Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
WRONG TURN

WRONG TURN

Yeah, dari rasa sakitnya, kurasa bahuku patah dengan luka menganga lebar, sisi baiknya kurasa pernapasanku baik. “Berhentilah bergerak,” Tino berkata. Dia terdengar seolah dia menahan sakit dan aku mengerutkan dahiku. “Kau-oke?” “Aku? Aku baik-baik saja.” Dia membalas. “Hei, kau tidak perlu berteriak padaku!” Gabe berkata dengan marah, berbicara pada telepon Tino.
1014.7K viewsCompletedAdded to Library 395 Times as not fine
Read
+Library
UNPLACED

UNPLACED

Yang penting dia tidak memberikan foto orang lain. “Okelah, muka lo agak mirip dengan yang online. Lah, body lo? Gue pernah tanya dan lo jawabnya kalau nggak sehat ya proporsional,” lanjut Bhari. “Eh, lo jauh dari itu. Gentong lebih tepat. Atau buntelan kentut.”
103.0K viewsOngoingAdded to Library 81 Times as not fine
Read
+Library
FANS

FANS

kata Nara pada seorang ABG yang sepertinya tertarik membeli. "Saya mau nyari yang anti air, Kak. Ada ?" "Ada, Kak, yang seri ini," jawab Nara dengan ramah menunjukkan produk sesuai yang calon pembeli inginkan. "Mahal banget, Kak. Yang dua sejutaan ada gak ?" "Aduh maaf, belum ada, loh." "Ah, kurang canggih," kata ABG itu lalu pergi.
2.8K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as not fine
Read
+Library
Difficult

Difficult

Leo mengangguk dengan yakin “Tante Tari mudah di dekatin jadi nggak perlu bantuan kamu, lagipula Tere lebih dekat sama Zee dan Dona jadi lebih enak langsung sama mereka dibandingkan kamu, ada Lucas yang siap membantu.” “FINE!” Leo berkata dengan frustasi “Silakan keluar dari apartemenku.” Endi tersenyum melihat reaksi Leo “Aku mau tidur disini, sudah terlalu malam.” Beranjak dari tempat sofa “Ajak ke restoran milik kita, nanti aku bantu bicara sama Anggi.”
6.7K viewsCompletedAdded to Library 247 Times as not fine
Read
+Library
Home

Home

47 Sayang: Mas, tadi pas check in kamu kan gaikut masuk. Lupa bilang kalau kartu kamar yang satunya aku titipin di resepsionis. Aku udah bilang nama kamu kok jd nanti tinggal sebut nama aja. Aku lagi mager banget turun ke bawah mas maaf ya :(( ] ["Kenapa? Istri lo nge-chat?"] "Iya," jawabnya pelan. "Gue tutup dulu ya. Makasih sudah angkat telepon dari gue."
1013.0K viewsCompletedAdded to Library 273 Times as not fine
Read
+Library
Alice

Alice

My babu Gatha Gak modal banget lu Aurisat Bodoamat, yang punya aja gak ngomel Lialol Gas kan ae lah, gw juga bosen dirumah Nialos Aku gak ikut, adek ku sakit Aurisat Yaelah ribet amat tinggal telantarin aja My babu Gatha Sesat Lialol 2 Nialos 3 Alice cantik Setuju nih gw sama Auri My babu Gatha Ketuanya aja udah sesat, apalagi anggotanya Alice cantik Kalau mau kerumah gw, mending gak usah ke apart gw aja Aurisat OTW (read) Alice menutup ponselnya ia segera membersihkan badan dan pergi ke apartemennya. Alice memang punya Apartemen sendiri dengan uangnya sendiri, tidak ada yang tau termasuk keluarganya.
105.9K viewsOn holdAdded to Library 142 Times as not fine
Read
+Library
Bukan Pilihan

Bukan Pilihan

Apakah karena terlalu sering mandi subuh ya? Selayang pandang, Alex sedang berbicara di telepon. Wajahnya serius. Diana tahu apa yang sedang dibicarakan. Mereka menemukan kejanggalan pada laporan keuangan dari club milik Alex yang berlokasi di pinggir kota. Mungkin mereka pikir tidak akan ketahuan jika membuat mark up sedikit di sana-sini. Meskipun mark up per item nominalnya tidak seberapa, tapi jika dijumlahkan ternyata besar.
1012.0K viewsCompletedAdded to Library 300 Times as not fine
Read
+Library
TimeLess

TimeLess

Timpal Robby. "Tidak bolehkah?" Ucap Jonatan menggoda Robby. "No Way." Balas Robby tegas dengan mengerutkan dahi. "Aku lebih senang bersamamu, dari pada bersama gadis-gadis keganjenan itu. mereka hanya melihat uangku, dan mereka tidak selevel denganku. Ku rasa hanya kamu dan Keiko yang bisa masuk dalam level ku." Ucap Jonatan yang membuat Robby semakin cemberut.
9.95.1K viewsCompletedAdded to Library 132 Times as not fine
Read
+Library
NINE

NINE

Dia pasti akan datang. Gadis itu tersenyum, orang ini punya selera bagus dengan meminta pembunuhan di tengah keramaian, sungguh tantangan yang memacu adrenalin. Yah ... walau korban ini satu kota dengan insiden kemarin. Hmm, banyak juga yang membenci penduduk kota itu. Nama ke-2; Altezza Fortue, 22 tahun, di rumahnya, kemungkinan dia tak akan ikut ke pesta karena sakit.
104.8K viewsCompletedAdded to Library 114 Times as not fine
Read
+Library
Unexpected

Unexpected

Tanpa kesulitan bergerak, Helena memindahkan omelet buatannya dari frypan ke piring saji. Tanpa berniat menjauhkan kepalanya yang kini tertumpu pada bahu Helena, Felix terkekeh. “Tidak ada alasan khusus yang mendasarinya. Aku suka saja mengusap perutmu yang rata,” jawabnya tanpa menghentikan usapan telapak tangannya. “Di dalam perutmu tidak mungkin akan ada bayinya, karena selama ini kita selalu bermain aman,” imbuhnya dengan santai.
9.838.3K viewsCompletedAdded to Library 842 Times as not fine
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status