Mantanku Kembali
Kue lembut dengan berbagai rasa, dari cokelat hingga stroberi, semuanya ada di dalamnya.
“Ya, aku ingat kamu suka yang ini. Aku juga membawa beberapa camilan khas dari kota yang kutuju,” kata Adrian sambil tersenyum bangga. “Aku ingin membuatmu senang setelah beberapa hari yang panjang.”
Hatiku terasa hangat mendengar perhatian dan usaha yang dia lakukan. Tanpa menunggu lebih lama, aku mengambil sepotong kue dan menggigitnya. Rasa manisnya langsung memenuhi mulutku, dan aku tidak bisa menahan senyum. “Ini enak sekali! Terima kasih, sayang,” kataku sambil mengunyah kue dengan penuh rasa syukur.
Hot Chapters