Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mempelai Wanita yang Tak Diharapkan

Mempelai Wanita yang Tak Diharapkan

Bram mengacungkan ponselnya, memperlihatkan foto-foto skandal yang sudah beredar luas. Wajah OB pucat. "Pak, saya bersumpah, saya tidak tahu apa-apa! Saya cuma buatkan teh, seperti biasa!" "Kalau kamu tidak mengakui, saya bawa ini ke jalur hukum!" ancam Bram, nadanya penuh tekanan. "Pak... saya ini cuma orang kecil. Kalau benar saya melakukannya, apa untungnya buat saya?" suara OB bergetar, membuat Bram mengerutkan kening. Ada benarnya juga. OB itu tak punya motif.
101.8K viewsOngoingAdded to Library 55 Times as om bram
Read
+Library
Suamiku seorang Mata-Mata

Suamiku seorang Mata-Mata

Nala tidak punya tempat pulang lagi setelah neneknya meninggal. Bram, lebih manis dari aktor korea. Tubuhnyaa tinggi, bahunya lebar, pawakannya tegap, dan rambutnya ikal keong. Menurut Nala, tak ada wajah tampan yang akan cocok dengan rambut aneh seperti itu selain Bram. Apalagi sikapnya penyayang, tak terduga, dingin, misterius, tapi dibumbui dengan humor yang lucu, sering membuat Nala tersenyum tanpa sadar.
103.3K viewsCompletedAdded to Library 73 Times as om bram
Read
+Library
Diminta Menjadi Madu

Diminta Menjadi Madu

timpal Bram yang tiba-tiba muncul dari arah luar menjawab ucapan Ningroem. Ningroem dan Bu Mumun menoleh ke arah pintu melihat Bram yang baru saja datang entah dari mana. "Apa hak mu?" Ningroem langsung berdiri ketika mendengar suara Bram yang menjawab permintaannya. Spontan Ningroem bertanya tanpa berpikir panjang terlebih dahulu. Sehingga Bram lebih berani menjawab semua pertanyaan darinya. "Aku kan bapaknya jadi bolehlah dia sama aku, toh dia juga sudah besar!"
3.9K viewsCompletedAdded to Library 93 Times as om bram
Read
+Library
AWAN - THE NEXT SANJAYA

AWAN - THE NEXT SANJAYA

Matanya masih terbuka dan menatap ke arah Theo dan Rinaldy dengan penuh kebencian. Bram yang semula begitun yakin akan kemenangannya karena kekuatan yang ia miliki, ternyata justru harus menerima kenyataan pahit kalau ia justru menjadi pihak yang kalah. Bagaimana Bram kesal? Namun, untuk berteriak marahpun, ia sudah tidak berdaya. Tulang-tulang ditubuhnya seakan remuk dan sulit digerakan.
9.7146.2K viewsOngoingAdded to Library 4.5K Times as om bram
Read
+Library
Kau Jandakan Aku, Kududakan Dirimu

Kau Jandakan Aku, Kududakan Dirimu

Bram tidak punya rasa takut ataupun tunduk pada Dara. *** "Halo, benarkah ini dengan Bapak Willyanto. Saya Bram dari PT. Podoromo. Bisakah kita bertemu? Kapan bapak ada waktu?"
1087.9K viewsCompletedAdded to Library 2.5K Times as om bram
Read
+Library
Setelah Istriku Berkata Lelah.

Setelah Istriku Berkata Lelah.

Ibu Bram bicara panjang lebar. Awalnya Bram merasa muak mendengarnya, tapi begitu mendengar nama Amara, dia mulai tertarik dan mendengarkan Omelan ibunya. Dia tercengang saat sang ibu mengatakan Amara tinggal tak jauh dari tempat mereka tinggal sekarang.
1012.3K viewsOn holdAdded to Library 416 Times as om bram
Read
+Library
Suamiku Punya Wanita Idaman Lain

Suamiku Punya Wanita Idaman Lain

Bram sendiri sedikit banyak tahu sepak terjang hidupku dan kedekatanku dengan Om Arman. "Astaga, Mel! Kamu gila! Sampai kapan kamu jadi sugar baby-nya Om Arman. Mau ngejar apa lagi, sih? Udah tajir melintir gitu! Gue ampe minder, gak juga kaya meski banyak klien." Aku tahu Bram menyindirku, tapi tak ku indahkan. Ku janjikan pertemuan di restoran Arjuna untuk membahas kasus Roy.
1054.9K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as om bram
Read
+Library
Duda Tampan Bertemu Janda Cantik

Duda Tampan Bertemu Janda Cantik

Bram terlihat menganggukkan kepalanya dan tersenyum lebar ke arah Shenna. Bram pun terlihat merogoh ponselnya yang berada di saku bajunya kemudian dia berselancar di sana. "Halo sayang, lagi apa?" terdengar suara Shankar di sebrang sana sangat lembut terdengar. Shenna nampak melirik ke arah Bram yang tengah fokus ke arah ponselnya. Kemudian dia pun kembali fokus ke layar ponselnya.
1.1K viewsOngoingAdded to Library 27 Times as om bram
Read
+Library
BUKAN OB BIASA

BUKAN OB BIASA

Namun, di sisi lain Ia heran kenapa atasannya malah memintanya mengalah pada seorang OB? Belum terjawab rasa penasarannya, Bram melemparkan sebuah amplop dan map berukuran folio ke atas meja. "A-apa ini, pak?" "Baca saja, kamu akan tahu apa isinya." Kali ini, nada Bram berubah dingin dan tegas. Membuat Robert sedikit takut untuk membuka isinya. Meski begitu, Ia tetap mengulurkan tangannya dan membuka isi dalam amplop pertama kali.
9.1171.7K viewsOngoingAdded to Library 6.7K Times as om bram
Read
+Library
Wanita Tangguh Untuk CEO Dingin

Wanita Tangguh Untuk CEO Dingin

Tapi tetap mengikuti perkataan Aslan. “Ternyata dia punya dia punya usaha EO dan WO,” ucap Brama, melihat profil Cantika dari hp nya. “Lumayan besar juga,” mulut Brama, tidak sadar sudah memuji usaha Cantika. Karena sudah tahu dimana alamat kantor Cantika. Brama kembali melajukan mobilnya menuju kantor Cantika. Hampir satu jam Brama menyetir, kini mobilnya sudah terparkir tepat di depan kantor Cantika.
809 viewsOngoingAdded to Library 29 Times as om bram
Read
+Library
PREV
1234568
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status