Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Purnama

Purnama

Mereka semua lebih tua dari Purnama karena Bintang dan Purnama memang terpaut 5 tahun. Purnama tidak kenal siapa pun di ruangan itu, ia terus saja di samping Bintang. "Bin!" Seorang perempuan berambut lurus sebahu yang ditata rapi memanggil Bintang. Bintang menyambutnya dengan senyum lalu mereka saling bersalaman. "Siapa nih, Bin?" "Bini gue," "Kenalin, gue Alice. Mantannya Bintang. Mantan terindah," ucap Alice seraya tersenyum menggoda.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai nie huaisang
Baca
+Pustaka
Dijodohin

Dijodohin

PoV Salsa Halo, Permisah. Ada kabar gembira nih. Kalau hari yang ditunggu-tunggu akhirnya datang juga. Gw mau honeymoon, Permisah. Gw seneng banget. Setelah melalui hari-hari yang melelahkan akhirnya itu semua berlalu gakk terasa dan gw mendapatkan nilai Uas yang cukup menyenangkan. "Hati-hati di sana, ya," pesan nyokap tercinta.
109.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 264 kali sebagai nie huaisang
Baca
+Pustaka
Handa

Handa

sambungnya. "Baiklah, ayo!" ajak Satria sambil mengulurkan tangannya pada Handa. Handa berpamitan sambil mencium punggung tangan Harris dan Lisa yang sudah menjadi mertuanya. Lisa tampak berat melepas menantunya tersebut, hingga dia mencium kedia pipi Handa dan pucuk kepalanya, tanpa Lisa sadari bulir-bulir bening menetes mengiringi kepergian Handa.
1034.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 759 kali sebagai nie huaisang
Baca
+Pustaka
CEO Yang Hilang Ingatan

CEO Yang Hilang Ingatan

Wulan menggeliat, ia kembali membuka matanya, "Ali, Ai Love yu." ***CEO Yang Hilang Ingatan*** The End. Terima kasih, hatur nuhun, gomawo buat semua pembaca yang sudah mengikuti cerita ini hingga akhir. Semoga kita bisa berjumpa di cerita saya yang lain. Salam …. Lope you pull gaiss..
1033.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai nie huaisang
Baca
+Pustaka
Penakluk Sihir Iblis

Penakluk Sihir Iblis

Dia ditemani Baili Yunhua yang pagi ini tampak anggun dan cantik dalam balutan hanfu birunya. “Surga tersembunyi,” jawab Baili Yunhua singkat. Suaranya pelan tetapi penuh makna. Membuat Jian Huànyǐng terdiam sejenak, terhanyut dalam bayangan yang diciptakan oleh kata-kata itu.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai nie huaisang
Baca
+Pustaka
Membalas Hinaan Mantan Suami

Membalas Hinaan Mantan Suami

Ting [Rista, aku rindu padamu] Mual sekali aku membacanya. Tadi pagi menghinaku dan Ara, siang ini dia rindu padaku. Benar-benar pagi kedelai sore jadi tempe. Aku hapus pesannya, kemudian memblokir nomor baru yang digunakan Mas Bagas. Aku benar-benar ingin menjauh dari mantan suami dan keluarganya yang gila harta. Ting
8.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 299 kali sebagai nie huaisang
Baca
+Pustaka
Shen Xiao

Shen Xiao

Pria bernama Li Juan sang pedagang yang terkenal di kota dengan bisnis besarnya sebagai penjual rempah-rempah ataupun juga tanaman obat-obatan yang biasa digunakan untuk membuat obat. Ia terkejut ketika menoleh ke samping melihat sosok pemuda berparas rupawan tengah berdiri tanpa eksperesi dibantu oleh tongkatnya. "Shen Xiao, apa kamu terbangun karena mendengar suara kami tadi?" ujarnya langsung bertanya. Mengenai ia mengetahui nama Shen Xiao, itu dikarenakan Shen Xiao menjawab dengan lirihan pelan ketika Li Juan menanyai namanya.
106.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 191 kali sebagai nie huaisang
Baca
+Pustaka
SUAMIKU YANG BAPAK HINA

SUAMIKU YANG BAPAK HINA

Berulang kali dia coba, tetapi tetap tidak bisa terhubung. Mela mengetik satu nomor lagi. Dia masih menyimpan nomor Safina. Tidak ada lagi yang selama ini baik dan mengerti dia kecuali Safina. Tidak lama, terdengar suara dari seberang sana. “Hallo! Assalamu’alaikum! Siapa ini, ya?” suara dari seberang sana. “Wa’alaikumsalam! Ini Mela, Fin! Ini benar ‘kan Safina?” tanya wanita itu sambil duduk di teras rumah Sika.
1013.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 286 kali sebagai nie huaisang
Baca
+Pustaka
HIATUS

HIATUS

Kubelai dagunya yang runcing sambil menanti bibir itu menyebutkan sebuah nama. “Siti.” Singkat, bibir itu berucap. Aku merasa dia menggantung sesuatu. “Lanjutkan belaianmu jika ingin kulanjutkan apa nama panjangnya,” ujar Tuan Harraz dengan senyuman menggoda. “Nafsha.” Tanganku turun mengusap bahunya yang kokoh. Tuan Harraz semakin melebarkan senyum dan melanjutkan satu kalimat terakhir, “Hara.”
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai nie huaisang
Baca
+Pustaka
Sang Bangsawan

Sang Bangsawan

ucap seorang wanita bertubuh cukup tinggi dengan rambut pirang kecokelatan, Angela. Perawakannya hampir seperti Mariana, namun bedanya Angela lebih berisi dan kulitnya pun hampir seputih porselen. Bibirnya yang merah, dengan rambut diikat kuda tinggi. Pakaian bangsawannya sedikit terbuka, hingga memperlihatkan dengan jelas kulit putih mulusnya. Aslan tidak tahu siapa Angela ini, namun sedari tadi Aslan dapat mengetahui bahwa Albert bermain mata dengannya.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai nie huaisang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status