Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terdamparnya Sang Putri Duyung

Terdamparnya Sang Putri Duyung

Enam bulan telah berlalu sejak peristiwa di Kuil Api Amrita. Langit malam di atas Jakarta kini dihiasi oleh sebuah konstelasi bintang baru yang memancarkan cahaya biru dan merah, sebuah pengingat abadi akan Naya Kirana dan pengorbanan dirinya. Bagi dunia, itu adalah fenomena astronomi yang misterius. Bagi Arjuna Wiratama, itu adalah Naya Kirana, senyumnya yang kini menjadi bagian dari alam semesta.
1.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai niat mandi gerhana bulan
Baca
+Pustaka
PANGGUNG HEBOH

PANGGUNG HEBOH

“Capcus. Mau kagak?” “Apa kita ngerampok aja?” “Ih, jijay....” “Kenapa emangnya?” “Gak sebanding hasilnya.” “Taunya?” “Kemarin ada orang nyuri kalendar.” “Trus?” “Dapet deh 12 bulan. Gerhana surya deh. Hihihi...” “Artinya gerhana surya?” “Gerah! Ah gitu aja gak tau. Dasar lambreta.”
7.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 250 kali sebagai niat mandi gerhana bulan
Baca
+Pustaka
Renggali

Renggali

Mata yang saling memandang, dengan senyum dia berbisik di telinga Riska. Memang cinta itu bagaikan pedang bermata dua. Bisa membuat bahagia, dan juga sebaliknya. Seperti roda yang berputar! terkadang melayang tinggi, dan juga bisa terjun jatuh dengan berbagai ranjau di bawahnya. Saking miripnya dengan pohon sakura yang hanya ada di jepang? Orang-orang setempat juga menyebut pohon ini adalah pohon sakura Gayo. Namun? Itu hanya sebuah julukan saja.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai niat mandi gerhana bulan
Baca
+Pustaka
Mandul

Mandul

"Katakan, apalagi setelah ini? Aku benar-benar hina. Aku benar-benar telah hancur! Kenapa? Kenapa begini?" Dengan langkah tertatih, Riri berjalan terseok menuju kamar mandi. Membersihkan diri dari jamahan lelaki gila yang baru saja dia temui. "Dasar! Semua lelaki memang binatang!" desis Riri dibawah guyuran air shower. Tiba-tiba kedua netranya menatap lekat kearah bathup yang berisi air hangat. Tanpa berfikir dua kali Riri menenggelamkan diri didalam bathup.
105.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 186 kali sebagai niat mandi gerhana bulan
Baca
+Pustaka
Sihir Cinta Sang Rembulan

Sihir Cinta Sang Rembulan

Quesha mendongakkan kepalanya ke atas, matanya bisa melihat jelas rembulan bersinar terang, tapi matanya tidak merasakan sakit, berbeda dengan Nick yang telah menutup dengan telapak tangan, sinarnya begitu kuat sehingga Nick tidak bisa menahannya. "Rembulan itu sangat cantik, aku seperti ingin naik ke atas sana, tapi entah kapan aku bisa naik ke atas sana, suatu hari di dalam mimpi yang indah, aku bisa naik bersama suami dan anakku," batin Quesha. Nick menggandeng tangan Quesha, mereka berjalan meninggalkan taman dan rembulan yang masih menatap wanita itu. Sang rembulan yang ada di atas melihat dan bisa mendengar apa yang dibicarakan mereka berdua.
104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 175 kali sebagai niat mandi gerhana bulan
Baca
+Pustaka
JERITAN MALAM PENGANTIN

JERITAN MALAM PENGANTIN

dengkus Melly. "Ya benar, gue juga setuju sebelum arwah Luna meneror kampung ini seperti kejadian Mbak Asih--kita harus lebih dulu menyelesaikannya kasihan kan para warga pasti sudah sangat lelah dengan perkara teror hantu seperti ini!" sambung Hanif. Ridwan dan Meli pun mengangguk setuju kini perlahan matahari mulai terbenam dan malam pun telah tiba kembali.
1065.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai niat mandi gerhana bulan
Baca
+Pustaka
Finding Nami  ( INDONESIA )

Finding Nami ( INDONESIA )

"Kita bisa ngobrol di rumah kakak, kenapa harus di sini?" "Suasana di sini lebih menyenangkan, langit malam ini terlihat cerah. Lihatlah di atas banyak bintang bertaburan di langit." Nami melihat ke atas, di mana James menunjuk dengan jari telunjuknya. "Benar, langit di sini sangat indah karena belum ada polusi." "Ayo duduklah," pinta James dan Nami mengikuti James untuk duduk di batu karang.
1012.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 420 kali sebagai niat mandi gerhana bulan
Baca
+Pustaka
Jiwa Nyasar (Kau adalah aku)

Jiwa Nyasar (Kau adalah aku)

Ah, Cici tidak dapat melihat langsung siapa yang sedang diajak Prita berbicara sebenarnya. "Mare tunggu!" teriak Prita dan berhasil mencegah Mare pergi. Mare memutar tubuhnya dan melihat keberadaan seorang gadis familiar di hadapannya. "Kau? Ada apa kau mencariku?" tanya Mare pada Prita. "Sebentar lagi ada gerhana bulan merah. Itu kesempatanku–" Rupanya Mare tidak membiarkan Prita untuk meneruskan kata-katanya.
1014.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 461 kali sebagai niat mandi gerhana bulan
Baca
+Pustaka
Istri Tuli Yang Kau Buang

Istri Tuli Yang Kau Buang

Bab 33 Tak mau kembali ke masa lalu Bulan purnama blue moon jatuh di, tanggal terakhir di bulan delapan, bersinar bersinar terang. Ada yang menganggap, fenomena langka ini sebagai pintu gerbang doa. Konon, tiap doa yang dipanjatkan akan mudah terkabul.
1021.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 709 kali sebagai niat mandi gerhana bulan
Baca
+Pustaka
Shewolf

Shewolf

Tak ayal, pemuda yang menanyakan suatu hal padanya tersebut langsung menggelengkan kepalanya melihat tingkah spontan kakaknya. “Ya Tuhan, Vian! Bulan masih terbit dari timur dan hari ini tidak ada fenomena Super Blood Moon, Super Moon, Blue Moon, Red Moon, atau apalah itu. Tapi mengapa tiba-tiba kau menanyakan tentang mate padaku?” Gadis itu langsung mencerca dengan ocehannya tentang bulan dan mendekatkan wajahnya ke arah pemuda itu. Merasa jarak mereka terlalu dekat, pemuda itu sedikit memundurkan wajahnya.
1014.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 541 kali sebagai niat mandi gerhana bulan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status