Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bareksa

Bareksa

Isinya sungguh di luar perkiraan Nala: satu set lightstick dan miniatur personel grup penyanyi laki-laki dari negeri gingseng. Padma dan Dewi terdiam sejenak, menatap lightstick tersebut dalam-dalam. Tepat pada waktunya, Nala menyumpal kedua telinganya dengan jari, karena kedua sahabatnya itu langsung menjerit-jerit hingga suara serak. "Ya ampun Padma! Kamu jadi ikut jastip*) kak Elena?! Aku kira kamu bercanda!" "Ya enggaklah! By the way ini limited edition, nggak dijual disini! Harganya agak mahal tapi ..."
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai no wa basmalah gralind real
Baca
+Pustaka
Warning: Bos Galak!

Warning: Bos Galak!

"Sah?" "SAH!" Diiringi doa yang panjang dan khidmat di situ Nesta tahu dia sudah halal buat Viano. Dan, pada akhirnya dapat juga jatah unboxing isi di balik baju Viano yang sudah dari kapan hari bikin Nesta mupeng. Pertama dapat jatah salim tangan dulu, terus dikecup di kening sama Viano. Fotographer bilang tahan dulu, Nesta pikir itu sebuah anugrah.
24.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 153 kali sebagai no wa basmalah gralind real
Baca
+Pustaka
Wagiman

Wagiman

Saat aku, Vina dan Yoga ngobrol tiba-tiba pembawa acara berbicara lagi mengumumkan beberapa kriteria juara lagi. “Juara favorit adalah peserta nomor 18 dengan nama Wagiman,” ucap pembawa acara dengan meriah. “Maaaannnn… kamu berhasil menang,” ucap Vina sembari loncat-loncat. “Emang kenapa kalau berhasil menang?” tanyaku dengan respon datar. “Kamu bakal dapat uang dan pekerjaan dari agency,” jawab Vina dengan antusias. “Alhamdullilah..,” ucapku sembari berteriak dengan senang.
9.29.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 350 kali sebagai no wa basmalah gralind real
Baca
+Pustaka
Koma

Koma

GERIMIS Gerimis ing latar omah Nelesi lemah garing Kaya-kaya ngece ati iki Ati kang tansah garing Ananging kui gur cerita lawas Dina iki Waktu iki Ati garing wes teles kebes Geting Geting karo gerimis kang gebyur ati iki Kang gawe uripku ruwet Kang gawe atiku ketar-ketir Gerimis metuk udan Udan metuk gerimis Lungo ninggalke lemah teles Meneng-meneng suket tukul ana ing kana Slirahmu sek tak getingi Slirahmu sek gawe awakku guyu Rasa-rasa mendung Maleh dadi rasa tresno Duh, gusti matursuwun Sekabehane puji kagungane. panjenengan
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai no wa basmalah gralind real
Baca
+Pustaka
Dilamar Presdir yang Menyamar

Dilamar Presdir yang Menyamar

“Angkat telepon saya. Boby.” Isi pesan itu membuat Nawa gemetar. Bagaimana sang mertua tahu nomornya? Ah, Nawa lupa. Bukankah mereka bukan orang sembarangan? Panggilan dari nomor itu kembali berdering. Nawa pun mengangkatnya setelah banyak membaca basmalah. Ia masuk sempurna ke dalam kamar. “Assalamualaikum,” sapa Nawa.
9.946.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai no wa basmalah gralind real
Baca
+Pustaka
Godaan Nakal Brondong Manis

Godaan Nakal Brondong Manis

Iseng aku memotret Cokelat yang sudah ku gigit itu lalu memostingnya di akun Wa dengan caption. 'Semoga hari ini semanis cokelat'. 'kluung' 1 notifikasi dan 1 reaction masuk. "Senyummu lebih manis dari cokelat manapun." Jason mengomentari Story ku. Karena sudah mengirimkan cokelat aku memilih menganggapi komennya. "Ya ya, terima kasih cokelatnya." balas ku kemudian. "Sama - sama Manies." hu uh untung jalur pribadi kalau post di I* or F* di jamin banyak yang kepo.
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai no wa basmalah gralind real
Baca
+Pustaka
Kubalas Hinaanmu, Mas!

Kubalas Hinaanmu, Mas!

RENCANA RESIGN "APA? SERIUS?" Wulandari hampir menyemburkan gulai patin yang tengah dimakannya bersama Arini di teras mushola swalayan Basmalah. Wanita itu melotot tak percaya dengan apa yang dikatakan Arini. Buru-buru dia menenggak air putih di botol minumnya hingga sisa separuh.
998.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai no wa basmalah gralind real
Baca
+Pustaka
Garwa, Satu Hati Sampai Nanti

Garwa, Satu Hati Sampai Nanti

Happy Reading ***** Yanti mengucap basmalah sebelum mengenakan gamis dan jilbab. Mulai detik ini juga, perempuan itu membulatkan tekad untuk menutup seluruh aurat sesuai dengan kewajiban syariat. Memantapkan langkah pergi menemui sang suami. Sebelumnya, perempuan itu sudah menghubungi Ismoyo dan mengatakan akan datang ke minimarket walau lewat chat. Hari ini semua harus jelas, apa sebenarnya di balik semua ini.
109.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 279 kali sebagai no wa basmalah gralind real
Baca
+Pustaka
Istri Tanpa Nafkah (Batin)

Istri Tanpa Nafkah (Batin)

“Nggak, Mukidi.” Nabila tergelak tawa. Namun bukan ia tak tahu SBY yang dimaksud oleh temannya itu. SBY yang Risa maksud adalah salah satu kota terbesar di Jawa Timur yang terkenal dengan makanan khasnya almond crispy-nya—seperti yang tengah Risa berikan padanya saat ini. “Langsung masukin ke laci aja, Bil. Nggak enak sama temen yang lain. Soalnya cuma kamu yang aku kasih. Coz cuma dikit.”
1035.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai no wa basmalah gralind real
Baca
+Pustaka
Noda di Balik Cadar Aluna

Noda di Balik Cadar Aluna

Hamzah mengeluarkan sebuah gelang bertabur berlian dengan merk ternama. "Aaah, Ya Allah ... Mas, Jazaakillahu khayr, terima kasih banyak, Mas." Aluna merasa sangat tidak percaya jika Hamzah selama ini ternyata memperhatikannya ketika melihat-lihat katalog barang mahal di ponselnya. "Bagaimana Mas bisa tau?" tanya Aluna yang masih tidak percaya dengan gelang mewah yang kini melingkar di pergelangan tangan kanannya.
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai no wa basmalah gralind real
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status