Pertengkaran Hati
"Maaf 'kan saya, An. Karena saya, kamu jadi harus mengalami kejadian ini."
Aku masih tetap diam dan tak mampu berbicara, kebahagiaan yang kurasakan tadi rasanya hilang seketika.
"Buk, tolong maafkan saya, Siska itu memang sudah tidak waras sepertinya, maafkan karena kata-katanya telah menyakiti hatimu."
Pak Hari terus saja menenangkanku, dan memeluk erat tubuhku, aku yang sesenggukkan hanya bisa meremas lengan kemejanya.
Hot Chapters