Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Towards You

Towards You

Jarang sekali ia merasa seperti ini, tapi entah mengapa sejak mimpi aneh tadi ia jadi merindukan mereka. Dalam foto tersebut, terlihat Lidia kecil berdiri di tengah-tengah dua orang yang sedikit membungkuk untuk menyamakan tinggi mereka. Seorang wanita dewasa cantik di samping kanannya, dan pria tampan dengan aura tegas yang menguar dari dalam dirinya di sebelah kirinya. Mereka semua tampak tertawa bahagia hingga menampakkan gigi putih rapi dengan kompak. Mata mereka semua ikut menyipit karena saking lebarnya tawa. Dengan berlatarkan pantai biru yang mempesona, menjadi nilai tambah foto tersebut.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai orang lidi sad
Baca
+Pustaka
Misteri Cinta di Lokasi KKN

Misteri Cinta di Lokasi KKN

Biasanya mata itu selalu terpancar semangat dan gairah. "Ya, sama-sama," kata Rani. "Ah, kau ini ... ya jelas lah kau pasti kutolong. Itu Lidia, sampai kau jambak segala kemaren," kata Widya, kami semua tertawa mengenangnya, walau hari itu rasanya sakit banget kepalaku. "Aduh, maaf ya, Lid?" kata Gina merasa tidak enak "Ya, gak papa, Gin. Aku tahu kamu gak sadar," ujarku sambil memegang tangannya.
1013.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 473 kali sebagai orang lidi sad
Baca
+Pustaka
Kesempatan Kedua: Aku Tidak Mau Menikahimu Lagi!

Kesempatan Kedua: Aku Tidak Mau Menikahimu Lagi!

Matanya merah, dan ia memegang sebuah botol cairan kimia. "KAU PIKIR KAU BISA HIDUP BAHAGIA DENGAN ANAK ITU, RANI?!" Lidia menjerit, suaranya pecah seperti kaca yang dipukul. "KAU TIDAK BERHAK PUNYA APA PUN YANG TIDAK BISA KUPUNYAI!"
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai orang lidi sad
Baca
+Pustaka
DiSUKAI SILUMAN ULAR

DiSUKAI SILUMAN ULAR

Sari memandang pamannya itu dengan wajah heran. "Dia bukan cacat biasa Sari. Tubuhnya …." Pak Fudin menggelengkan kepala, kembali dia menghembuskan nafasnya yang berat. "Kenapa tak langsung bilang saja, kalau tubuhnya berwujud ular!" Bu Midah tau-tau sudah berada di ambang pintu. Persendian Sari terasa lemas mendengarnya. Saudari kembarnya bertubuh ular dan berkepala manusia. Dia membayangkan seperti apa. Yang terlintas adalah wujud manusia berkepala manusia, bertubuh ular seperti dalam film dan cerita dongeng.
9.312.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 393 kali sebagai orang lidi sad
Baca
+Pustaka
Sahabat Beda Gender 《LyBi》

Sahabat Beda Gender 《LyBi》

Dia Bian Putra Mahadewa, orang yang tidak mengabarinya dari semalam. Jiwa Lyshi meronta-ronta ingin menghampiri Bian, tangannya sangat gatal ingin menjambak rambut sahabat lelakinya. Tapi ia tahu tak akan bisa melakukannya sekarang. Tak tahan dengan itu, ia memanfaatkan matanya untuk memelototi Bian di koridor atas. "Bian! Lihat aja, Lyshi bakal jambak Bian sampai botak. Mampus!" batinnya berteriak kencang.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai orang lidi sad
Baca
+Pustaka
Saudara Rasa Orang Lain

Saudara Rasa Orang Lain

#SAUDARA RASA ORANG LAIN (17) Pov Majid dan Lila Part 17 "Apa sih, Sayang? Kamu emangnya nggak capek ya, sama pertempuran kita semalam? Aku pegel banget nih, udah lemes banget malah." Jawabnya asal, masih sambil memejamkan mata. Sontak saja aku pun terkejut dengan ucapan yang keluar dari mulut Arimbi.
7.710.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 350 kali sebagai orang lidi sad
Baca
+Pustaka
Luka Sang Bidadari

Luka Sang Bidadari

jawab apa Adam sembari menyegah sudut matanya, dia tidak mau Alicia curiga bahwa dia sehabis menangis terharu bahagia. "Pah kita kan sudah lama tidak punya waktu untuk berdua bagaimana minggu depan kita liburan ke luar negeri sama masyarakat aku lihat Mas Raka seperti sedang banyak pikiran Pah aku juga mau bayi yang ada dalam kandunganku ini sehat-sehat saja ,"papar Alisia menatap Pak Adam.
1010.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 349 kali sebagai orang lidi sad
Baca
+Pustaka
Neraka untuk Adik Madu

Neraka untuk Adik Madu

Untung saja, posisiku dengan Mas Pandu dkk saling membelakangi, hingga mereka tidak tahu kalau di sini ada aku. Cepat kutatap layar ponsel itu seraya jemari ini menggeser-geser benda pipih itu. "Astaga ... bagaimana orang bisa membuat Vidio selucu ini?" ucapku seraya menatap layar ponsel. Sungguh ... kali ini aku berasa begitu terhibur. Benarkah Lidya sanggup menerima Mas Pandu? Benarkah Lidya memang tulus pada lelaki itu?
1030.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 886 kali sebagai orang lidi sad
Baca
+Pustaka
Terjebak Pernikahan Kontrak Tuan Blackwood

Terjebak Pernikahan Kontrak Tuan Blackwood

Tak lupa menguncinya agar Adrian tidak bisa tiba-tiba menerobos. “Apa yang terjadi antara kamu dan Adrian?” cecar Elena tak sabar. Lidya masih bersandar pada pintu, mencoba untuk mengatur nafas. “Dia … gila … “ ucapnya. “Apa dia mencelakaimu?” Lidya menggeleng. “Elena, sebaiknya kamu jangan berurusan dengannya,” ***
1012.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 360 kali sebagai orang lidi sad
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status