Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Jangan Menolakku

Jangan Menolakku

"Van, boleh ya aku minta nomornya Fatim." Pak Kafi sepertinya benar benar berusaha hingga mengulang lagi permintaannya pada Evan saat mereka bertiga di dalam lift. "Sudah kok, Pak. Sudah saya kirim ke aplikasi warna hijau milik bapak." jawab Evan, dengan layar ponsel yang ia pegang menghadap ke arah pak Kafi. "Makasih ya, Van." jawab pak Kafi dengan mata yang berbinar binar.
104.8K viewsCompletedAdded to Library 120 Times as not with me download
Read
+Library
Hug Me!

Hug Me!

Amarahnya seperti gunung meletus, yang tak terbendung. “Keparat memang!” Melisa terus komat kamit, sambil melihat layar ponsel Bara. Darah Melisa mendidih membaca seluruh chat Bara dengan Intan. Tanpa berfikir panjang, Melisa mengeledah tas kerja Bara, benar ada nota pembelian cincin. “Bangsat. Bajingan!” umpat Melisa sambil meremas-remas nota.
1016.5K viewsCompletedAdded to Library 543 Times as not with me download
Read
+Library
Why Not?

Why Not?

“Hape lo mana?” Nadira menukar ponselnya dengan ponsel Rheyner. “Mati, nih. Lupa bawa powerbank.” “Di mobil ada. Mau gue ambilin?” “Nggak usah. Siapa juga yang mau hubungin. Tadi aku udah izin orang kantor, kok.” “Jomlo, sih!” ledek Rheyner. “Gara-gara siapa aku masih jomlo?” Nadira melirik Rheyner sinis.
107.0K viewsCompletedAdded to Library 203 Times as not with me download
Read
+Library
Me

Me

Faktanya, keluarga Lea memang banyak membantu Nana hingga dia bisa berkuliah. Kring-kring Sebuah notifikasi masuk terdengar dari balik saku Lea, dia mengambil smartphonenya dan melihat siapa yang telah mengganggu jalan santainya. Disana tertulis Rebin, dan mengirim sebuah file berbentuk p*f. Lea terlihat sedikit gembira, dia segera membalas pesan tersebut ddngan ucapan yang paling baik dari hanya sekedar terima kasih.
2.6K viewsOngoingAdded to Library 81 Times as not with me download
Read
+Library
Me and You

Me and You

“Kau belajar secara diam-diam.” “Tidak, aku tidak mau.” Aku menolak, resikonya terlalu besar. Kalau sampai Ibu dan Ayahku tahu, bukan hanya aku yang akan mendapatkan masalah. Genta pun akan terkena imbasnya. “Kalau sampai nanti ketahuan, kau juga akan kena, Gen.” “Apa kau punya ide lain?” tanyanya. Aku menggeleng. “Kalau kau tidak punya ide lain. Jangan coba menolak ideku ini. Pikirkan baik-baik. Sudah sore, aku pulang dulu ya? Salam untuk Ibumu.”
102.7K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as not with me download
Read
+Library
Me & My Ex

Me & My Ex

katanya. "Iya ini memang model terbaru, belum diskon soalnya. Tapi buat kamu special mama belikan satu." Wanita paruh baya itu tersenyum senang. Apalagi putrinya langsung mencoba di depan kaca. "Ih, makasih loh, Ma." Alena memeluk mama dengan erat. "Suka?" "Banget." "Tapi harus dipakai." "Iya nanti Alen pakai," katanya.
1043.5K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as not with me download
Read
+Library
A Part of Me

A Part of Me

0 gue susun playlist secara acak, asal suka dan ngerasa ini “gue banget” Ternyata lagu yang dipopulerkan oleh Joe Million dengan judul It’s Alive ini cukup membuat gue hari ini percaya diri, karena ya bagaimana pun ini hidup gue. Tidak ada salahnya untuk melakukan apapun sesuai keinginan hati, selama tidak mengganggu orang lain. Tetapi namanya manusia tetap punya otak, walaupun jarang sekali dipakai. Paling-paling guna utamanya untuk memikirkan hal-hal tidak penting, seperti ucapan orang lain?
2.1K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as not with me download
Read
+Library
Can is mine

Can is mine

Mager banget dah gue Enggak! Ini penting, kalau perlu gue deh yang kerumah lo! Eh kagak usah, iya iya gue deh yang nemuin lo. Kita ketemu di pantai biasa ya, sekalian gue juga pengen ngangin. L eo menghembuskan napas kasar, bergegas keluar dari kafe tanpa membalas pesan dari Tika. Pikirnya, ia harus lebih dulu sampai di pantai favorit mereka sebelum Tika.
1010.3K viewsCompletedAdded to Library 298 Times as not with me download
Read
+Library
Help Me

Help Me

Roberth menyerahkan sebuah cangkir dengan isi yang sama seperti tempo lalu, sesuai dugaan itu adalah teh cornelian cherry. Violence menerima cangkir itu dan segera meminum isinya tanpa memikirkan hal lain. Tak disangka, rasanya manis sedikit asam dan begitu enak. Melihat Violence yang tampak menikmati isi cangkir yang diberikan padanya, Roberth tersenyum tipis. "Maafkan Amber karena memaksamu untuk memakan daging di bagian itu, rasanya memang tidak enak" Roberth mengejek gadis muda yang berada tak jauh darinya.
1.5K viewsOngoingAdded to Library 31 Times as not with me download
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status