Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Obsesi Mantan Suami: Dikira Mandul, Kini Mengandung Anak Konglomerat

Obsesi Mantan Suami: Dikira Mandul, Kini Mengandung Anak Konglomerat

"Nenekmu tadi sedang bersih-bersih rumah, tiba-tiba dia jatuh dari bangku. Sekarang dia sudah di rumah sakit. Hari ini Tante lagi tugas, masih ada dua operasi lagi, jadi benar-benar nggak bisa ke sana. Cepatlah ke rumah sakit dan lihat keadaan Nenek." Tante Camilla adalah seorang perawat yang setiap hari sangat sibuk. Saat ini dia benar-benar panik dan tidak tahu harus berbuat apa. Padahal dia juga tenaga medis. Namun, ketika anggota keluarganya sendiri yang sakit, dia malah tidak bisa membantu. Setelah menenangkan tantenya, Camilla segera naik taksi menuju rumah sakit. Neneknya terbaring di ranjang rumah sakit dengan wajah pucat. Dia sudah tidak sadarkan diri.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai nenek di rumah sakit
Baca
+Pustaka
Liontin Pemikat Hasrat

Liontin Pemikat Hasrat

pikir Aizar sambil termenung di balik kemudi di dalam mobilnya. Sesampainya di rumah, Aizar bertemu dengan Nek Ariyanti di ruang depan, hatinya terasa mulai tak enak melihat raut wajah neneknya itu tampak tegang, “Benar Debby dirawat di rumah sakit?” Nek Ariyanti menyambutnya dengan pertanyaan. “I-iya, Nek, aku baru balik dari rumah sakit,” jelas Aizar.
1039.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai nenek di rumah sakit
Baca
+Pustaka
Jebakan Bidadari Rumah Sakit

Jebakan Bidadari Rumah Sakit

Aku agak linglung untuk sesaat, tapi harusnya bukan masalah besar karena rumah sakit kami sudah mengimpor obat-obatan itu sejak awal. Jadi, aku berkata dengan acuh tak acuh, “Kalau gitu, apa kau bakal berikan bonus yang kau janjikan?” Sebenarrnya saat ini, aku sudah tidak menaruh harapan lagi. “Baik. Kau datang ke gudang di belakang rumah sakit. Aku berikan kau uang tunai.” “Lagian, hal-hal seperti ini lebih baik jangan diketahui oleh orang lain.”
3.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai nenek di rumah sakit
Baca
+Pustaka
Kekasihku Meninggalkanku di Hari Pernikahan

Kekasihku Meninggalkanku di Hari Pernikahan

Cederanya sangat parah. Diego yang berbaring di ranjang rumah sakit terus memanggilku. Dia berharap aku datang untuk menjenguknya. Ibu Diego meneleponku, menyuruhku datang untuk melihat anaknya. Ketika nenekku muntah darah di pesta nikahku, ibu Diego sama sekali tidak peduli. Kini, dia malah memintaku datang? Aku pun menolaknya tanpa ragu sedikit pun.
7.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 196 kali sebagai nenek di rumah sakit
Baca
+Pustaka
Cinta Ugal-ugalan Bos Tampan

Cinta Ugal-ugalan Bos Tampan

“Sudah, Fika. Tenangkan dirimu, jangan berdebat di depan nenekmu. Sekarang lebih baik kamu segera membawanya ke rumah sakit agar nenekmu mendapatkan perawatan khusus.” Fika memegang tangan neneknya. Tangan itu sudah dingin, tak ada lagi gerakan napas yang samar di dadanya. Fika mengguncang-guncangkan tubuh neneknya. “Nenek? Nenek bangun, Nek!”
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai nenek di rumah sakit
Baca
+Pustaka
Ketika Cinta Ugal-Ugalan Itu Pergi

Ketika Cinta Ugal-Ugalan Itu Pergi

Tiba-tiba, aku merasa kasihan pada Nelly. "Dia dirawat di rumah sakit mana?" tanyaku. "Di rumah sakit di kota kami. Kondisinya sangat mengenaskan. Tubuhnya penuh luka sampai hampir nggak bisa dikenali lagi," kata Ibu sambil terisak. "Kok bisa sampai begitu?" tanyaku sambil menangis.
9.685.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai nenek di rumah sakit
Baca
+Pustaka
Menikah Denganku

Menikah Denganku

"Sial! Polisi brengsek itu mengejar kita." "William!" "Itu dia! Aku dapat." William berbelok memasuki pelataran rumah sakit begitu mata kelamnya melihat bangunan putih itu. "Hal brengsek apalagi ini!" Kecepatannya melambat saat memasuki areal penurunan penumpang. Beriringan dengan kepalanya yang keluar jendela seraya menekan klakson keras-keras. "Minggir, sialan!"
97.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 298 kali sebagai nenek di rumah sakit
Baca
+Pustaka
Cermin Dari Nenek

Cermin Dari Nenek

Karena garis keturunannya yang sangat kuat maka itu Neneknya harus menyegel itu bila sewaktu-waktu pecah secara tidak sengaja. Tidak lama Lala datang dengan sepatu laras mini dengan topi, mereka bertiga berangkat menuju sawah. Lala tidak sadar kalau ada perubahan pada tubuhnya, sehelai rambut di pertengahan kepalanya berubah warna menjadi perak dan itu hanya Nenek, Gui Yin dan Merre yang tahu. "Nek, mau nggak ikut Lala tinggal di kota? Kalau Nenek di sini ngak ada yang rawat 'kan? Jadi ikut Lala aja yah?" Lala merangkul lengan Neneknya.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai nenek di rumah sakit
Baca
+Pustaka
Delia (Gadis Pengagum Senja)

Delia (Gadis Pengagum Senja)

Dengan wajah cemas Nenek khawatir dengan keselamatan mereka berdua. “Di rumah sakit nek.” Dengan polos Delia menjelaskan tujuannya ke Rumah Sakit. Nenek itu khawatir karena ia seperti melihat cucunya sendiri. Maka Nenek Tua itu berbaik hati mengantarkan mereka sampai menuju ke depan Rumah Sakit.
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 179 kali sebagai nenek di rumah sakit
Baca
+Pustaka
Mendadak Dinikahi Mas Nevan

Mendadak Dinikahi Mas Nevan

Ukiran wajahnya dan tubuhnya yang tegap seperti sebuah siluet tidak nyata. Butuh beberapa detik untuk akhirnya pandangan Ivy dan Nevan bertemu. Setelah kakek itu beranjak dengan langkah tertatih meninggalkan Nevan. Ada banyak tanya yang terurai dalam kepala Ivy. Pikirannya dijejali banyak kemungkinan mengapa lelaki itu masih berada di rumah sakit. Namun, kerongkongannya kembali menjadi pengecut. Mulutnya bebal enggan bersuara. Tentu saja Ivy memilih berbalik badan dan menuruti perintah hatinya untuk pergi dari sana.
101.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai nenek di rumah sakit
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status