KUTUKAN DARAH EMAS
Dinginnya malam menusuk hingga ke tulang, bukan dingin biasa, melainkan dingin yang membawa bau sihir dan panik yang kental.
Lembah Naga, yang selama ini menjadi tempat persembunyian yang dipercaya aman, kini bergetar hebat di bawah goncangan energi yang destruktif. Rey, yang baru berusia hitungan jam, berada dalam pelukan Ibunya, Alisa. Goncangan tubuh bayi itu terasa seperti denyut waktu yang makin menipis; setiap detik adalah kemewahan yang mereka tak lagi miliki. Ayah Rey, Jaron, menginjak tanah berlumpur, setiap langkahnya menghasilkan bunyi kecipak yang terasa terlalu nyaring, mengkhianati usaha mereka untuk sunyi di tengah kekacauan.
Bab Populer