Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Gagal Move On!

Gagal Move On!

Tara mengeluarkan payung dari tasnya untuk dipakai nanti. “Nah, gitu dong bawa payung. Biar nggak tembus pandang lagi,” ucap Tian dengan cengiran konyolnya. Tara mengangguk. “Biar mata lo nggak beleran kalo lihat gue. By the way, thanks payungnya.” “Maksudnya?” Tara menggoyangkan payung di tangannya. “Ohhh... santai.” Tian kemudian celingak-celinguk. “Bodyguard lo mana?”
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai payung parasol
Baca
+Pustaka
NIKAH KONTRAK: Tuan Mantan, JANGAN BAPER!

NIKAH KONTRAK: Tuan Mantan, JANGAN BAPER!

“Hah? Kok—” Dalam hitungan detik, hujan turun deras, mengguyur jalanan yang sebelumnya hanya dingin dan sepi. Liora buru-buru membuka payung kecil yang ia bawa, tetapi begitu payung itu terbentang setengah .… Bagian atas payung itu justru terlepas dari gagangnya dan terbang berputar-putar terbawa angin malam. “Astaga!” seru Liora panik. “Payungku!”
105.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai payung parasol
Baca
+Pustaka
Ada Berondong Tua

Ada Berondong Tua

Tadinya ingin berdua Hayu, namun wanita itu menilak karena takut. Tak lama pemandu pun mulai melakukan pengarahan, dari pengenalan alat-alat digunakan, posisi berdiri sebelum terbang, posisi pada saat di udara, dan teknik sebelum mendarat. Payung parasut yang digunakan untuk wahana akan disesuaikan dengan ukuran berat badan peserta. Tujuannya agar tidak kelebihan beban dan menjaga keseimbangan dan kenyamanan peserta wahana parasailing saat terbang di udara. Aksa memilih warna biru untuk parasut yang akan dia gunakan nanti.
104.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 142 kali sebagai payung parasol
Baca
+Pustaka
Sebening Tirta

Sebening Tirta

Porsche tersebut masih terjun ke bawah, menghantam bebatuan hingga akhirnya meledak membumbungkan asap hitam tebal. "Semoga Kha sempat mengunci area dari siyal SOS yang kukirimkan. Sial sekali hari ini." Aku meracau dalam hati merutuki kecerobohan diri sendiri yang terlalu meremehkan kemampuan lawan. Kepulan asap dan bunga api memgepul ke angkasa, tetapi sama sekali tidak mengenaiku. Aku terlontar 60° menuju ke tenggara, aman dari jangkauan ledakan. Parasut mengembang dengan sempurna, angin membawaku lebih jauh menuju tenggara. Tempat itu serupa perkebunan yang tak terurus, entah milik siapa. Ratusan pohon karet menjulang tinggi membuat parasutku tersangkut di salah satu dahan ketika hampir
9.33.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai payung parasol
Baca
+Pustaka
Sangkur Pora

Sangkur Pora

Aku lupa tak membawa payung. Saat bingung mencari sesuatu yang bisa kugunakan untuk menghalau hujan. Agar tak kebasahan menuju parkiran. Mas Brian datang memberikan payung "Pakailah, nanti kamu masuk angin!" Sejenak aku tertegun menatap pria yang memiliki rahang tegas itu. "Kalo aku yang pakai, nanti kamu yang basah," tolakku. "Kamu mau kita jalan bersama pakai payung ini?"
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai payung parasol
Baca
+Pustaka
Dimanja Tiga Majikan Cantik

Dimanja Tiga Majikan Cantik

Dia memiringkan gagang payung itu sepenuhnya ke arah samping, memayungi tubuh renta Paman Sudra yang sedang berdiri memegang nisan kayu sambil menangis. Shella membiarkan tubuhnya sendiri, bahu kirinya, dan sebagian besar kepalanya terekspos langsung pada guyuran hujan deras. Kemeja hitam dan celana jeans-nya basah kuyup menempel di kulit, rambutnya lepek meneteskan air ke wajah cantiknya. Dia kedinginan, bibirnya sedikit gemetar, tapi dia tetap berdiri tegak memegang payung itu untuk melindungi orang tua yang bukan siapa-siapanya itu. Paman Sudra yang sadar dirinya dipayungi, menoleh kaget ke arah Shella. "Nduk, jangan payungi Paman. Nduk Shella basah kuyup itu lho."
9.31.2M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35.4K kali sebagai payung parasol
Tampilkan Ulasan (59)
Baca
+Pustaka
malapalas
Izin promosi ya kak, buat yang suka genre Romance + Action + Werewolf & Secret Baby, mampir ke judul 'Anak Rahasia Sang Alpha' di GoodNovel ya. Lagi seru-serunya bab 170 lebih nih kak. Mksh yang sdh mau mampir.
Nama Pena Anar
Izin promo kak🫰🏻 Novel Panas tentang Petarung Jalanan yang menaklukan Nyonya Besar! Judul ... Suami Pengganti: Petarung Jalanan di Ranjang Nyonya Besar btw bagus ceritanya toor...🫶🏻🫶🏻 keren!!🫰🏻
Baca Semua Ulasan
Ini Namanya Cinta

Ini Namanya Cinta

Hujan semakin deras membuat Lazia basah kuyup. "Aww," lirih Zia saat hendak berdiri menuju warung itu. Sampai Lazia merasakan hujan tidak lagi membasahinya. Lazia melihat ke kanan, yang sebenarnya hujan masih turun deras. Dan Zia menoleh ke atas melihat sebuah payung yang berada di atas kepalanya. Dan orang yang mengarahkan payung itu adalah Fabio. Fabio membiarkan dirinya basah terkena hujan di timbang Lazia yang basah.
103.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai payung parasol
Baca
+Pustaka
OBSESI BARA

OBSESI BARA

"Anak kecil enggak boleh main hujan-hujanan ... kata Umi, nanti bisa sakit." Payung yang menutup wajah itu terangkat hingga menampilkan wajahnya. Bara mengerjapkan matanya, mengusap wajah akibat air yang menimpa padanya. "Kau siapa?" "Pakai ini," ucap seseorang itu sembari menyodorkan sebuah payung. Bara menggeleng. "Tidak, terima kasih." Bara mendorong payung itu kembali, matanya fokus menatap wajah seseorang itu yang ternyata seorang gadis kecilkecil bertubuh gemuk.
1027.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 817 kali sebagai payung parasol
Baca
+Pustaka
PARAMOUR

PARAMOUR

Ting tung ting tung ting tung Satu ikat bunga peony memenuhi tangan Nathan yang kini sedang menunggu dengan gusar di depan pintu. Kegelisahan seperti memenuhi pikirannya tak kala Vivian yang biasanya begitu cepat membukakan pintu, kini harus membuatnya menunggu. Semua karena rasa bersalahnya, ia mengakui kesalahannya dan ia ingin menyelesaikan semuanya. Sekali lagi Nathan menekan bel yang membuat sosok di balik pintu itu membuka pintunya dengan senyuman kecut.
670 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai payung parasol
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menikahi Tuan Muda

Terpaksa Menikahi Tuan Muda

Ia menampung air hujan dengan kedua jemari tangan. Kakinya kembali melangkah. Kini, Adara berada di luar halte. Ia merentangkan kedua tangan, membiarkan tubuhnya kehujanan di bawah rintik air. Ia sesenggukan, pundaknya bergetar. Mengingat semua kejadian dalam hidupnya. Ia selalu bernasib malang. Adara mendongakkan kepala. Sebuah payung bermotif pelangi menaunginya. Ia menengok ke belakang dan terperanjat.
5.54.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai payung parasol
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status