Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Belahan Jiwa

Belahan Jiwa

Tantri tersenyum, menampakkan wajah penuh pengertian. Ia istri yang mendukung suami, sabar, tidak pernah cemburu, bukan pemarah, wanita yang melahirkan anaknya, kurang apa? Ia tidak tahu, izinnya bukan menutup kesempatan Tristan, melainkan malah mengantarkannya pada kesempatan terbuka. ***
103.6K viewsCompletedAdded to Library 97 Times as open-hearted
Read
+Library
Belahan Jiwa

Belahan Jiwa

King Darius tersenyum lebar menyadari sang Lucifer menerima persembahan darinya. "Atas ijin dariku, sangkar emas akan terbuka dengan sendirinya di malam bulan biru nanti. Aku hanya akan memberikanmu satu pesan sebelum segel sangkar emas itu kubuka Darius. Matilah, sebelum kematian datang menjemputmu." King Darius tersenyum miring. "Bahkan kematian takut padaku?" Sang Lucifer menyeringai sinis.
1092.8K viewsCompletedAdded to Library 1.9K Times as open-hearted
Read
+Library
Heartbeat

Heartbeat

ucap Sbastian dengan suara yang lebih tegas. “Jika aku tidak mau bagaimana?” tanya Carla dengan wajah polos. “Aku akan membanting vas-vas itu dan menginjak-injak bunga-bunga kesayanganmu itu,” ucap Sbastian denagn penuh penekanan. Carla berkacak pinggang, “Dasar dokter berhati dingin. Kau harusnya tahu bunga daisy oranye ini memiliki arti kegembiraan, kehangatan, dan semangat. Aku membawakannya untukmu dan meletakkannya di ruanganmu karena aku berharap hari ini kau bisa menjalani harimu dengan lebih gembira dan lebih bersemangay, serta hatimu yang dingin itu bisa menjadi hangat. Bukannya berterima kasih tapi marah-marah,” gerutu Carla.
103.8K viewsCompletedAdded to Library 113 Times as open-hearted
Read
+Library
Heartless

Heartless

Setiap detiknya terlalu berharga buat disia-siakan demi basa-basi nggak penting, pikir Arion. "Well. Well. Arion Anderson. Long time no see!" Lagi pula, orang di sebelahnya ini terkenal pembuka obrolan ulung. Perempuan di penghujung tiga puluhan yang antusias, ceria, dan terdengar sedikit mabuk. Arion memalingkan wajah dan memamerkan ekspresi terkejut.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 62 Times as open-hearted
Read
+Library
Adoration

Adoration

Sepertinya rasa sakit pada jantungnya sudah menghilang dan kini ia terlihat menikmati keadaan hatinya. *** Arya begitu asik berbincang dengan pria dewasa berjas hitam. Keduanya terlibat dalam pembicaraan penting mengenai total uang yang tidak sedikit jumlahnya. “Bagaimana Tuan Arya. Apakah anda merasa cukup dengan semua hadiah kemarin? Atau justru anda butuh tambahan?” tanya pria dewasa dengan tahi lalat di hidungnya. “Senang bekerja sama dengan anda, Tuan. Tapi, untuk saat ini, semua yang anda berikan sudah jauh lebih cukup. Meskipun begitu, saya tidak akan menolak jika Tuan memberikan lagi sebagai tambahan.”
105.8K viewsCompletedAdded to Library 195 Times as open-hearted
Read
+Library
Kehangatan Cinta

Kehangatan Cinta

Aku tidak tahu cara menghadapi anak yang keras kepala seperti ini, bahkan aku berpikir untuk menyiapkan obat jantung untukku. "Aku sayang sama kamu. Jadi anakku, ya!" Mendengar itu, Erin menatapku. Lalu, Erin memelukku sambil menangis seperti anak pada umumnya. Aku sadar, luka batin anak ini mulai terobati. Luka batin yang kurasakan atas perlakuan Hans dan Shawn juga terobati. "Kenapa mau jadi ibuku?" Dalam pelukanku, Erin menengadahkan kepala sambil menatapku penuh harap.
10.5K viewsCompletedAdded to Library 336 Times as open-hearted
Read
+Library
Belahan Jiwa

Belahan Jiwa

teriak kami serempak dengan semangat. “Baik, seperti yang kalian ketahui kemarin, hari ini saya perkenalkan manager baru toko ini. Aku rasa dia memperkenalkan dirinya sendiri. “Pagi semua, perkenalkan nama saya Dayat Permana, usia saya 35 tahun. Semoga kita bisa bekerja sama, terima kasih,” ucap Dayat ramah. “Wah dia tampan dengan pak Bos.” “Iya, aku berharap dia masih single, siapa tahu diantara kita ada yang kecantol.”
103.3K viewsOngoingAdded to Library 110 Times as open-hearted
Read
+Library
Cinta yang dihutangkan

Cinta yang dihutangkan

CHIRP~! CHIRP! Pagi kedua dan ketiga sudah terlewat, dan kini, pagi keempat pun telah datang. Suasananya yang hangat nan menentramkan membawa Ayunira tuk membuka terpejamnya kelopak mata dan menampakkan netra hijau indahnya secara lambat, seakan-akan pasrah dengan keadaan. “Selamat pagi, Nona.” “….”
764 viewsOngoingAdded to Library 24 Times as open-hearted
Read
+Library
Unforgettable

Unforgettable

Reva mendongak, menoleh ke arah Gerry, ia dapat melihat ketulusan dalam setiap ucapan pria tersebut, alih-alih semakin kesal, kini amarahnya mulai meredam, hanya perasaan sayang yang memenuhi hatinya untuk saat ini. "T-Tidak, aku tak bermaksud seperti itu Ger, seharusnya aku yang minta maaf, karena perjodohan ini kau jadi susah payah datang ke sini dan mengesampingkan urusan perusahaan," ujar Reva, mendadak rasa khawatir yang meliputi pikirannya berubah menjadi ketenangan yang hanya bisa ia rasakan saat Gerry ada di sampingnya. "Baiklah, kita berdua sama-sama salah," ujar Gerry sambil tersenyum.
1010.3K viewsCompletedAdded to Library 277 Times as open-hearted
Read
+Library
Kesendirian

Kesendirian

“Sama-sama, nak. Hati-hati di kost, nak!” Aku balik ke kost dan membereskan kost yang sedikit berantakan. Dan masak makanan favorit yaitu : nasi goreng capcai, aku makan dengan lahapnya. Ya, begitulah kehidupan anak kost yang selalu serba cukup dan aku tetap bersyukur untuk menjalaninya. Esok hari adalah hari libur aku ingin lari pagi, tapi sepertinya cuaca lagi mendung di luar dan akhirnya aku bersantai saja di kost dan menunggu sore hari saja. Semoga cuaca nanti sore tidak mendung dan di kost bosan seharian.Sepertinya aku rindu mama dan seakan air mata ini jatuh membasahi pipi ini. Semoga mama baik-baik saja dan aku berdoa Tuhan pasti menjaga. *****
102.3K viewsOngoingAdded to Library 75 Times as open-hearted
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status