Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Setahun Tanpa Sentuhanmu

Setahun Tanpa Sentuhanmu

tanya si penghulu. Farel menganggukkan kepala, ada perasan aneh yang tiba-tiba menyerang saat lelaki itu harus mengucap akad yang akan disambut oleh pria di depannya. Konsentrasi penuh saat Farel berucap, Hirawan segera menyambutnya dengan lantang dan lancar. Satu tarikan napas, akad itu telah diucapkan hingga para saksi mengatakan sah.
1093.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai payung teduh lirik akad
Tampilkan Ulasan (7)
Baca
+Pustaka
pramudining
Bab terakhir publish hari ini, ya. terima kasih sudah berkenan membaca ceritaku. untuk sahabat semua yang sudah memberikan gem dan juga membuka bab berbayar, semoga rejeki kalian dilancarkan. jangan lupa baca cerita ku yang masih on going judulnya SANG PENARI PUJAAN HATI. LOVE YOU ALL
Ribu Nangin
Kak ma.f ya kau sayang lancang. saya suka novel cerita habis kayak berapa novel saya baca .semua habis klu di novel ini saya tggu sehari baru appfit . saya ada 4 atu 5 judul saya baca paling sebab atu dua bab akan appfit. saya doa pendek jln cerita paling brp jam saya sudah selesaibac
Baca Semua Ulasan
Kekasih Rahasia Ketua BEM

Kekasih Rahasia Ketua BEM

Acara musik sudah di mulai, Randy dan Magika hanyut menikmati lagu yang dibawakan oleh beberapa band lainnya, dan akhirnya yang ditunggu-tunggu mereka, Payung Teduh mulai tampil. Randy dengan berani memeluk Magika dari belakang, meskipun belum memiliki status yang jelas, Magika membiarkannya dan semakin menyandarkan tubuhnya di dada kakak tingkatnya itu. "Aku ingin berdua denganmu, tapi aku hanya melihat keresahanmu." Randy menyanyikan lirik lagu Resah yang dibawakan Payung Teduh tepat di telinga Magika. Magika tersenyum sambil mengusap pipi Randy yang menempel pada wajahnya, dia benar-benar lupa dengan kesedihan hatinya karena sebuah harapan.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai payung teduh lirik akad
Baca
+Pustaka
Kembalilah Padaku

Kembalilah Padaku

katanya, menawarkan payungnya padaku. Aku memegang payungnya dan mengangguk. “Terima kasih,” kataku. “Selamat malam. Sampai jumpa besok,” katanya, lalu memasuki gedung, mungkin menunggu Max supaya mereka bisa pulang bersama.
9.286.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai payung teduh lirik akad
Baca
+Pustaka
Biarkan Aku Bahagia Meski Sekejap

Biarkan Aku Bahagia Meski Sekejap

Khilaf yang pernah aku lakukan dahulu Tak berniat untuk menyakiti hatimu Oh, ibu (ibu) Cintamu tak mengenal waktu Kasihmu menyadarkan aku Tak ada yang lebih darimu Oh, ibu Apakah 'ku mampu membalas Semua yang telah kau beri dengan ikhlas? Nyawa pun rela 'kan kulepas Oh, ibu Doamu 'kan menuntun jalanku Cahaya terang dalam gelap langkahku Ke surga di kakimu Oh, menuju surga di kakimu (Oh, ibu) (Oh, ibu) Do'a Ibu by Armada Band
1010.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 382 kali sebagai payung teduh lirik akad
Baca
+Pustaka
AKU DAN BADAI PERNIKAHANKU

AKU DAN BADAI PERNIKAHANKU

Kuambil tas hitam yang berisi dokumen atas pengesahan statusku yang baru. Aku melangkah menerabas hujan yang tiba-tiba turun begitu deras. Aku tak lagi menoleh dimana mas Pras dan mbak Dwi duduk berteduh. Rinai hujan seolah ingin menyembunyikan tangisku yang hampir pecah. “Ke masjid raya, pak!” Taksi yang kupesan sudah menunggu di halaman kantor pengadilan, membuatku bisa gegas meninggalkan tempat yang akan menjadi kenangan dalam hidupku.
9.347.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai payung teduh lirik akad
Baca
+Pustaka
KADO UNTUK PERNIKAHAN SUAMIKU

KADO UNTUK PERNIKAHAN SUAMIKU

Terlebih saat mereka berdua saling menggenggam tangan dan beradu pandang. Aku memalingkan wajah, perih. Seorang laki-laki setengah baya maju dan meraih microphone. Wajahnya juga begitu bahagia. "Saya sangat bangga mempunyai seorang menantu yang punya skill dan kepintaran yang luar biasa. Berharap nanti dibawah pimpinan nya Hadiyaksa Lesmana Group bisa berkembang lebih pesat lagi ditangannya." ucapan itu disambut meriah oleh hadirin.
1015.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 392 kali sebagai payung teduh lirik akad
Baca
+Pustaka
Ditalak Usai Akad

Ditalak Usai Akad

“Kembali keningnya berkerut ketika membaca komen dari lelaki yang beberapa hari sebelumnya membuat darah tingginya naik. "Hahaha, apa aku bilang. Laki-laki itu mana mau sama perempuan nakal seperti kamu, itu hanya kedok. Buktinya menjelang akad dia kabur. Kamu itu cocoknya dengan pria hidung belang sepertiku. Yuk kita nikah saja." arundaya@g***l.com. "Dia bukan kabur, tapi diculik. Jangan sembarangan kalau bicara. Jawab Ela mengutuk pria pembuat onar itu."
6.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 171 kali sebagai payung teduh lirik akad
Baca
+Pustaka
Jadi Mama Bohongan? Siapa Takut!

Jadi Mama Bohongan? Siapa Takut!

“Kamu sudah siap pidato, Az?” Azka mengerutkan dahi, matanya menatap ke langit-langit. “Belum... aku lupa.” Suara tawa riuh pun meledak dari sudut ruang tamu itu, menghangatkan sore sederhana nan penuh tawa. *** Malam mulai tenang setelah Azka akhirnya terlelap, tubuhnya kelelahan usai bermain dan latihan lagu seharian. Akira duduk di teras depan, matanya menelusuri daftar kebutuhan acara wisuda TK yang tersampir di tangannya. Dari dalam rumah, Arka keluar membawa dua gelas teh hangat, langkahnya ringan.
1.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai payung teduh lirik akad
Baca
+Pustaka
Hati yang Tak Pernah Siap

Hati yang Tak Pernah Siap

Payung yang digenggam Adrian jatuh, membiarkan tubuh mereka basah terkena air hujan yang turun semakin deras. "Kita tidak tahu takdir kita seperti apa, mungkin ini semua takdir yang harus kita terima." Adrian merasa gagal ketika tidak bisa membuat Zea berhenti menangis. Terlebih lagi Zea sedang mengandung, kondisinya akan berpengaruh terhadap anak mereka. Zea melepaskan pelukannya, terlihat jelas wajah pucatnya. Adrian dengan cepat membuka jasnya dan mengambil payungnya kembali. "Kita balik sekarang! Aku nggak mau kamu sakit."
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai payung teduh lirik akad
Baca
+Pustaka
Mas Duda, Tolong Buat Aku Puas

Mas Duda, Tolong Buat Aku Puas

ucap Dirga sambil mencari sesuatu di rak khusus. “Aku gak tau kapan hujannya reda, jadi ya mau gimana lagi,” jawab Nadine seadanya. Dirga hanya menggeleng pelan melihat sifat ngeyel Nadine. Ia kembali fokus mencari payung yang ia simpan asal di dalam lemari. Dan begitu ia menemukan benda itu dan hendak memberikannya pada Nadine, kilatan petir kembali menyambar langit disertai suara gelegar yang lebih keras dari sebelumnya.
10320.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.9K kali sebagai payung teduh lirik akad
Tampilkan Ulasan (29)
Baca
+Pustaka
CH. Blue Lilac
Halo kakak-kakak readers semua, makasih banyak ya sudah mampir ke buku ini, makasih juga yang udah kasih ulasan, dan gift. Moga kalian selalu sehat, dan makin lancar rejekinya. Love bgt buat kaliaaan... ......
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status