Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bertanggung Jawablah, Bos Arogan!

Bertanggung Jawablah, Bos Arogan!

Dokter Dominic selesai menerangkan resep yang nampak dilayar tab-nya. "Mau langsung dikirim dari apotik terdekat?" Samantha mengangguk. Segera dokter menekan tombol proses. "Ada lagi yang mau ditanyakan?" "Kenapa harus ada obat panas dokter?" "Itu bila diperlukan, karena biasanya anak akan panas hanya munculnya belakangan atau bisa juga tidak panas jika kondisi tubuhnya kuat, jadi untuk persiapan."
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai obat campak di apotik
Baca
+Pustaka
FANTASI LIAR IBU PADA SUAMIKU

FANTASI LIAR IBU PADA SUAMIKU

Sesekali Haris berteriak histeris, ia masih bisa merasakan rasa sakit, meski setengah tidak sadarkan diri. "Belikan aku obat-obatan ini di apotek!" perintah pria itu pada putrinya. Ada toko obat di kampung mereka. Satu-satunya di tempat paling ramai di kampung itu. "Baik, Pak." Mela segera pergi. Mereka memang bukan orang yang punya. Tapi, tidak sulit untuk keduanya menolong orang membutuhkan bantuan.
4.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai obat campak di apotik
Baca
+Pustaka
Suamiku Berandalan Sekolah

Suamiku Berandalan Sekolah

"Lo emang bandel, jadi nggak heran sih." "Ini obatnya, harus diminum juga," perintah Adelio, memberikan obat itu kepadaku. Aku menelan semua obat itu, memiliki empat macam seperti Helixime (Antibiotik), Paramol (Pusing, demam), Paratusin (flu, batuk, bersin-bersin), dan Cavicur (vitamin). Setelah itu, Adelio membantuku berbaring sambil menyelimuti diriku.
1010.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 417 kali sebagai obat campak di apotik
Baca
+Pustaka
Aunty Cantik untuk Daddy

Aunty Cantik untuk Daddy

Gemas. "Auntie, sekarang semuanya sudah siap. Let's go." Berniat menghentikan sebuah taksi, pening di kepala dan rasa panas yang semakin menyerang membuatku teringat bahwa apotik juga perlu mendapat kunjungan. Aku harus membeli beberapa obat penurun demam dan penghilang rasa sakit. Kebetulan, hanya sekitar 50m apotik berjajar rapi.
105.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai obat campak di apotik
Baca
+Pustaka
Rahasia Nakal Sang Mahasiswi

Rahasia Nakal Sang Mahasiswi

Hidungnya terasa tersumbat dan kepalanya mulai berdenyut berat, membuat dia ingin segera pulang ke apartemen untuk minum obat lalu tidur lelap sebelum nanti malam mengambil data di laboratorium. ​Camelia mendorong pintu kaca apotek, menyambut hembusan udara dingin dari pendingin ruangan yang langsung menerpa kulitnya dengan bau khas obat-obatan. Dia berjalan menuju meja kasir untuk memesan obat flu, demam, vitamin, dan satu kotak masker kesehatan. Sembari menunggu petugas apotek menyiapkan obat-obatannya, Camelia memilih duduk di kursi tunggu dan mengeluarkan ponselnya dari dalam saku jaket.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai obat campak di apotik
Baca
+Pustaka
Suami Wasiat sang Nona Muda

Suami Wasiat sang Nona Muda

“Tidak hanya satu toko, bahkan di lantai dasar tadi semua menjual produk obat-obatan kita. Bukankah obat-obatan milik kita harus dijual di apotik?” “Tidak juga.” Tristan menggeleng. “Ada beberapa obat yang bisa dijual secara bebas, misalnya vitamin untuk hewan, atau pestisida untuk tanaman, juga beberapa obat paracetamol yang sudah ditakar sesuai umur pengguna. Apa kamu tidak tahu itu?”
102.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai obat campak di apotik
Baca
+Pustaka
Awas Nyonya, Nanti Ketagihan!

Awas Nyonya, Nanti Ketagihan!

Setelah berjalan sekitar seratus meter dengan kepala yang kian berputar, ia melihat sebuah apotek kecil di pinggir jalan. ​Reni melangkah masuk ke dalam apotek yang sejuk karena pendingin ruangan. Aroma obat-obatan yang khas menyengat hidungnya. Ia menghampiri meja kasir dengan tubuh yang sedikit membungkuk menahan lemas. ​"Mbak... beli minyak angin aromaterapi sama vitamin penurun demam, satu," ucap Reni lirih kepada petugas apotek yang berjaga.
11.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 393 kali sebagai obat campak di apotik
Baca
+Pustaka
Achilles Heel

Achilles Heel

Jarak apotek tidak jauh dari kos jadi ia tidak perlu repot memesan taksi ataupun menunggu ojek datang. Ah syukur kata Achi dalam hati saat sampai di apotik dalam suasana sepi. “Obat sakit kepalanya." “Obat sakit kepala apa, mbak?” “***h**.” Apoteker itu mengangguk dan berkata, "silakan tunggu sebentar mbak."
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai obat campak di apotik
Baca
+Pustaka
Suamiku Terjerat Hubungan Terlarang

Suamiku Terjerat Hubungan Terlarang

titahnya sambil menunjuk sebuah apotek. Tanpa menjawab aku memarkirkan mobil di depan toko obat itu, menatap dia dari kejauhan, memperhatikan apa yang sedang ia beli. Penasaran. Aku turun dari kendaraanku dan menghampiri gadis kecil penuh misteri itu. “Tiga ratus lima puluh, Mbak,” jawab sang apoteker seraya menyodorkan kantung bening bergambar mangkuk dan ular sambil mengulas senyum.
1058.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai obat campak di apotik
Baca
+Pustaka
Istri Lusuhku Jadi CEO, Setelah Aku Ceraikan

Istri Lusuhku Jadi CEO, Setelah Aku Ceraikan

Dan mulai memeriksanya. Setelah tiga puluh menit, Calvin mendapatkan hasilnya. Obat itu punya kandungan kuat, zat pelumpuh saraf. Obat seperti ini, tidak di jual di apotik manapun, karena terlalu berbahaya. Calvin memastikan, jika obat ini, di racik sendiri, oleh tenaga medis ahli obat-obatan yang sudah senior.
9.6261.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.7K kali sebagai obat campak di apotik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234569
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status