Kupinang Mantan Istriku
Padahal acaranya murni hanya marhabanan saja, tidak ada pesta atau perayaan yang mengharapkan tamu membawa amplop.
"Mbak, balonnya jangan cuma warna putih sama biru doang lah. Kurang meriah, nanti anakku ndak suka."
"Mau warna apa saja, Pak?" Tanya seorang pekerja yang mendekorasi tempat foto untuk ibu dan bayi serta keluarga.
"Kasihlah warna pelangi, kan meriah tu."
Pekerja itu langsung mengangguk, meski tim mereka harus kembali keliling toko untuk mencari balon yang diminta pelanggan. Sepeninggal Ammar, ia juga ngedumal dengan beberapa rekan kerjanya.
Capítulos Populares