yan
Baca
+Pustaka
Hello, Mantan!

Hello, Mantan!

“Yoi, Mas. Gue juga udah siap-siap mau balik, kok.” Megantara mengangguk kecil, meski tahu itu tidak terlihat. Langkahnya berhenti tepat di samping mobil. Ia membuka kunci dengan satu klik pelan, lampu mobil berkedip singkat. “Sekali lagi,” katanya, sedikit lebih pelan kali ini, “Makasih, Men.” Di seberang, Carmen tertawa kecil. “Udah kayak orang formal banget sih, Mas,” godanya. “Santai aja kali.”
1014.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 297 kali sebagai mo yan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status