Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Moonlight Kiss

Moonlight Kiss

Tabung-tabung kaca berisi cairan ungu dengan tutup yang memiliki pengaman tebal dan lampu indikator berwarna hijau berjajar secara tegak di dalam koper tersebut. “Oh Tuhan, itu....Shit....Bukankah itu?” mulutku tergagap melihat benda di pangkuan Doni. Doni mengangguk saat melihat reaksiku, “Bu Sophie, ini adalah Moonlight Kiss, senjata kimia yang kita lihat di dalam video. Dan bukan hanya itu,” Doni mengeluarkan sebuah kotak kecil seukuran flash-C. Tidak. Itu memang flash-C. “Aku juga memiliki catatan dan video seluruh uji coba Moonlight Kiss,” sambung Doni.
3.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai moonveil
Baca
+Pustaka
DEMONice

DEMONice

Aku berkedip dua kali. Apa yang baru saja dia katakan? Aku imut, suaraku imut. Dan aku terlihat sangat polos? Betulkah? “Ngomong-ngomong, saya Celine Buenavista, dan Anda?” “Aku Eunike…” tambahku. "Neraka seperti di H E L L?" "Ya." "Dingin! Oh, tunggu... sepertinya aku pernah mendengarnya sebelumnya." Dia menggaruk rambutnya.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai moonveil
Baca
+Pustaka
Mistpouffer

Mistpouffer

Dia tahu jika kekuatan siren itu adalah kekuatan yang sangat hebat, tapi dia tidak menyangka jika Aruna memilikinya. “Seriusan? Kamu keren banget! Berarti Sirius enggak punya kemampuan itu ya? Matanya Sirius warnanya coklat,” ucap Namika. “Iya. Kayaknya Sirius agak protektif dengan Velia karena dia punya mata biru. Dia takut kalau orang-orang itu berhasil menculik Velia dan mengeksploitasi dia. Soalnya aku pernah kejadian gitu.” Namika langsung membulatkan matanya dan memegang bahu Aruna. “Seriusan? Tapi kamu gapapa kan? Soalnya tadi kamu bilang kamu belum pernah menggunakannya kan?”
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai moonveil
Baca
+Pustaka
REVEAL

REVEAL

Rooftop itu terlihat kosong, tidak ada tempat persembunyian yang pasti aman untuknya. Dengan lelah, Eleena pasrah ketika melihat seseorang berpakaian hitam yang sama seperti ia lihat sebelumnya di dalam mimpi. Eleena penasaran dengan apa yang akan terjadi padanya bila laki-laki itu menangkapnya. Eleena memberanikan dirinya untuk menghadapi laki-laki tersebut, tapi sangat tidak disangka lagi-lagi orang itu menggenggam sebuah pisau, kali ini pisau yang lebih besar dari yang ia lihat sebelumnya. Namun, terlihat sudah ada noda darah di pisau tersebut.
106.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai moonveil
Baca
+Pustaka
Viona

Viona

Viona mencengkram erat bantal yang dia dekap di balik selimut tebal yang menutup tubuhnya sampai dada. Helaan napas panjang keluar dari hidung seorang wanita yang tengah memandangi Viona, wanita itu tidak lain Lina. Dia meletakkan nampan berisi susu dan dua potong roti bakar ke atas nakas, kemudian menarik selimut Viona sampai menutup seluruh badannya.
1069.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai moonveil
Tampilkan Ulasan (20)
Baca
+Pustaka
Sari Yanti
terima kasih sdh buat cerita nya bgs ga bertele2 ,, tp sayang cerita nya ada yg di gantung,, itu knp tiba2 Dimas pergi ke luar negeri tanpa alasan,, dan apa yg di katakan om Anton sm keluarga nya Levin kok tiba2 berubah JD baik,,, bikin penasaran ...,, klu bisa bikin lanjutan nya dong ...,,,
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
SHIELD

SHIELD

Oktober 2020 Fandi menatap kedua tangan Petra, lalu menatap kedua mata anak buahnya itu. Fandi maju, tanpa rasa takut dia meninggikan nada suaranya. “Lepaskan Cahaya, atau ...” Fandi mengepalkan tangannya. “Kalian semua akan mati di tanganku.”
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai moonveil
Baca
+Pustaka
Sweet Revenge

Sweet Revenge

Sweet Revenge Dalam keheningan mereka terdiam dengan pikiran masing-masing. Di sebuah danau yang sangat indah dipandang, dengan cahaya matahari pagi yang memantul dengan indahnya menimbulkan warna pelangi. Sebuah mobil X-Pander terparkir di tepi danau. Stela hanya terdiam duduk di sebelah laki-laki yang berpakaian jas hitam dan celana dasar. Memandang layar pipih ditangannya, Dafin berdecak lalu mengusap kasar wajahnya.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai moonveil
Baca
+Pustaka
Our Luna

Our Luna

pamit Chiara pada Januar. Setelah berpamitan, Chiara meninggalkan Januar sendirian ditempat itu.gadis manis itu berjalan tergesa gesa karena dikejar waktu. Ketika punggung Chiara tak terlihat lagi, Januar mengeluarkan ponsel seraya menekan kombinasi angka untuk menghubungi seseorang. Tak lama, panggilannya pun diangkat. “Sepertinya Moon Goddes sengaja mengujimu. Kurasa, ini akan jauh lebih sulit dari yang kita duga, bos. Karena sang Luna tak percaya akan keberadaan kita sebagai kaum werewolf.” Ujar Januar dengan serius.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai moonveil
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status