Warning: Bos Galak!
Bayangkan saja, empat menit berarti dia sudah kehilangan banyak waktu untuk melakukan hal yang berguna yang siapa tahu bisa menghasilkan miliaran.
"Jadi, kamu mau makan apa?"
"Nasi Padang, dengan sambal hijau secentong, bagian ayamnya yang paha. Pahanya harus yang sebelah kanan."
"Kamu ini ribet, tidak heran kalau tidak kaya-kaya."
Semakin dihina, Nesta semakin bersemangat. "Itu belum selesai, Pak. Saya ingin yang melayani adalah abang yang masih muda, tampan, matanya harus yang sipit."
Hot Chapters