Cinta Untuk Regan
“Jangan bilang anakku murahan, dari tadi Ibuk sabar ngadepin kamu, tapi kamu bilang Valen murhan terus, kamu itu anak dari wanita murahan enggak pantas bilang Valen wanita murahan.”
Air mata menetes dipipiku. “Apa yang salah, bukannya emang bener anak Ibuk itu wanita murahan. Tunggu … apa Ibuk bilang tadi? Aku anak wanita murahan, apa itu artinya Ibuk juga sama seperti Valen?” Aku tertawa.
Entah kenapa rasa hormat untuk ibu sekarang seperti tak ada lagi, aku terlalu terluka untuk memikirkan rasa sakit orang lain.
Hot Chapters