Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pangeran Langit Mencari Cinta

Pangeran Langit Mencari Cinta

Kami buru-buru menghabiskan makanan tersebut karena harus segera meninggalkan rumah untuk mencari pekerjaan. “Bagaimana pun juga, hari ini masing-masing dari kita harus bisa mendapatkan pekerjaan,” kata Nari setelah makanannya habis. “Kalian masih ingat dengan apa yang aku katakan kemarin, kan?” Pikiranku langsung melayang ke hari kemarin. Nari sepanjang malam sibuk menjelaskan hal ini dan itu mengenai kehidupan di bumi, mulai dari penjelasan mendasar hingga tingkat menengah. Ia sudah seperti guru yang sedang mengajari murid yang masih kecil. Katanya, dia sudah tak mau lagi membereskan kekacauan yang ditimbulkan oleh tingkah kami bertiga.
108.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 312 kali sebagai nanti kita cerita hari ini
Baca
+Pustaka
Suami yang Tak Diinginkan

Suami yang Tak Diinginkan

"Jadi gimana, Sayang? Kita rujuk hari ini?" Bersambung. Jangan jadi hulk, kak. Siang nanti aku update lagi ya... Makasih udah setia baca novel ini. Dan jangan lupa baca novel aku yang udah tamat juga yuk, kak.
1091.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai nanti kita cerita hari ini
Baca
+Pustaka
Dear Joy

Dear Joy

“Kita juga yang terlalu santai sampai lupa diri. Seandainya mau lebih berusaha dari awal, sudah pasti hari ini juga akan menjadi hari yang sangat menyenangkan.” Aku dan Cintia masih setia menunggu dan melanjutkan percakapan bodoh kami di luar. Ini adalah tentang bagaimana saat tua nanti. Apakah setelah kami pulang ke kota masing-masing dan memiliki hidup masing-masing kami masih akan bisa saling menyapa? Ah, memikirkan bagaimana satu per satu akan saling melupakan rasanya sedikit sakit.
107.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 191 kali sebagai nanti kita cerita hari ini
Baca
+Pustaka
Black Mirror (Indonesia)

Black Mirror (Indonesia)

tanya Nara singkat. Aku menatapnya cemas, tapi aku rasa aku sudah tidak bisa mundur. Ralat, lebih teptya aku tidak boleh mundur demi kebaikan kami semua. Jadi apa boleh buat, aku akan mengatakan semuanya. “Sebelumnya aku ingin sedikit bercerita." Aku menjeda kalimatku untuk memilih rangkaian kata yang tepat sebagai awal dari cerita panjang yang melelahkan ini. Sayangnya aku tidak pandai merangkai kata, jadi kuputuskan untuk mengatakan apa adanya saja.
105.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145 kali sebagai nanti kita cerita hari ini
Baca
+Pustaka
Tersandung Cinta Tuan Muda

Tersandung Cinta Tuan Muda

“Aku hanya ingin duduk di luar benteng, menunggumu membukakan pintu dengan rela.” Hening. Angin bertiup pelan, membawa aroma bunga rumput liar. Naira menarik napas panjang, lalu berkata, “Kalau begitu, mulai sekarang... mari kita mulai dari nol. Bukan dari apa yang dulu pernah ada. Tapi dari apa yang bisa kita bangun hari ini.”
1.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai nanti kita cerita hari ini
Baca
+Pustaka
Midnight In Manhattan

Midnight In Manhattan

ucap Bara, lebih kepada dirinya sendiri. Nara menatap cangkirnya. "Dan kamu dulu ... tiba-tiba pergi." Bara tampak menahan napas. Tapi Nara menggeleng cepat. "Tapi pagi ini, aku nggak mau bicara tentang masa lalu." Bara mengangguk pelan. "Jadi kamu mau bicara tentang hari ini?" Nara memandangnya lama. "Mungkin aku cuma ... mau duduk bareng kamu lagi. Mau tahu rasanya seperti apa."
10707 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai nanti kita cerita hari ini
Baca
+Pustaka
Naik Ranjang CEO

Naik Ranjang CEO

"Jangan-jangan?" Bersambung Ges masih ada yang nunggu gak sih? 😌 InsyaaAllah cerita ini akan diupdate sehari dua kali ya 🤗😍
9.827.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 838 kali sebagai nanti kita cerita hari ini
Baca
+Pustaka
PERNIKAHAN PELUNAS HUTANG

PERNIKAHAN PELUNAS HUTANG

Ara dan Atha juga sangat begitu antusias menyambut datangnya hari ini. Lain halnya dengan Nania yang pagi itu tidak bisa meninggalkan Kana pada Amerta. Karena pagi ini, Kana sedikit lebih rewel dibanding hari sebelumnya, mungkin karena suasana hari ini jauh lebih ramai dibanding hari-hari sebelumnya. “Sepertinya, hari ini akan jadi cerita baru yang akan selalu kita ingat,” ucap Amerta yang berdiri di teras.
9.99.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 255 kali sebagai nanti kita cerita hari ini
Tampilkan Ulasan (35)
Baca
+Pustaka
UmiLily
Cerita yang diawali konflik berat, tapi dibacanya tetap terasa ringan. Bahasanya ngalir meskipun ada beberapa typo. Salah satu bacaan on going yang menemani hari-hariku belakangan ini. Semangat nulis ya Kak An
LilyAnnie
Alhamdulillah sudah tamat. Terima kasih buat kalian yang sudah membersamai cerita ini selama beberapa bulan. terima kasih untuk segala dukungannya dan mohon maaf bila banyak kurangnya ya ... sampai jumpa di tulisan saya berukut
Baca Semua Ulasan
Istri Buruk Rupa

Istri Buruk Rupa

lanjutku seraya memberi hormat. “Tidak apa apa bu Hesti, saya malah senang sekali jika bisa bermanfaat untuk orang lain. Besok ke sini lagi ya, kan saya belum menceritakan kisah cinta saya,” ucap bu RT. “Wah, iya bu RT, saya juga penasaran, tadi sibuk belajar merias wajah,” ucap bu Anna. “Besok, besok saya akan menceritakan, jadi bu Anna dan bu Hesti harus datang lagi,” ucap bu RT.
9.518.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 678 kali sebagai nanti kita cerita hari ini
Baca
+Pustaka
Hotel Bekas Pembunuhan

Hotel Bekas Pembunuhan

Masih banyak kisah menarik yang bisa mereka ceritakan, tapi nanti aja, kapan-kapan dilanjut lagi. Sekian cerita kali ini.
8.314.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 553 kali sebagai nanti kita cerita hari ini
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status