تصفية بواسطة
تحديث الحالة
الجميعمستمرمكتمل
فرز
الجميعشائعتوصيةمعدلاتتحديث
Kulepaskan Suami Berengsekku

Kulepaskan Suami Berengsekku

"Aku pikir rumah sakit itu adalah tempat yang baik, adil, serta ramah. Tapi meski aku sudah membayar biaya rawat inap, nenekku tetap diusir dari ruang perawatan oleh dokter dan perawat di rumah sakit." Sherra terisak, air mata jatuh dari sudut matanya. "Nenekku sekarang tinggal di koridor rumah sakit. Orang yang mengambil ruang perawatan nenekku sangat kaya. Di belakangnya ada orang yang membantu mereka. Aku nggak bisa melawan." Susan mengerutkan kening dalam-dalam. "Apa? Ayo kita langsung ke rumah sakit untuk melihatnya sekarang."
8.9143.1K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 5.7K مرة ضمن nenek di rumah sakit
قراءة
+مكتبة
Penyesalan Mertua Jahat

Penyesalan Mertua Jahat

"Sarah … Sarah bangun Nak, Sarah," panggil Neni sambil menepuk-nepuk pelan pipi Sarah membuat Sarah terusik. "Eugh," lenguhan kecil keluar dari mulutnya membuat Neni langsung menghela nafas lega. "Huh … Alhamdulillah," "Kita ke rumah sakit ya Nak," ajak Neni yang sudah panik yang dibalas gelengan oleh Sarah. "Gak usah Ma, uangnya buat yang lain aja nanti juga sembuh kok," jawab Sarah membuat Neni memejamkan mata sejenak.
104.4K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 96 مرة ضمن nenek di rumah sakit
قراءة
+مكتبة
Bayi Telantar di Rumah Sakit

Bayi Telantar di Rumah Sakit

tanya Bu Maharani tampak terkejut mendengar ayah mertuanya masuk rumah sakit. "Oke, Pah. Sekarang juga Mama dan Deva langsung ke rumah sakit." Bu Maharani sudah selesai melakukan panggilan telepon. "Opa dirawat di rumah sakit lagi, Ma?" tanya Radeva ikut panik. "Iya, ayo sekarang kita ke rumah sakit!" Tiga puluh menit kemudian, Radeva dan mamanya sudah berdiri di samping ranjang rumah sakit dimana seorang pria tua berbaring lemah dengan beberapa selang menempel di tubuh rentanya.
3.0K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 88 مرة ضمن nenek di rumah sakit
قراءة
+مكتبة
Pewaris Tunggal Berdarah Dingin

Pewaris Tunggal Berdarah Dingin

Zee menyayangkan perpisahan akan terjadi secepat ini. "Oh, itu kabar bagus. Selamat." "Sebentar lagi juga kamu pasti bisa menyusulku keluar dari rumah sakit ini." Walau Zee tidak pernah tahu sampai sekarang penyakit apa yang diderita Niken. Untuk sekedar bertanya saja, dirasa kurang sopan jika bukan Niken sendiri yang menceritakannya secara suka rela. "Andaikan bisa begitu." Niken menundukan kepalanya menatap ujung sandal rumah sakit yang menyentuh tembok balkon.
1.4K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 38 مرة ضمن nenek di rumah sakit
قراءة
+مكتبة
ANAK TUKANG CUCI PIRING

ANAK TUKANG CUCI PIRING

Mataku terasa membesar saat menyadari sosok Nek Warsih. “Sedang apa kamu di sini? Bukannya seharusnya kamu berada di Rumah Sakit?” lanjutnya. “Nenek sendiri, sedang apa di sini?” “Ini. Beli kain.” Dia mengangkat kantung kresek berwarna hitam berukuran besar. “Kamu pisah rumah ya sama Imas? Kenapa?” tanyanya membuatku enggan melangkah lagi. “Tidak,” jawabku berdusta.
1060.7K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 1.3K مرة ضمن nenek di rumah sakit
قراءة
+مكتبة
Suruh Siapa Kawin Lagi

Suruh Siapa Kawin Lagi

Mas Haikal dan Bidan itu keluar, beberapa menit kemudian Mas Haikal masuk lagi ke dalam. "Kata bidan, kita harus bawa Neneng ke rumah sakit besar, dia ga bisa ditangani di sini harus dirujuk ke sana, sebentar lagi ambulans-nya siap," ujar Mas Haikal yang terlihat cemas. "Ya Allah, Neneng sayang, anak Ibu yang kuat, Nak," ungkap Bu Minah bercampur dengan suara isakan. Ambulans sudah siap, barang-barang Neneng juga sudah dimasukkan ke dalam tas semuanya, mereka berangkat ke rumah sakit sedangkan aku masih tetap di sini melihat bayi Neneng di dalam inkubator.
1011.5K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 299 مرة ضمن nenek di rumah sakit
قراءة
+مكتبة
Adilkah Jika Hanya Aku Yang Terluka

Adilkah Jika Hanya Aku Yang Terluka

"Tapi apakah saya bisa melihat kondisi Nenek saya terlebih dahulu?" Gio mengangguk dan mengantarkan Nalaa untuk melihat kondisi Neneknya di rumah sakit yang sama. Air mata wanita cantik itu mulai berjatuhan saat melihat banyak alat medis yang melekat di tubuh wanita paruh baya tersebut. "Kamu akan sembuh, Nek! Nalaa akan berjuang dan bertahan demi Nenek." Keesokan harinya, Nalaa sudah bisa duduk meskipun masih lemah. Dia mengenakan baju rumah sakit, dan wajahnya sedikit lebih segar.
782 وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 17 مرة ضمن nenek di rumah sakit
قراءة
+مكتبة
Ranjang Panas Istri Kedua

Ranjang Panas Istri Kedua

Senja mengernyitkan keningnya. "Ya Nek ada apa?" "Bolehkah saya menumpang? Saya harus pergi ke rumah sakit. Cucu saya sakit. Saya nggak ada yang kalau untuk naik kendaraan umum." "Ehm! Tapi saya terburu buru. Anak saya sebentar lagi pulang sekolah!" "Rumah sakitnya ada di ujung jalan ini. Tolong saya." Si Nenek menangis.
1014.1K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 562 مرة ضمن nenek di rumah sakit
قراءة
+مكتبة
Terjerat Hasrat Ayah Mertua

Terjerat Hasrat Ayah Mertua

Wajah seorang wanita tua yang masih terlihat elegan muncul di layar. Diana tampak sedang duduk di atas ranjang rumah sakit dengan selang infus di tangannya, pemandangan yang selalu berhasil membuat pertahanan Adelio runtuh. "Adelio, kamu masih di kantor atau sudah di rumah?" "Sudah di rumah, Nek. Nenek bagaimana? Kata dokter tensinya sudah turun?"
10130.3K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 3.0K مرة ضمن nenek di rumah sakit
قراءة
+مكتبة
IBUKU PELAKOR

IBUKU PELAKOR

Yang ada di bagian paling depan rumah sakit. "Nek, Divya mau lihat Satria dulu." Aku bangkit, tak sabar ingin melihat keadaan Satria. "Nenek melu," kata Nenek mau ikut ke dalam juga. Kugandeng tangan Nenek, agar bersama-sama masuk ke ruang UGD. Bulek Ratmi menunggu di luar. Arsen tak boleh dibawa ke dalam, Bulek Ratmi mengapa, demi menjaga Arsen.
8.821.0K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 420 مرة ضمن nenek di rumah sakit
قراءة
+مكتبة
السابق
1
...
5678910
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status