Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bunga Biru

Bunga Biru

“Awalnya hanya ingin mencari tempat yang tenang. Tapi kota ini terasa berbeda.” “Berbeda bagaimana?” “Saat pertama kali membuka pagar rumah yang saya sewa, seluruh pekarangannya dipenuhi bunga biru. Tidak banyak, tapi cukup untuk membuat saya berhenti beberapa detik. Rasanya seperti disambut tanpa kata.” Evelune terdiam. Bunga biru selalu punya makna yang tak bisa ia jelaskan pada orang lain. “Mungkin Fleur d’Azur,” katanya pelan. “Bunga liar yang tumbuh di tanah lembap dekat pesisir. Tidak banyak yang memperhatikannya, tapi ia selalu kembali.”
10699 viewsOngoingAdded to Library 16 Times as novel biru laut
Read
+Library
Bukan Perawan

Bukan Perawan

Biru tidak menanggapi, dia duduk di kursi meja kerja. Pria itu menarik pinggang Jingga yang terkesiap kemudian bokongnya mendarat di pangkuan Biru. “Coba kamu baca novelnya, bagus … penuh halu seorang wanita.” Biru bersarkasme, dia memberikan novel itu kepada Jingga. “Maksudnya?” Kening Jingga mengerut bingung sembari menerima novel itu dari tangan Biru.
1074.7K viewsCompletedAdded to Library 2.9K Times as novel biru laut
Read
+Library
Maaf, Om, Saya Masih Punya Suami!

Maaf, Om, Saya Masih Punya Suami!

Tidak biasanya dan Hanun berpikir keras bahwa pasti ada yang membuat Renata meng-invite akun media sosialnya. Sementara itu, Biru sudah tiba sejak siang di rumah Ki Gendis. Lelaki yang konon katanya bisa membawa aura kebaikan untuk Biru dan juga bisa memberikan santet pada korban yang dipesan. Biru baru saja keluar dari sebuah kamar setelah ia berendam selama tiga jam di dalam kendi. Air kendi itu sangat dingin sehingga tubuh Biru menggigil, tetapi demi memuluskan niatnya, maka pria itu pun menghalalkan segala cara agar hidupnya aman bersama Marissa.
1029.4K viewsCompletedAdded to Library 704 Times as novel biru laut
Read
+Library
Suamiku Bukan yang Kukira

Suamiku Bukan yang Kukira

Aku tidak tahu bagaimana aku bisa berpindah, tapi dalam sekejap tubuhku terasa ringan, seperti partikel yang ditarik gravitasi lain. Warna biru mengelilingiku, dan di bawah sana, cahaya-cahaya kecil menari di kedalaman, membentuk simbol yang kukenal: lambang Magnolia, lima kelopak menyala lembut. Suara Ira kembali, kini langsung di kepalaku, tanpa sumber. “Sekarang kau tahu, Sinta, bahwa laut bukan air. Ia adalah tempat di mana kata-kata pertama manusia tenggelam dan menunggu untuk dibaca kembali.”
863 viewsOngoingAdded to Library 24 Times as novel biru laut
Read
+Library
Kado Biru Istriku

Kado Biru Istriku

Kado Biru Istriku "Dek, ini uang bulanan buat kamu. Ingat, digunakan sebaik mungkin. Jangan belanja yang nggak perlu." Andin menerima pemberian uang dariku tanpa suara. Uang itu segera diletakkannya di atas nakas begitu saja tanpa menyimpannya dalam dompet seperti biasanya. Bahkan ia tidak menghitung berapa jumlah uang tersebut. Aneh, biasanya selalu ia hitung di hadapanku dan lalu mengeluh kalau uangnya kurang.
1065.9K viewsCompletedAdded to Library 2.2K Times as novel biru laut
Read
+Library
OH DUDA

OH DUDA

"Ke-kenapa nanyanya begitu?" "Lo kebiasaan, ya? Setiap ditanya ... malah nanya balik," ucap Biru. "Gue sebenarnya cuma penasaran sama naskah yang lagi gue garap. Di sini disebutkan kalau ngelihatin orang ganteng itu nikmat. Yah, kurang lebih seperti itulah dialognya. Gue mau dengar pendapat lo." Sial, Sakina kira Biru memergokinya yang sedang diam-diam melirik. Rupanya pria itu sedang membicarakan novel.
3.3K viewsCompletedAdded to Library 72 Times as novel biru laut
Read
+Library
Kisah Dari Bahari

Kisah Dari Bahari

Cukup untuknya berdiri di bawahnya tanpa ubun-ubunnya menyentuh papan. Dia masuk lewat depan dengan menaiki tangga. Ruangan yang ditemukanya adalah merupakan ruangan yang dipenuhi oleh pernak-pernik dan segala macam seni. Patung, kain batik, ukiran, tikar, dan bahkan terutama lukisan. Lukisan orang-orang yang terkena musibah banjir dari air berwarna darah mencuri pandangannya untuk sesaat. "Silahkan duduk," kata Lamin.
2.5K viewsOngoingAdded to Library 49 Times as novel biru laut
Read
+Library
Pendekar Naga Biru

Pendekar Naga Biru

Pasukan Naga Biru yang awalnya ditugaskan memburu Naga Kematian malahan menjadi buruan Naga Kematian itu sendiri. Saat itulah Candaka muncul di Kota Naga, berusaha mempelajari Kitab Naga Jingga di tempat yang menurutnya sepi ini. Tapi keputusannya ini malahan membawanya ke permasalahan baru yang lebih mengerikan alih-alih Iblis Naga Hitam yang dihadapinya sebelumnya. ***** “Kami Naga Kuno semuanya bermata biru, jadi berbeda dengan Naga Bumi dan Naga Dewa,” ujar Arjani.
9.8244.0K viewsCompletedAdded to Library 6.6K Times as novel biru laut
Show Reviews (60)
Read
+Library
KSATRIA PENGEMBARA
Izin promosi Thor… Baraka adalah SANG PEWARIS PARA DEWA yang telah diramalkan kelahirannya sejak Seribu Tahun Yang Lalu. Baraka memiliki takdir yang akan menjadi ujian bagi dirinya untuk naik kelangit dan menjadi seorang dewa. Baca kisahnya dalam : PENDEKAR KERA SAKTI
Zhu Phi
Baca buku baru othor ya tentang Kultivasi background Kerajaan. DEWI KULTIVATOR LANGIT Spin off Pendekar Naga Biru Di sini diceritakan perjalanan Xian Ling sebelum menjadi Pendekar Naga Geni di Nusantara. Sun Wu Long yg muncul sejenak saat akhir Pendekar Naga Biru banyak dikisahkan di sini.
Read All Reviews
Assalamualaikum, Ex-Husband!

Assalamualaikum, Ex-Husband!

Aku ingin menelpon Mas Seno, mengucapkan terima kasih, memberitahu kalau aku sekarang sudah di pantai Pekalongan, dan sekaligus bertanya tentang Biru di masa remajanya dulu. Aku sungguh penasaran. Harusnya, tidak begitu sih. Tapi, aku tidak ingin dihantui pertanyaan Melani. Tiba-tiba, sebuah SMS dari nomor tak dikenal membuat dadaku berdegup kencang. Aku membacanya sekilas, tapi aku berusaha mengabaikannya. Namun, sungguh aku sangat terganggu. Aku meremas jemariku dengan gemas, sementara Biru sudah berjalan menyusuri pantai, dan terlihat duduk di sebuah warung lesehan tepi laut. Ia melambai dengan senyumnya.
1021.0K viewsCompletedAdded to Library 503 Times as novel biru laut
Read
+Library
Istri Tak Dianggap

Istri Tak Dianggap

Ana mengawasi Romeo dan Sasi yang sedang berdebat tentang warna yang cocok untuk pemandangan yang baru saja digambar oleh Romeo. “Sungai biasanya berwarna hijau atau coklat kalau airnya keruh, Romi kenapa jadi biru begitu,” protes Sasi tak terima. “Ini bukan sungai mbak Sasi ini laut.” “Mana ada laut di dekat rumah seperti itu, memangnya kamu mau rumahmu diterjang ombak.” “Ish mbak Sasi ini rumah memang digunakan untuk mnginap saat kita ke laut.”
1020.0K viewsCompletedAdded to Library 760 Times as novel biru laut
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status