Hati yang Terbagi
"Mas, minta maaf atas nama Ibu. Mas, tau Ibu sering memojokkan kamu. Tapi, Mas ga bisa berbuat apa-apa. Ibu punya penyakit jantung. Waktu Mas memutuskan berpisah dengan Tasya, Ibu langsung drop dan masuk rumah sakit. Bagi Ibu, Tasya itu wanita sempurna. Tapi, bagi Mas, wanita yang sempurna adalah wanita yang punya rasa malu, menutup aurat dan bisa melayani suami dengan tangannya sendiri. Kalau Mas jadi menikah dengan Tasya, bisa-bisa ada yang karatan karena dia selalu terbang kesana-kemari."
"Apanya yang karatan, Mas?" ledekku.
"Anu! Iya anunya itu!"
"Anu apaan?"
"Anu itulah! Makanya cepetan dong, bersihnya!"
"Kalau yang ini ga bisa dicepet-cepetin, Mas. Emang udah hukum alam!"