Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
TAK TERDUGA, PRIA TULI ITU KAYA RAYA

TAK TERDUGA, PRIA TULI ITU KAYA RAYA

Laras menarik napanya dalam-dalam dan mengembuskannya dengan pelan. “Aku harus membereskan satu per satu sesuatu yang menghalangi jalanku. Aku tak akan membiarkan David berbaikan dengan Bintara apalagi Bintara sampai menerima kembali David dalam hidupnya. Jika itu terjadi, maka kesialan akan terjadi padaku. Lebih runyam lagi ketika Rusmini kembali pada mereka. UGH! Aku tak akan membiarkan itu terjadi, tidak akan!” Laras memandang ke arah luar di mana David memasuki mobil Viona. Suara ketukan pintu terdengar. Laras menoleh pada Sonny yang baru saja membuka pintu kamarnya. Senyuman manis terbit di bibir Laras.
2.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai noe row dan laras
Baca
+Pustaka
Tertawan Cinta Bodyguard Tampan

Tertawan Cinta Bodyguard Tampan

Padahal dulu dia gadis yang begitu ceria dan aktif. “Laras ... ini aku, Dion.” Dion perlahan mendekat pada Laras dan menjulurkan tangannya. Laras seperti menggeram dan tak beranjak dari posisinya. Pandangan matanya yang kosong lantas naik menatap Dion yang perlahan berjalan ke arahnya. Ia menjulurkan tangan agar Laras mau memberikan potongan kaca di tangannya. Perlahan dengan senyuman penuh kasih sayang, Dion memegang tangan Laras dan melepaskan potongan kaca yang digenggamnya sampai tangannya berdarah.
105.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 177 kali sebagai noe row dan laras
Baca
+Pustaka
Tuduhan Mandul dari Mertua dan Adik Ipar

Tuduhan Mandul dari Mertua dan Adik Ipar

Di sana hanya tercetak satu strip, negatif! Laras menatap pedih bayi cantik dalam gendongan Bu Intan. Reva tampak menatap Laras prihatin. Ia hanya memberi kode lewat ekor matanya agar Laras lebih bersabar lagi untuk menghadapi tabiat mertuanya. Laras hanya membalas dengan anggukan kepala, samar.
12.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 392 kali sebagai noe row dan laras
Baca
+Pustaka
JURNALIS JENIUS MENGUNGKAP MISTERI PEMBUNUHAN

JURNALIS JENIUS MENGUNGKAP MISTERI PEMBUNUHAN

kata Raka dengan marah. Lara tidak mundur. "I never back down from a fight." Sementara itu, Danu berhasil melumpuhkan beberapa anak buah Raka, mendekati Raka yang sedang bertarung dengan Lara. "This ends now, Raka," kata Danu dengan tegas. Raka tertawa dingin. "You really think you can stop me? You're a fool, Danu."
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai noe row dan laras
Baca
+Pustaka
Bayang di Balik Kabut

Bayang di Balik Kabut

Dan di sanalah, api itu menyala. Ketegangan di antara mereka bertiga bisa dipotong dengan pisau. Ravien, sahabat lama yang kini berubah menjadi teka-teki, menatap Laras seperti menimbang apakah ia masih orang yang sama seperti dulu. Laras berdiri tegak, menjaga jarak. Senara di sisinya, siap bertindak kalau Ravien berbuat aneh. Ravien (menunduk sedikit): “Laras, kau masih ingat apa yang kita cari dulu di antara reruntuhan Kota Lumeria?”
938 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai noe row dan laras
Baca
+Pustaka
Terjerat Skandal Berbahaya Sang Presdir

Terjerat Skandal Berbahaya Sang Presdir

Laras menepis tangan salah satu pria yang menyentuh pundak dan rambutnya, "Namamu Laras, kan? Aku Dani, temannya Winda." Dani mengulurkan tangannya meraih tangan Laras sambil tersenyum. Laras menepis tangannya kasar. "Astaga, kamu cukup galak juga." Dani terkekeh lalu menatap Laras dengan tatapan nakal. Teman-temannya tertawa kecil. "Kamu sangat cantik, sayangnya kamu janda. Kamu pasti sangat kesepian."
107.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 263 kali sebagai noe row dan laras
Baca
+Pustaka
Gadis Desa Itu Istri CEO

Gadis Desa Itu Istri CEO

Dan Laras di hadapannya bukan lagi wanita yang dulu ia kenal, melainkan lawan yang siap menjatuhkannya. Namun di balik tatapan dingin itu, Rey bisa merasakan sesuatu yang lain. Seperti ada luka yang tersimpan, ada rasa yang belum selesai. Ia tahu, jika salah langkah hari ini, ia tidak hanya akan kehilangan posisi dan reputasinya, tapi juga kemungkinan terakhir untuk memiliki Laras selamanya.
719 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai noe row dan laras
Baca
+Pustaka
Gairah di Balik Tirai Kehidupan

Gairah di Balik Tirai Kehidupan

"Dan Laras bukan hadiah yang bisa diperebutkan. Dia manusia dengan pilihan dan kehendaknya sendiri." Tawa pahit Reno memecah keheningan. "Bicara soal kehendak? Setelah kau manipulasi situasi selama berbulan-bulan? Kau pikir aku tidak melihat caramu mendekatinya sedikit demi sedikit?" "Cukup!" Sebuah suara menginterupsi mereka. Laras berdiri di ambang pintu. Wajahnya pucat, rahangnya mengeras. Kedua pria itu langsung terdiam, terkejut dengan kehadirannya yang tiba-tiba.
3.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai noe row dan laras
Baca
+Pustaka
Lara Cinta

Lara Cinta

ujarnya dramatis. Deril tertawa geli, dengan tingkah berlebihan Zeva itu. “Please, jangan buat gue ketawa.” “Ril, kita sama-sama dewasa, lo juga mungkin tahu gue suka sama lo, tapi tenang saja, gue juga nggak minat jadi pelarian orang gagal move on. Gue benar-benar Cuma butuh tameng dari nyokap gue aja, dan lo adalah pilihan yang paling tepat.”
3.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai noe row dan laras
Baca
+Pustaka
Cinta itu Love

Cinta itu Love

Dani membantu Laras untuk bebas. "Kebiasaan," ujar Dewi, menatap Laras kesal. Laras hanya menyunggingkan senyum, Dani menyuruh Laras pergi dengan mengibaskan telapak tangan. "Udah sana, Neng. Nanti Mamih nggak bisa berhenti."
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai noe row dan laras
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status