Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
TERIMA KASIH SUDAH MEREBUT SUAMIKU

TERIMA KASIH SUDAH MEREBUT SUAMIKU

POV Lilik “Maaf, ada apa, ya, Ibu menatap saya begitu dalam?” tanyaku kepada seorang wanita paruh baya yang menumpang berteduh di kontrakanku. Di luaran hujan begitu derasnya. Aku memberikan tumpangan padanya untuk beristirahat sejenak. Sepertinya dia orang yang sama susahnya dengan aku. Buktinya, ia memulung.
1063.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai payung teduh untuk perempuan lirik
Baca
+Pustaka
Istri Ku Sang Ratu Bumi

Istri Ku Sang Ratu Bumi

Dear, wonderful Lady. I think you should know this. (Wahai Wanita yang luar biasa. Ku pikir kau harus tahu ini) Your existence for your own happiness is above all. Protect it with your way, I'll protect you with my way. (Keberadaan kebahagiaanmu sendiri di atas segalanya. Lindungi dengan caramu, aku akan melindungimu dengan caraku.)
9.919.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 649 kali sebagai payung teduh untuk perempuan lirik
Tampilkan Ulasan (34)
Baca
+Pustaka
Joy
Beneran suka sama cerita ini. Makin kesini makin seru. Di awal mmg asuknya alur lambat, tapi justru ngasih hal baru yg beda sama novel2 lain, yg hampir sama tema ceritanya. Ditunggu up bab nya lg ya Thor
Bintang
Dear GoodReaders pembaca setia Aliya, Season 2-nya sudah ada yaa. judulnya : Ratu Bumi : Kebangkitan Sang Raja Teman2 bisa klik profil author utk pilih buku itu, atau klik di kolom pencarian dgn kata kunci RATU BUMI, atau ketik saja judul lengkapnya. Happy Reading all!!! ^,^
Baca Semua Ulasan
Nona Badut itu Ternyata Istri Mafia

Nona Badut itu Ternyata Istri Mafia

Angin bertiup kencang, disertai tetesan rintik hujan yang seketika menghadirkan rinai gerimis. "Sayang, ayo masuk ke dalam rumah. Sudah gerimis. Nanti kamu sakit. Kasihan anak kita, Sayang." Heru kembali membujuk Lily untuk beristirahat. Di tangannya terkembang sebuah payung berwarna hitam. Ia memayungi istri keras kepalanya yang tidak jua mau beristirahat.
1039.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai payung teduh untuk perempuan lirik
Baca
+Pustaka
Dua Garis Sang Perawan

Dua Garis Sang Perawan

Arkav yang merasa rindu dengan mendiang istrinya perlahan mendekati seorang wanita yang mengenakan dress putih selutut dengan membelakanginya. Tanpa aba-aba, Arkav segera memeluk dari belakang. Menghirup aroma yang begitu wangi. Pria berkacamata itu berbisik, "Sayangku Poppy, Mas rindu. Sudah lama aku menantikan hadirmu dalam mimpiku. Anak-anak rupanya tumbuh sehat di sini." Wanita itu tak bergeming. Arkav semakin mengeratkan pelukan. Kembali berujar, "Sayang, apakah kau tidak rindu padaku? Kenapa tidak berkata satu kalimat?"
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai payung teduh untuk perempuan lirik
Baca
+Pustaka
Menikahi CEO, Penyesalanku

Menikahi CEO, Penyesalanku

“Ambillah. Pemilik tempat ini yang membuatnya. Dia pernah bilang pada aku, kalau aku melihat seseorang menunggu di depan pintunya saat hujan, aku harus memberikan ini.” Tangan Arif gemetar ketika menerima payung itu. Pegangannya terbuat dari kayu zaitun yang dipoles halus. Di sana, terukir dengan tulisan tangan aku, satu baris teks. [Badai selalu akan berlalu. Tetap bahagia di jalur kamu sendiri.] Dua kalimat yang sederhana itu menyambar Arif seperti petir, menghancurkan sisa-sisa khayalan terakhirnya.
7.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 281 kali sebagai payung teduh untuk perempuan lirik
Baca
+Pustaka
Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Dalam perjalanan, Julian berkata, "Bu, aku tidak mau belajar piano lagi, aku juga tidak mau Pak Joses lagi. Jangan nangis." Matanya sendiri masih bengkak, tetapi Julian malah menghiburnya. Susan merasa sedih dan bersalah, dia menahan emosinya dan menyeka air matanya, "Ibu nggak nangis." "Tapi, matamu terlihat sangat sedih." Mendengar ini, Susan tak kuasa menahan tangis, "Julian, maaf! Semua ini gegara Ibu tak berguna!" Gegara tak berguna, dia tidak bisa mempertahankan apa pun.
17.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 621 kali sebagai payung teduh untuk perempuan lirik
Baca
+Pustaka
Bangkitnya Wanita Yang Kau Hina

Bangkitnya Wanita Yang Kau Hina

Tak terasa cairan bening itu pun mengucur dari kelopak matanya. “Aku yakin kau gadis yang baik. Tapi aku juga yakin hanya kau yang mampu menjadi penerusku. Apakah kau bersedia Nak?” Tak sepatah katapun terucap dari bibir gadis itu. Bahkan cairan bening itu pun terus mengalir di pipinya. “Kau tak harus menjawab sekarang Nak. Pulanglah, dan kembalilah jika kau sudah merasa yakin. Pintu rumah ini selalu terbuka untukmu”.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai payung teduh untuk perempuan lirik
Baca
+Pustaka
Detektif Zen: Rencana Paling Sempurna

Detektif Zen: Rencana Paling Sempurna

Suasana hati Celline Tan sedang cerah. Setelah selesai mandi dia bernyanyi riang sambil mengeringkan rambutnya dengan handuk. Aku mengerti Perjalanan hidup yang kini kau lalui Kuberharap Meski berat, kau tak merasa sendiri Kau t’lah berjuang Menaklukkan hari-harimu yang tak mudah Biar kumenemanimu Membasuh lelahmu
9.96.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 152 kali sebagai payung teduh untuk perempuan lirik
Tampilkan Ulasan (68)
Baca
+Pustaka
Dr Maharadika
Ji, cerita kamu bagus banget. Jadi keinget zaman dulu baca komik conan sama Ade dan Dinda. Ceritamu seseru itu. Nggak nyangka aku kamu berbakat juga nulis novel kriminal begini. Aku sampe ketagihan bacanya padahal aku nggak begitu suka baca. Yaman panas, Ji. Tapi ceritamu lebih panas.
hassannurwahidd
Cerita yang luar biasa. Temanya menarik dan cara penyajiannya cerdas. Tidak membuat bosan dibaca. Bahasanya lentur. Penulis menceritakan kisahnya dengan baik. Sehingga mudah dimengerti dan memberikan kesan mendalam. Cerita ini sarat dengan psikologi, pembelajaran tentang dunia forensik juga.
Baca Semua Ulasan
Ku Ingin Bahagia

Ku Ingin Bahagia

“Ya ampun, Dek. Gara-gara Mas kamu harus jualan gini. Maafin Mas yang belum bisa kasih lebih ya Dek.” “Gak usah minta maaf, Mas. Kita berjuang sama-sama. Ya udah ayo sholat dulu. Nanti aku mau lanjut lagi. Tadi masih selesai motong-motong ayam.” “Ya udah ayo.”
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai payung teduh untuk perempuan lirik
Baca
+Pustaka
Hasrat Liar Pernikahan

Hasrat Liar Pernikahan

Aku sudah menunggu gadis sepertimu datang ke dalam hidupku I've been waiting for a girl like you to come into my life Aku sudah menunggu gadis sepertimu, cintamu yang akan bertahan I've been waiting for a girl like you, your a love that will survive Saya telah menunggu seseorang yang baru untuk membuat saya merasa hidup I've been waiting for someone new to make me feel alive Ya, menunggu gadis sepertimu datang ke hidupku Yeah, waiting for a girl like you to come into my life Aku sudah menunggu, menunggumu, ooh I've been waiting, waiting for you, ooh Ludwig menyanyi dengan merdu dan pelan. Oh, aku sudah menunggu Ooh, I've been waiting (Menunggu) Aku sudah menunggu, ya (Waiting) I've been wait
9.5560.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12.3K kali sebagai payung teduh untuk perempuan lirik
Tampilkan Ulasan (46)
Baca
+Pustaka
TnaBook's
hello kak, numpang nih hehe, jangan lupa ya mampir juga ke "Godaan sang tante" , seorang pemuda yg cari pekerjaan, tapi malah dapat simpanan, bos nya sendiri, bahkan sampai memiliki anak, dan lagi, bos itu sudah memiliki pasangan hidup, gimana? penasaran kan, yuk mampir. ...
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan petualangan Lin Chen hingga menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan para Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status