Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mate

Mate

sahut Alfa sebel. Nuansa café yang serba pink dan sangat serba Korea memang menambah daya tarik café ini. Apalagi kalau pengunjungnya, penggila Korea kayak si Icha. “Huah Oppa Park Bo Gum!” jerit Icha histeris saat melihat gambar salah satu aktor korea di dinding café ini. Alfa melengos mendengar Icha. “Masih cakepan Masmu ini, Cha, Cha.”
103.8K viewsOngoingAdded to Library 133 Times as pait
Read
+Library
PAWANA

PAWANA

Aku malah ingin tertawa melihat bunda seperti itu. "Enggak bun, pizza ini temen Kayra yang beliin. Namanya Naufal. Sebenernya temen Alin sih, Kayra baru kenal sama dia," jelasku. Bunda yang mendengarnya tersenyum sumringah. Nggak tau sih itu senyum senang atau ngejek.
102.1K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as pait
Read
+Library
Bisikan Tengah Malam

Bisikan Tengah Malam

Hoom Pim Pah Alaiom. Hoom Pim Pah Alaiom... (TAMAT)
3.3K viewsCompletedAdded to Library 88 Times as pait
Read
+Library
Bersinar Usai Bercerai

Bersinar Usai Bercerai

“Papi ……” ==============
1022.5K viewsOngoingAdded to Library 606 Times as pait
Read
+Library
LALI

LALI

Tempat ia mengais rejeki halal untuk segera menghalalkan Asih. Ia tiba di sawah lebih cepat dari biasanya. Disana nampak ramai. Beberapa orang sibuk mengumpulkan bulir-bulir padi. Ada yang motong damen atau biasa yang disebut ani-ani. Tiba-tiba, Harun melangah dengan ragu. “Jika hasil panennya tak sesuai harapan, apakah ia bisa datang menepati janjinya terhadap emak Asih?” pikiran itu mengganggu semangatnya. Wajah gantengnya menampakkan kecemasan. Namun, wajah perempuan paruh baya yang melintas segera membakar lagi semangatnya. Dialah mak In, perempuan yang tadi menunggu padi yang di jemur di halaman rumah sembari menumbuk padi agar terpisahkan dari batangnya.
106.0K viewsOngoingAdded to Library 148 Times as pait
Read
+Library
Alice

Alice

"Bang, piala diamond ilang!" "APA?!"
105.8K viewsOn holdAdded to Library 167 Times as pait
Read
+Library
Dia

Dia

Sepasang iris mata hitam pekat menatap tajam dirinya. "Sorry, ngga sengaja." Cicit Lea dengan muka memelas. Tak ada sahutan, laki-laki itu hanya berdecak sebelum kemudian kembali balik badan ke posisi semula. "Judes banget. Jawab kek atau apa gitu," gerutu Lea pelan. Setelah beberapa saat mengantri, akhirnya tiba bagian Lea menyebutkan pesanannya.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as pait
Read
+Library
Choice

Choice

Ting tong Bel apartemen berbunyi. Reihan pamit untuk membuka pintu. Seorang wanita dengan mini dress coklat muda berdiri di depan pintu apartemennya. Reihan tersenyum senang menyambut kedatangan kekasihnya. “Kok, nggak kasih tahu kalau mau datang?” membuka pintu lebih lebar. “Tadi aku ke rumah teman, terus aku pengin ketemu kamu, kangen.”
101.8K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as pait
Read
+Library
PREV
1234568
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status