Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pedang Penebusan

Pedang Penebusan

Rambut hitamnya yang acak-acakan tertiup angin, dan pedang roh di pinggangnya 'Zephyrion' berdengung pelan, seolah merasakan kegelisahannya. Dia tidak suka pagi. Terlalu berisik, terlalu ramai, terlalu... cerah. “Manusia dan sihir mereka,” gumamnya, “selalu bikin kekacauan.” “Eiran! Kau sudah lihat koran pagi ini?” Suara ceria yang tidak asing menyeruak, memecah keheningan. Liora Faye muncul di pintu balkon, memegang gulungan kertas ajaib yang memproyeksikan berita dalam gambar bergerak.
10678 viewsOngoingIdinagdag sa Library 13 Beses bilang paling depan
Read
+Library
LELAKI PALING DIINGINKAN

LELAKI PALING DIINGINKAN

Edward mulai berdebat, wajahnya memerah karena malu di depan publik. Tiba-tiba, deru mesin yang halus namun bertenaga memecah suasana. Tiga mobil mewah menepi di depan lobi utama. Di tengah-tengah iring-iringan itu, sebuah Bugatti biru metalik berhenti tepat di depan tangga. Pintunya terangkat ke atas secara mekanis, mengeluarkan desisan teknologi tinggi.
103.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 119 Beses bilang paling depan
Read
+Library
Memantai [Tamat]

Memantai [Tamat]

Sudah bukan rahasia umum lagi, mahasiswa yang mengambil tempat pada barisan depan adalah mereka para unggulan yang kutu buku. Sedangkan, mahasiswa yang begitu datang langsung mengambil tempat di barisan belakang adalah mereka yang tidak serius dengan perkuliahan. Mereka lebih suka bersantai dan bersenang-senang saja di kampus. Lili duduk di antara mahasiswa yang tidak dikenalnya. Seperti biasa, dia tidak mengeluarkan sepatah katapun di sekitar orang-orang yang tidak dikenalnya.
108.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 231 Beses bilang paling depan
Read
+Library
Main Belakang

Main Belakang

Tanpa mengucapkan sepatah kata pun, ia membuka pintu dan melangkah keluar tergesa-gesa, menahan rasa ngilu di pangkal pahanya di setiap langkah yang ia ambil menjauh dari mobil itu. ​Langkah kaki Aira semakin berat saat ia mendekati pagar rumahnya. Jantungnya mencelos ke dasar perut ketika melihat pintu utama rumah terbuka sedikit, dan melihat seseorang yang sangat ia kenali berdiri di ambang pintu rumah.
10365 viewsOngoingIdinagdag sa Library 8 Beses bilang paling depan
Read
+Library
Kehidupan Kedua : Terbangun Di Tubuh Putri Kerajaan

Kehidupan Kedua : Terbangun Di Tubuh Putri Kerajaan

“Hamba sembahkan, para Raden ningrat, darah Mataram sejati!” Deretan bangsawan muda melangkah. Raden Mas Jolang berjalan paling depan, tenang dan penuh wibawa. Di belakangnya Raden Rangga, dengan langkah tegas dan tatapan tajam yang menatap lurus ke arah singgasana Panembahan. Raden Purbaya menepuk pundaknya ringan, seolah mengingatkan agar saudaranya tetap tenang.
1.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 52 Beses bilang paling depan
Read
+Library
Bosku, Mantan Suamiku: Cinta Bersemi Kembali Di Kantor

Bosku, Mantan Suamiku: Cinta Bersemi Kembali Di Kantor

Mobil paling depan adalah Rolls-Royce, diikuti oleh dua mobil polisi dengan sirene yang menyala. Di dalam mobil, wajah Joseph tampak begitu dingin hingga seolah mampu membekukan udara di sekitarnya. 'Bagus sekali, Arumi. Kamu nggak cuma makan bareng pria lain, tapi juga berani pergi ke rumah pria itu?'
103.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 77 Beses bilang paling depan
Read
+Library
Can I Call You BABY ?

Can I Call You BABY ?

Tapi mengapa, mengapa harus menunggu hilangnya seseorang? *** Tit tit tit Suara klakson mobil seseorang sudah terdengar begitu nyaring ditelingaku. Aku tahu mobil siapa yang memiliki suara kalkson seperti itu, itu pasti Predi. Predi sudah bersender dibagian depan mobilnya. Dengan mengenakan kemeja dan celana levis hitam, itu membuatnya terlihat sangat keren. "Berangkat yuk Deb."
106.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 171 Beses bilang paling depan
Read
+Library
Penguasa Pedang

Penguasa Pedang

img:first-child]:pt-0 *:[img:first-child]:rounded-t-xl *:[img:last-child]:rounded-b-xl shadow rounded-md ring-1 ring-foreground/20 fix-size fix-edge chapter-theme" data-slot="card" data-size="default" data-variant="default"> Lin Xuan memimpin orang-orang dari Paviliun Pedang Naga keluar, yang dengan cepat menarik perhatian semua orang. "Tidak mungkin, kau berani keluar? Bukankah itu sama saja mencari kematian?!"
1013.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 390 Beses bilang paling depan
Read
+Library
Dari Terpaksa Perlahan Jadi Cinta

Dari Terpaksa Perlahan Jadi Cinta

69 *Tim Pengantar Pengantin Pria* Harzan : Gaes, posisi. Harshil : Mobil pengantin, aman. Dimas : Mobil kedua, stand by. Lakhsyan : Urutan ketiga, kondusif. Faidhan Aariz Baraka : Nomor 4, banyak bocah. Syandana : Mobil kelima, penuh kue. Harun Alfaridzi : Lempar sekotak ke belakang, @Syandana.
101.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 33 Beses bilang paling depan
Read
+Library
MARTA, cinta kedua

MARTA, cinta kedua

Panji berdiri dan berjalan keluar. "Di luar gelap, tolong tunjukkan saklarnya. Biar aku nyalakan lampu depan." Kalimat Panji sontak mengingatkan aku pada sosok pemalas yang sering lupa menyalakan lampu depan. Aku menunjuk ke arah belakang pintu, di situ terdapat saklar lampu depan. Panji segera menyalakan lampu, kemudian kembali keluar menemui pengendara motor yang berhenti di depan rumahku.
9.823.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 844 Beses bilang paling depan
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status