Luka Cinta Aluna
Tidak ingin ketahuan, Aluna segera berdiri dan memperbaiki selimut yang menutupi tubuh Zolan.
Aluna menuju meja yang menjadi tempat favoritnya dalam kamar. Sebelum belajar, ia mengambil diary yang sudah di siapkan khusus untuk menceritakan kisah tentang Zolan. Bertekad akan memulai tulisan setelah malam pertama. Aluna mulai merangkai kata, polpen bertinta hijau sedang menari di atas kertas. Tidak banyak, Aluna hanya menulis satu lembar. Setelahnya, Aluna menatap Zolan dari jauh, tersenyum. "Aku harus yakin, suatu saat kamu akan berubah!" lirih Aluna.
Hot Chapters