Kupu-Kupu Kertas
Berbesar hatilah, Mayang.
"Peluk saya erat-erat, Mas. Sesungguhnya Mas adalah laki-laki yang tampan. Setelah ini, perempuan mana pun, akan sangat sulit menolak pesona, Mas. Namun berjanjilah, kelak apabila Mas sudah menemukan pasangan yang tepat, setialah hanya kepadanya. Karena bagi wanita, kesetiaan itu seperti sebuah rumah. Dan bahu Mas adalah tempat ternyamannya berkeluh kesah. Bila Mas sudah setia, maka ia akan bersedia mendiami rumahnya untuk selama-lamanya, dan menjadikan bahu Mas tempatnya bersandar hingga akhir usia. Berjanjilah pada saya, Mas?" pinta Mayang parau. Biarlah ia berkorban. Yang penting Sena sembuh dan kelak akan menemukan kebahagiannya sendiri. Sesungguhnya Sena ini la
Bab Populer