Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
AMALIA, Kesetiaanku Diragukan

AMALIA, Kesetiaanku Diragukan

“Papa kenapa udah pulang? Kangen Mama?” Kangen Mama? “Kangen Saka dong,” jawab Satria sambil mencium-cium pipi anaknya. Saka tergelak, mencoba menahan kepala ayahnya saat berujar, “Mama Nunun pakai parfumnya Papa Kanzu kalau kangen, Papa pakai parfumnya Mama jadi kangen juga.” “Ya?” tanya Satria.
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 199 kali sebagai pantun kangen
Baca
+Pustaka
Ranjang Perkawinan

Ranjang Perkawinan

Tanya Reyhan tak suka. "Aku!" "Hey, Bening! Jaga ucapanmu!" "Tuh, kan! Baru saja aku bilang kamu nggak bisa menghormati yang lebih tua." "Maksudmu apa, sih?" "Kamu memanggilku dengan nama. Nang! Ning! Nang! Ning!" Bening sampai menggelengkan kepalanya. "Setidaknya panggil aku mbak atau kakak. Aku ini lebih tua darimu."
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai pantun kangen
Baca
+Pustaka
Aku Di Antara Pernikahan Pertama

Aku Di Antara Pernikahan Pertama

"Ya udah, kirim pesen, suruh cepetan pulang." "Cie... kangen ya?" Cowok itu malah menyanyikan beberapa bait lagu kangen milik dewa 19, yang bikin yang kakak di seberang sana menghela nafas panjang. "Ya udah, nanti aku sampaiin pesennya." Rangga mengakhiri panggilan setelah itu.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai pantun kangen
Baca
+Pustaka
Tamparan Sang Kakak

Tamparan Sang Kakak

“Apa… apa kamu bilang?” Aku mengulanginya kata demi kata, “Aku bilang… kamu itu anak haram.” “Dulu, saat ayah membawamu pulang, kamu baru berusia tiga tahun. Kakek hampir terkena serangan jantung karena marah dan ingin mengusirmu bersama ibumu.” “Aku.” Aku menunjuk diriku sendiri. “Aku yang berlutut di depan kakek, memohon agar kamu diizinkan tinggal.”
12.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 349 kali sebagai pantun kangen
Baca
+Pustaka
SUAMI PENGGANTIKU (BUKAN) PRIA PAYAH

SUAMI PENGGANTIKU (BUKAN) PRIA PAYAH

Samudra yang melihat interaksi istri dan anak-anaknya, tersenyum sebelum mendekaatkan wajah ke dekat telinga Mentari. “Kalau sama Papa, Bunda kangen, nggak?” bisiknya nakal. Menciptakan semburat baru di wajah itu. “Kalau Papa kangennnnnn banget. Ingat, ya, huruf N-nya ada dua puluh tujuh, seperti kata selegram itu, artinya kangennya pake banget-banget. Bukan hanya kangen aja. Kebayang kan, sebanyak apa kangen, ya?”
9.81.1M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25.6K kali sebagai pantun kangen
Tampilkan Ulasan (184)
Baca
+Pustaka
No6el
alhamdulillah TANPA BERBELIT-BELIT PANJANG LEBAR KAYAK SINETRON AKHIRNYA MENTARI MENGATAKAN SOAL PERKATAAN RATRI, TINGGAL SEBUT RATRI AJA & AKHIRNYA SAM TAU KUALITAS CALON ISTRINYA SI RATRI HOREEEE..mkasih banyak kk Rose, ini yg paling ak suka darimu, sat set sat set selesai & angkat masalah baru lg
Ning Smarni
menurutku, wanitq yg hidup terzolimi dari masih kecil & penurut,santun,sayang ortunya, ending hidupnya menjadi baik,kaya,tajir melintir, memdapat pasangan yg baik pula. kalo dicerita ini hidupnya makin miris,bagiku penulis ga liat ayat dlam al qur'an : wanita yg baik, bagi laki2 yg baik pula..........
Baca Semua Ulasan
Pernikahan Tanpa Cinta

Pernikahan Tanpa Cinta

Ada apa? ( Enggak, aku cuma kangen sama kamu ) ( Ha, baru dua jam ditinggal udah bilang kangen aja ) ( Memang harus nunggu berapa lama buat bilang kangen sama kamu? ) ( Ya maaf, aku mungkin pulang agak terlambat karena teman-teman mau ngajak makan-makan ) ( Apa pria itu ikut juga? ) ( Pria yang mana )
109.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 324 kali sebagai pantun kangen
Baca
+Pustaka
Takdir Cinta Sang Anak Koruptor

Takdir Cinta Sang Anak Koruptor

Banyusena Subagja Aku bentar lagi ke kos kamu ya Udah kangen banget See you soon, Sayang . . to be continued
108.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 184 kali sebagai pantun kangen
Baca
+Pustaka
Dinikahi Mas Pandu

Dinikahi Mas Pandu

Ingin rasanya ia segera membawa Zita ke dalam pelukannya dan meluapkan rasa rindunya juga. "Mas kenapa? Kok nangis juga? Kangen juga sama aku?" tanya Zita sembari menarik air hidungnya lalu ia tersenyum. "Nggak, kelilipan pasir laut." Pandu menjawab dengan asal. Zita mencebik. "Iya, Zita, kangen juga aku. Nyiksa banget ya, kangen itu. Kita kayak anak muda lagi kasmaran, Kangen-kangenan sampai nangis."
1013.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 405 kali sebagai pantun kangen
Baca
+Pustaka
Venturas

Venturas

BERSAMBUNG Chace : Kangen kamu :v
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai pantun kangen
Baca
+Pustaka
Musuh Tapi Menikah

Musuh Tapi Menikah

Yang kekeh ingin tahu apa itu kangen-kangenan "Tapi belum dewasa sayang. Udah ah Papa mau berangkat dulu udah siang. Kakak jaga mama sama adiknya ya, sayang. Gak boleh bandel dan rewel apalagi ngerepotin Mama nanti kasihan mama kecapean sama adiknya. Harus temenin mama selama Papa gak ada. Kakak harus jadi pengganti Papa jagain Mama sama adik. Kalau mau sesuatu minta tolong sama bibi atau Oma dan Aunty Kiara, ngerti kan sayang apa yang Papa bilang?"
1030.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 974 kali sebagai pantun kangen
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status