Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bos Aroganku Ternyata Suami Dadakanku

Bos Aroganku Ternyata Suami Dadakanku

Senyum Leona semakin lebar belike iklan pepgoden. "Bentar dulu ya, sayang. Mas masih lemes. Punya mas juga belum bangun lagi. Kamu juga pasti capek, kan? Nih buktinya." Nathan mengelap keringat di dahi Leona penuh kelembutan. "Istri mas sampai basah kuyup keringat." *** Ke esokkan pagi di rumah keluarga Leonath (Leo dan Nathan) "Bi? Ini kok ayam-ayamnya belum disembelih. Kalau nggak dipotong-potong bisa terlambat nanti." Khawatir Bu Leni saat sedang di kandang ayam.
8.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 328 kali sebagai niat potong ayam
Baca
+Pustaka
Kesandung Cinta Dokter Brondong

Kesandung Cinta Dokter Brondong

kata Nirmala. “Iya, tadi Nia beli soto ayam sekalian Nia bangunin mbak Gita dan Caca buat makan bareng.” Nia tau patah hati kakaknya selalu berbanding lurus dengan malas makan. Karena itu dia sengaja membeli soto ayam kesukaan kakaknya. “OK.” “Mbak …” Ragu Nia memandang adonan donat di depannya. “banyak banget bikin donatnya? Apa ada yang pesan langsung ke Mbak?”
109.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 323 kali sebagai niat potong ayam
Baca
+Pustaka
Istri Kontrak Mantan Kakak Ipar

Istri Kontrak Mantan Kakak Ipar

Karena ada sesuatu juga William bisa menyindir seperti itu. “Yah mau siapa yang menggoda dan digoda, yang pasti kamu harus coba ayam panggangnya, enak banget loh, kamu pasti suka, asam dan manis, enak pake banget deh!” ujar Naftalie sambil mengangkat tangannya untuk memanggil pelayan.
1015.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 379 kali sebagai niat potong ayam
Baca
+Pustaka
Kau Bisa Apa Tanpaku, Mas?

Kau Bisa Apa Tanpaku, Mas?

tanya Bian sumringah ketika menemukan Najwa di dapur. "Iya," jawab Najwa singkat. "Mau masak apa, nih?" tanya Bian lagi. "Capcay sama ayam goreng." "Kedengarannya enak. Tapi... kenapa ayamnya cuma dua potong aja, Sayang? Kan, kita ada empat orang. Ada Ibu, Salma kamu dan aku."
8.567.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai niat potong ayam
Baca
+Pustaka
DISELINGKUHI SUAMI, DIKEJAR CEO TENGIL

DISELINGKUHI SUAMI, DIKEJAR CEO TENGIL

ucapnya dengan mata berembun. "Maaf, ya, Nad. Aku sudah lama meninggalkan resto." "Aku senang kamu kembali, Ai." "Aku juga, Nad. Akhirnya, aku bisa mengelola kembali resto orang tuaku." "Tapi, Ai. Ada sedikit masalah, Raja ayam potong sudah tidak bisa mengirim ayam mentah lagi. Tadi, orang suruhan kita mendatangi usaha Raja ayam potong yang ternyata sedang mengalami musibah. Peternakkan ayam mereka dilalap si jago merah. Kita harus mencari lagi pemasok bahan mentah yang bisa dipercaya, Ai," jelas Nadia.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai niat potong ayam
Baca
+Pustaka
MEREBUT HATIMU

MEREBUT HATIMU

Ustadz Sofyan setuju. "Bagaimana denganmu, Ric?" Jatmiko menatap Rico yang kebetulan tengah menyuap pepes yang dibicarakannya. Rico mengangguk. "Nah ayo rasain yang lain, Ustadz. Ini cateringnya Ibu Nurani cocok di lidah. Pas bumbunya," Jatmiko mulai mencicipi ayam saos tomat segar , serta perkedel kentang, serta sayur sop kacang merah sebagai penutup.
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai niat potong ayam
Baca
+Pustaka
Office Girl yang Dihina Ternyata Kaya Raya

Office Girl yang Dihina Ternyata Kaya Raya

"Ayolah jangan terperdaya. Dia menggodaku hanya untuk mengambil hartaku." *** "Pak, harganya satu potong berapa?" Penjual ayam krispi itu lantas menunjukkan papan harga yang tertempel di gerobak. "Satu potong 15 ribu?!" pekik Nirmala syok melihat harganya yang ternyata jauh lebih tinggi dari bayangannya. Nirmala lantas memandang penjual ayam itu memelas. "Pak, apa nggak ada yang dibawah 10 ribu?"
102.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai niat potong ayam
Baca
+Pustaka
Nona, Yakin Nggak Mau?

Nona, Yakin Nggak Mau?

sahut Viona sambil menuangkan air panas ke dalam cangkir. "Tolong kerokin aku." Viona yang sedang menuang air langsung berhenti. "Hah? Apa?" "Kerokin badanku." Viona mengernyit bingung. "Itu apa?" Reno ikut terdiam beberapa detik. "Kamu nggak tahu kerokan?" Viona menggeleng. "Nggak." Reno menghela napas pelan. "Di Indonesia, aku kadang kalau masuk angin biasanya punggung dikerok pakai minyak angin sama koin."
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai niat potong ayam
Baca
+Pustaka
TERIKAT PERJODOHAN

TERIKAT PERJODOHAN

“Yang, nambah ayamnya dong,” pinta Niel sembari menunjuk menu mana yang dirinya inginkan. “Jangan yang gede, Yang. Pilih yang kecil aja. Takut nggak abis.” “Hem..”
106.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 158 kali sebagai niat potong ayam
Baca
+Pustaka
Tetanggaku Rajin (Minta)

Tetanggaku Rajin (Minta)

ujar Bu RT. Ibu-ibu sibuk memilih sayuran dan bahan makanan lain yang mereka butuhkan, aku mengambil beberapa papan tempe, lalu bertanya pada Kang sayur. “Akang, ada bawa ayam potong?” tanyaku pada Kang sayur. “Ada, Neng. Ayam potong lagi murah loh ini, bu ibu,” ujar kang sayur kepada ibu-ibu.
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 222 kali sebagai niat potong ayam
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status