تصفية بواسطة
تحديث الحالة
الجميعمستمرمكتمل
فرز
الجميعشائعتوصيةمعدلاتتحديث
Penderita Kanker Jadi Manusia Super

Penderita Kanker Jadi Manusia Super

Jim tepat di belakangnya. Untuk memastikan mereka terpisah dengan baik, Tark menunggu dua detik setelah Jim membuka parasutnya sebelum menarik cincin-D-nya sendiri. Kanopi besar itu terkunci dengan bunyi dentuman keras, tubuhnya terpental akibat hentakan sabuk pengamannya. Dia menjulurkan leher ke belakang. Pemandangan indah bentangan nilon rip-stop berwarna arang terbentang rapi di atasnya. Dia telah terjun dengan banyak sistem yang berbeda, tetapi parasut ram-air PARIS/Hi-Glide ini sejauh ini adalah yang terbesar. Parasut itu memiliki rasio luncur enam banding satu, lebih besar daripada parasut mana pun di dunia.
102.2K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 67 مرة ضمن payung parasol
قراءة
+مكتبة
Gagal Move On!

Gagal Move On!

Tara mengeluarkan payung dari tasnya untuk dipakai nanti. “Nah, gitu dong bawa payung. Biar nggak tembus pandang lagi,” ucap Tian dengan cengiran konyolnya. Tara mengangguk. “Biar mata lo nggak beleran kalo lihat gue. By the way, thanks payungnya.” “Maksudnya?” Tara menggoyangkan payung di tangannya. “Ohhh... santai.” Tian kemudian celingak-celinguk. “Bodyguard lo mana?”
103.4K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 115 مرة ضمن payung parasol
قراءة
+مكتبة
Sebening Tirta

Sebening Tirta

Porsche tersebut masih terjun ke bawah, menghantam bebatuan hingga akhirnya meledak membumbungkan asap hitam tebal. "Semoga Kha sempat mengunci area dari siyal SOS yang kukirimkan. Sial sekali hari ini." Aku meracau dalam hati merutuki kecerobohan diri sendiri yang terlalu meremehkan kemampuan lawan. Kepulan asap dan bunga api memgepul ke angkasa, tetapi sama sekali tidak mengenaiku. Aku terlontar 60° menuju ke tenggara, aman dari jangkauan ledakan. Parasut mengembang dengan sempurna, angin membawaku lebih jauh menuju tenggara. Tempat itu serupa perkebunan yang tak terurus, entah milik siapa. Ratusan pohon karet menjulang tinggi membuat parasutku tersangkut di salah satu dahan ketika hampir
9.33.4K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 95 مرة ضمن payung parasol
قراءة
+مكتبة
Sangkur Pora

Sangkur Pora

Aku lupa tak membawa payung. Saat bingung mencari sesuatu yang bisa kugunakan untuk menghalau hujan. Agar tak kebasahan menuju parkiran. Mas Brian datang memberikan payung "Pakailah, nanti kamu masuk angin!" Sejenak aku tertegun menatap pria yang memiliki rahang tegas itu. "Kalo aku yang pakai, nanti kamu yang basah," tolakku. "Kamu mau kita jalan bersama pakai payung ini?"
103.0K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 105 مرة ضمن payung parasol
قراءة
+مكتبة
Dimanja Tiga Majikan Cantik

Dimanja Tiga Majikan Cantik

Dia memiringkan gagang payung itu sepenuhnya ke arah samping, memayungi tubuh renta Paman Sudra yang sedang berdiri memegang nisan kayu sambil menangis. Shella membiarkan tubuhnya sendiri, bahu kirinya, dan sebagian besar kepalanya terekspos langsung pada guyuran hujan deras. Kemeja hitam dan celana jeans-nya basah kuyup menempel di kulit, rambutnya lepek meneteskan air ke wajah cantiknya. Dia kedinginan, bibirnya sedikit gemetar, tapi dia tetap berdiri tegak memegang payung itu untuk melindungi orang tua yang bukan siapa-siapanya itu. Paman Sudra yang sadar dirinya dipayungi, menoleh kaget ke arah Shella. "Nduk, jangan payungi Paman. Nduk Shella basah kuyup itu lho."
9.41.2M وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 33.7K مرة ضمن payung parasol
عرض التقييمات (57)
قراءة
+مكتبة
Adelia
Sebelumnya maaf mengotori tempat komentarnya kak, aku ijin promosi cerita aku, aku harap kakak dapat membaca cerita aku dan memberikan nilai kepada cerita aku terimakasih kak Untuk judul ceritanya Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasih
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan petualangan Lin Chen hingga menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan para Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
قراءة كل التقييمات
Ini Namanya Cinta

Ini Namanya Cinta

Hujan semakin deras membuat Lazia basah kuyup. "Aww," lirih Zia saat hendak berdiri menuju warung itu. Sampai Lazia merasakan hujan tidak lagi membasahinya. Lazia melihat ke kanan, yang sebenarnya hujan masih turun deras. Dan Zia menoleh ke atas melihat sebuah payung yang berada di atas kepalanya. Dan orang yang mengarahkan payung itu adalah Fabio. Fabio membiarkan dirinya basah terkena hujan di timbang Lazia yang basah.
103.4K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 126 مرة ضمن payung parasol
قراءة
+مكتبة
Mentari di Balik Awan

Mentari di Balik Awan

Itu adalah sebuah payung lipat kuning yang sudah lusuh. “Hujannya sudah sedikit reda. Saya pamit pulang duluan, Pak,” kata Lian dan mengembangkan payungnya. “Oh, payung itu?” “Ah, terlihat sedikit lusuh, kan? Ini sebenarnya bukan milik saya. Seseorang meminjamkannya pada saya beberapa waktu lalu. Suatu saat harus dikembalikan, makanya payungnya selalu saya bawa. Apa Bapak punya payung? Mau saya antarkan ke mobil?” tawar Lian yang sedikit merasa bersalah karena Awan harus mendengarkan penjelasannya yang tidak perlu. Awan menggeleng. Ia menunjukkan payung hitamnya pada Lian dan setelahnya gadis itu mengangguk.
103.0K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 92 مرة ضمن payung parasol
قراءة
+مكتبة
OBSESI BARA

OBSESI BARA

"Anak kecil enggak boleh main hujan-hujanan ... kata Umi, nanti bisa sakit." Payung yang menutup wajah itu terangkat hingga menampilkan wajahnya. Bara mengerjapkan matanya, mengusap wajah akibat air yang menimpa padanya. "Kau siapa?" "Pakai ini," ucap seseorang itu sembari menyodorkan sebuah payung. Bara menggeleng. "Tidak, terima kasih." Bara mendorong payung itu kembali, matanya fokus menatap wajah seseorang itu yang ternyata seorang gadis kecilkecil bertubuh gemuk.
1026.9K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 807 مرة ضمن payung parasol
قراءة
+مكتبة
PARAMOUR

PARAMOUR

Ting tung ting tung ting tung Satu ikat bunga peony memenuhi tangan Nathan yang kini sedang menunggu dengan gusar di depan pintu. Kegelisahan seperti memenuhi pikirannya tak kala Vivian yang biasanya begitu cepat membukakan pintu, kini harus membuatnya menunggu. Semua karena rasa bersalahnya, ia mengakui kesalahannya dan ia ingin menyelesaikan semuanya. Sekali lagi Nathan menekan bel yang membuat sosok di balik pintu itu membuka pintunya dengan senyuman kecut.
546 وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 18 مرة ضمن payung parasol
قراءة
+مكتبة
Terpaksa Menikahi Tuan Muda

Terpaksa Menikahi Tuan Muda

Ia menampung air hujan dengan kedua jemari tangan. Kakinya kembali melangkah. Kini, Adara berada di luar halte. Ia merentangkan kedua tangan, membiarkan tubuhnya kehujanan di bawah rintik air. Ia sesenggukan, pundaknya bergetar. Mengingat semua kejadian dalam hidupnya. Ia selalu bernasib malang. Adara mendongakkan kepala. Sebuah payung bermotif pelangi menaunginya. Ia menengok ke belakang dan terperanjat.
5.54.5K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 147 مرة ضمن payung parasol
قراءة
+مكتبة
السابق
123456
...
9
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status